Dear Rizal Ramli, Ini Kata Sri Mulyani Soal Tantangan Debat
SELASA, 08 MAY 2018 07:20 | EDITOR : SAUGI RIYANDI
 
Menteri Keuangan Sri Mulyani (Miftahul Hayat/JawaPos.com)


Berita Terkait
  a.. Rizal Ramli: Saya Bakal Penjarakan 100 Pejabat Jahat di Pulau Malaria
   
  b.. Tantangan Tak Direspons, Rizal Ramli Sebut Sri Mulyani Tak Punya Nyali
   
  c.. Rizal Ramli: Bung Karno, Bung Hatta, Syahrir Nggak Bisa 
Pencitraan!JawaPos.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akhirnya 
menjawab rasa penasaran mantan Menko Bidang Kemaritiman dalam kabinet jilid II 
Presiden Joko Widodo, Rizal Ramli yang dalam beberapa waktu terakhir 
mengajaknya untuk melakukan debat terbuka.

Semula, dalam acara Welcoming Alumi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 
2018, Sri Mulyani memberikan pesan kepada para alumni dan calon mahasiswa yang 
akan segera menempuh pendidikan lewat LPDP tahun ini.

"Saya selalu mengingatkan saya tidak akan lelah untuk menyampaikan bahwa negara 
ini akan, sedang dititipkan kepada anda," kata Sri Mulyani di Gedung Dhanapala 
Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin malam (7/5).

 
Rizal Ramli berkunjung ke Jawa Pos. (Issak Ramadhan/JawaPos.com)



"Namun, ketika hari ini hanya ada orang yang akan komplain, katakanlah ibu Sri 
Mulyani hobinya ngutang terus. Saya ingin menantang anda, saya ingin anda 
bersuara give your voice of reason," lanjutnya.

Dengan suara bergetar, Sri Mulyani mengatakan ditantang berdebat bukanlah hal 
yang ia takutkan. Baginya, itu tidak akan memberi konsekuensi yang besar bagi 
rakyat Indonesia.

Terlebih perdebatan itu berada pada ranah tentang diakui pintar atau tidak 
pintar, bahkan berdebat tentang apakah dia pantas dinobatkan menjadi menteri 
terbaik atau tidak terbaik.

"Itu tidak ditakuti. Karena itu enggak ada konsekuensinya (bagi rakyat)," 
tuturnya.

Yang menjadi mimpi buruk dan menakutkan bagi Sri Mulyani adalah cara berpikir 
generasi muda serta bagaimana mereka bersikap. "Itu konsekuensi yang besar 
sekali terhadap republik ini," jelasnya.

Dia menekankan masa depan Indonesia yang kelak diurus oleh generasi muda yang 
tidak percaya diri akan kemampuan sendiri tentunya lebih menakutkan daripada 
hanya sekedar berdebat yang tak memiliki konsekuensi untuk rakyat Indonesia.

"Saya tidak takut kepada tantangan berdebat, saya takut kepada masa depan 
Indonesia yang akan diurusi oleh generasi muda yang tidak percaya diri dan 
kemampuan akan dirinya sendiri secara bersama-sama," tandasnya.

(uji/JPC)

Kirim email ke