Beijing: AS dan China sepakat tinggalkan perang dagang
Senin, 21 Mei 2018 07:49 WIB
Beijing: AS dan China sepakat tinggalkan perang dagang
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.
(Reuters)
Beijing (ANTARA News) - Amerika Serikat (AS) dan China sepakat
meninggalkan perang dagang dan mundur dari memberlakukan tarif satu sama
lain menurut siaran media pemerintah China pada Minggu (20/5).
Pengumuman itu muncul setelah pertemuan tingkat tinggi di ibu kota
Amerika Serikat, Washington, menyusul ketegangan berbulan-bulan sebagai
buntut dari pernyataan Presiden Donald Trump mengenai hubungan komersial
yang tidak adil antara dua raksasa ekonomi itu.
Wakil Perdana Menteri China Liu He, yang memimpin perunding Tiongkok di
Washington, mengatakan: "Kedua belah pihak mencapai konsensus, tidak
akan melancarkan perang dagang, dan akan menghentikan peningkatan tarif
satu sama lain" menurut siaran kantor berita pemerintah Xinhua pada Minggu.
Liu menyebut perjanjian itu sebagai sebuah "kebutuhan", tetapi
menambahkan: "Pada saat yang sama harus disadari bahwa mencairkan es
tidak dapat dilakukan dalam sehari, memecahkan masalah struktural
hubungan ekonomi dan perdagangan antara kedua negara akan memakan waktu. "
Pernyataan bersama yang sebelumnya dikeluarkan di Washington menyatakan
bahwa Beijing akan "secara signifikan" meningkatkan pembelian
barang-barang Amerika, tetapi menawarkan beberapa rincian.
Penurunan ketegangan itu terjadi setelah berbulan-bulan peningkatan
ketegangan yang membuat pasar global mengkhawatirkan potensi terjadinya
perang dagang yang merusak ekonomi.
Trump sebelumnya berulang kali mencela defisit perdagangan negaranya
dengan China, menggambarkannya sebagai bahaya keamanan nasional AS dan
mengancam memberlakukan tarif pada barang-barang China yang bernilai
miliaran dolar AS.
Pembicaraan di Washington mempertemukan delegasi pimpinan Menteri
Keuangan AS Steven Mnuchin dengan delegasi Liu, yang juga sudah bertemu
Trump pada Kamis. Kedua pihak sudah pernah bertemu di Beijing sebelumnya.
"Ada konsensus mengenai penerapan kebijakan efektif untuk secara
substansial mengurangi defisit perdagangan badang AS dengan China"
menurut pernyataan bersama kedua delegasi yang dikutip AFP.
"Untuk memenuhi peningkatan konsumsi warga China dan kebutuhan akan
pembangunan ekonomi berkualitas tinggi, China akan secara signifikan
meningkatkan pembelian barang dan jasa dari Amerika."(hs)
*Baca juga:
Trump ancam kenakan tarif tambahan 100 miliar dolar ke China
<https://www.antaranews.com/berita/699046/trump-ancam-kenakan-tarif-tambahan-100-miliar-dolar-ke-china>*
*China balas kenakan tarif 25 persen ke 106 produk AS
<https://www.antaranews.com/berita/698715/china-balas-kenakan-tarif-25-persen-ke-106-produk-as>*
Pewarta:-
Editor: Maryati
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com