PIJAR KUNANG-KUNANG 

- Kepada kawan-kawan lama dan yang telah pergi


seperti evi mariani yang wartawan, kau pun tahu dan paham pasti 
berapa nama kuterakan pada sajak yang
puitisitasnya  nomor lima ketika pesan jadi utama
nama yang tak mengubah diriku adalah lukisan buram keadaan
saat mesti kucing-kucingan dengan ajal yang mengancam di tiap tikungan 


memandang ke belakang jelas terbayang wajah-wajah kalian
serta bagaimana dahulu masing-masing mengungkapkan kasihsayang 


berlalu sekian dasawarsa rambutku pun berwarna dua
waktu dan jarak tidak kuasa menghapus ingatan dan kasihsayang kitasatu demi 
satu kawan-kawan menghilang berangkat tak lagi pulang

aku yang masih di antara pusaran selalu saja dipacu kenangan  
digairahkan canda-canda  remaja yang tak pernah  sirna penuh pesan


membayangkan diri di hadapan kuburan tak bernisan dengan sekuntum mawarkukira 
sari  kasihsayang yang membuat kita mencintai htdup demikian dalam
hingga kuasa melecehkan mati barangkali mimpi bumi tempat hidup manusiawi 


nama apapun kuterakan pada baris-baris sederhana, nama itu memijar pijar mimpi  
kasihsayang ibarat kunang-kunang di malam hari


2018.

Kirim email ke