"Mulai dari ilmu kedokteran asalnya dari Al Quran, ilmu astronomi atau 
kebintangan, cek saja, penemu kebintangan dan Al-Quran duluan mana," ujarnya.
=======
Lho, kok bumi dikatakan rata, bukan bulat???
   ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: 'j.gedearka' [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: 
"[email protected]" <[email protected]>; 
[email protected] <[email protected]>; Persaudaraan 
<[email protected]>; Sahala Silalahi 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>Terkirim: Jumat, 4 Mei 2018 18.59.26 GMT+2Judul: 
[nasional-list] Gatot Nurmantyo: Sakit Saya Kalau Masjid Dilarang Bicara Politik
     
 


 
 
https://nasional.tempo.co/read/1085875/gatot-nurmantyo-sakit-saya-kalau-masjid-
 
dilarang-bicara-politik?BeritaUtama&campaign=BeritaUtama_Click_1
 
 
 Gatot Nurmantyo: Sakit Saya Kalau Masjid 
 
 
Dilarang Bicara Politik 
   Reporter: 
Pribadi Wicaksono (Kontributor)
   Editor: 
Juli Hantoro
  Jumat, 4 Mei 2018 20:23 WIB     0 komentar     21005       
   -    
 
           
   -      
 
   -    
 
   -    
 
       
Relawan Selendang Putih Nusantara resmi mendeklarasikan Gatot Nurmantyo menjadi 
Calon Presiden. Deklarasi dilakukan dengan seremoni pengalungan selendang putih 
di Menara Kompas, Jakarta. 23 April 2018. Dok. Relawan Selendang Putih Nusantara
  
TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Gatot Nurmantyo 
angkat bicara terkait polemik masjid yang dikabarkan dilarang untuk membahas 
politik.
 
"Sakit (hati) saya kalau ada yang bilang masjid dilarang untuk bicara politik," 
ujar Gatot Nurmantyo saat mengikuti dialog di masjid Kampus UGM Yogya, Jumat 4 
Mei 2018.
 
Gatot menuturkan yang menyampaikan larangan masjid agar tak dipakai untuk 
membahas politik ada dua golongan. Pertama kalau orang itu beragama Islam 
artinya dia tidak tahu tentang agama. Dan golongan kedua kalau dia bukan umat 
Islam artinya orang itu sok tahu tentang agama Islam. "Rasullulah saja 
berbicara masalah politik pemerintaham di Raudah," ujar Gatot.
 
Baca juga: Pengamat: Ingin Nyapres, Gatot Nurmantyo Harus Punya Rp 7 Triliun
   
Gatot Nurmantyo menambahkan Islam itu merupakan rahmat bagi semesta alam. 
Sehingga di dalam Al Quran, ujar Gatot, memuat berbagai ilmu yang kini 
turunannya sangat banyak dalam berbagai bidang kehidupan.
 
"Mulai dari ilmu kedokteran asalnya dari Al Quran, ilmu astronomi atau 
kebintangan, cek saja, penemu kebintangan dan Al-Quran duluan mana," ujarnya.
 
Termasuk juga, ujar Gatot, ilmu tentang pemerintahan dan politik juga ada di Al 
Quran.
 
Dengan kondisi itu maka Gatot menyatakan kalau pembicaraan politik dilarang 
dalam masjid, padahal isi Al Quran itu tentang manusia selalu terkait politik, 
ia pun bingung bagaimana selanjutnya harus bersikap.
 
"Seorang muslim itu melakukan ibadah apa pun juga meniru rasulnya, Nabi 
Muhammad," ujarnya.
 
Gatot menuturkan, ketika rasul itu berbicara tentang pemerintahan atau tentang 
politik di Raudah di Masjid Nabawi, namun hal itu dilarang ditiru tentu akan 
membingungkan.
 
"Seharusnya yang dilarang bukan bicara politik di masjid, tapi bicara yang 
mengadu domba, mengajak yang tidak benar, itu baru benar," ujar Gatot.
 
Baca juga: PAN Anggap Gatot Nurmantyo Patut Diperhitungkan di Pilpres 2019
 
Toh, Gatot Nurmantyo mengatakan, politik itu tujuannya mulia, hanya sering 
disalahartikan saja.
 
"Jadi perlu diluruskan soal polemik masjid dilarang untuk bicara politik ini, 
nanti kalau itu terjadi orang akan takut ke masjid," ujar Gatot
 
Gatot Nurmantyo pun meyakini polemik soal masjid dilarang untuk bicara politik 
itu hanya isu, bukan terjadi sebenarnya.
 
"Tidak mungkin pemerintah melarang (masjid untuk bicara politik) itu, nggak 
mungkin, itu hanya isu saja," ujarnya.
 
Perbincangan soal boleh tidaknya obrolan politik di tempat ibadah muncul 
setelah Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais 
mengatakan politik harus disisipkan dalam acara keagamaan atau pengajian.
 
Amien menyampaikan hal itu dalam peringatan satu tahun Ustazah Peduli Negeri di 
Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu. “Ini dalam rangka ulang 
tahun ustazah peduli negeri, pengajian disisipkan politik itu harus,” ujar 
Amien.
 
 
 
 
 
 
     

Kirim email ke