Reputasi Sri Mulyani sudah ludes sejak seenaknya minggat meninggalkan jabatan menteri keuangan demi kursi di Bank Dunia (alasan utamanya tentu saja menyelamatkan diri dari kasus Century).
--- lusi_d@... wrote : Kalau tidak berani mempertanggungjawabkan kewenangan dan tugasnya sebagai menteri keuangan dengan menjelaskan mengapa tidak bisa memenuhi keinginan atasannya, yaitu Presiden, untuk melayani polemik sebagai bentuk pertanggungjawabannya dalam masalah kebijakan politik keuangan pemerintahan, maka reputasi Sri Mul sebagai Menteri Keuangan sudah selesai. Yang dia lakukan pasti ada yang bertentangan atau melanggar ketentuan-ketentuan dalam Undang-Undang yang harusnya ditaati. Am Tue, 8 May 2018 17:56:23 +0000 (UTC) schrieb Tatiana Lukman: > Tingkah laku Sang Menkeu dalam menghadapi tantangan debat kok aneh > ya...Apa hubungannya dengan generasi muda dan masa depan > segala...seolah-olah dia perduli pada masa depan Indonesia... > tantangan debat jadi didramatisasi....Padahal soalnya sangat > sederhana...mau apa nggak menerima tantangan debat itu.... > > On Tuesday, May 8, 2018 7:31 PM, ajegilelu@... mailto:ajegilelu@... wrote: > > Apa Sri Mulyani tidak kenal Rizal Ramli :) sehingga berdalih > untuk menghindari perdebatan yang diperintahkan Jokowi? > - menurut kabar sudah 3 stasiun televisi swasta menyurati presiden > dan menkeu meminta hak siar jalannya perdebatan. > > Khas mental imperialis, takut menghadapi Rizal Ramli lantas > Sri Mulyani ngompori orang-orang (dalam hal ini alumni & mhs > LPDP) supaya terbakar dan maju menghadapi Rizal Ramli, alias > menjadikan orang lain sebagai bumper. > > kutipan: > "Sayaselalu mengingatkan saya tidak akan lelah untuk menyampaikan > bahwa negara ini akan, sedang dititipkan kepada anda," kata Sri > Mulyani di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin > malam (7/5). > > "Namun,ketika hari ini hanya ada orang yang akan komplain, katakanlah > ibu Sri Mulyani hobinya ngutang terus. Saya ingin menantang anda, > saya ingin anda bersuara give your voice of reason," lanjutnya. > > - > Dear Rizal Ramli, Ini Kata Sri Mulyani Soal Tantangan Debat > SELASA 08 MAY 2018 07:20 | EDITOR:SAUGI RIYANDI JawaPos.com - Menteri > Keuangan Sri MulyaniIndrawati akhirnya menjawab rasa penasaran mantan > Menko Bidang Kemaritimandalam kabinet jilid II Presiden Joko Widodo, > Rizal Ramli yang dalam beberapawaktu terakhir mengajaknya untuk > melakukan debat terbuka. Semula,dalam acara Welcoming Alumi Lembaga > Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2018, SriMulyani memberikan pesan > kepada para alumni dan calon mahasiswa yang akansegera menempuh > pendidikan lewat LPDP tahun ini. > > "Sayaselalu mengingatkan saya tidak akan lelah untuk menyampaikan > bahwa negara iniakan, sedang dititipkan kepada anda," kata Sri > Mulyani di Gedung DhanapalaKementerian Keuangan, Jakarta, Senin malam > (7/5). > > "Namun,ketika hari ini hanya ada orang yang akan komplain, katakanlah > ibu Sri Mulyanihobinya ngutang terus. Saya ingin menantang anda, saya > ingin anda bersuara giveyour voice of reason," lanjutnya. > > Dengansuara bergetar, Sri Mulyani mengatakan ditantang berdebat > bukanlah hal yang iatakutkan. Baginya, itu tidak akan memberi > konsekuensi yang besar bagi rakyatIndonesia. > > Terlebihperdebatan itu berada pada ranah tentang diakui pintar atau > tidak pintar,bahkan berdebat tentang apakah dia pantas dinobatkan > menjadi menteri terbaikatau tidak terbaik. > > "Itutidak ditakuti. Karena itu enggak ada konsekuensinya (bagi > rakyat),"tuturnya. > > Yangmenjadi mimpi buruk dan menakutkan bagi Sri Mulyani adalah cara > berpikirgenerasi muda serta bagaimana mereka bersikap. "Itu > konsekuensi yang besarsekali terhadap republik ini," jelasnya. > > Diamenekankan masa depan Indonesia yang kelak diurus oleh generasi > muda yang tidakpercaya diri akan kemampuan sendiri tentunya lebih > menakutkan daripada hanyasekedar berdebat yang tak memiliki > konsekuensi untuk rakyat Indonesia. > > "Sayatidak takut kepada tantangan berdebat, saya takut kepada masa > depan Indonesiayang akan diurusi oleh generasi muda yang tidak > percaya diri dan kemampuan akandirinya sendiriberesi dsam > bersama-sama," tandasnya. (uji/JPC)
