Inilah HUKUM KARMA yang berlaku, ...! Dirinya ikut celaka juga setelah
MENCELAKAKAN orang lain! Menyesal? Tak ada yang perlu disesalkan,
kecuali sebagai pelajaran PAHIT yang harus dijalani, dipenjarakan atas
kejahatan yang dilakukan!
Tapi, kenapa Buni Yani tidak membuka siapa PENYURUH mengedit video Ahok
itu, ya? Atau Buni tidak bisa buktikan kalau DIA yang suruh Buni
mengedit??? Jadi, harus ditelan sendiri kejahatan itu, ...
Dan, ... kalau benar Buni saja menyesal begitu, kenapa TEMPO hari
tuntutan Ahok gugat keputusan pengadilan Ahok bersalah menista Agama
Islam, melecehkan Al-Maidah 51 berdasarkan vonis keputusan pengadilan
Buni Yani itu TIDAK BERHASIL, ya?
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 14/7/2018 3:33 寫道:
Dan kini Buni Yani menyesalkan perbuatannya lalu dia menyampaikan isi
hatinya; “Saya sesungguhnya sangat menyesal telah mencelakai bapak
Ahok. Oleh karena saya kini dia harus masuk penjara. Dan kini saya
juga sudah ditelantarkan oleh oknum yang menyuruh saya mengedit video
tersebut, ” katanya di Jakarta, Kamis (12/7/2018).
...
Buni Yani Menyesal, Orang yang Suruh Dia Mengedit Pidato Ahok, Telah
Telantar Dirinya
<http://www.tubasmedia.com/buni-yani-menyesal-orang-yang-suruh-dia-mengedit-pidato-ahok-telah-telantar-dirinya/#.W0j9F9VKiUk>
Buni Yani Menyesal, Orang yang Suruh Dia Mengedit Pidato Ahok,
Telah Tel...
<http://www.tubasmedia.com/buni-yani-menyesal-orang-yang-suruh-dia-mengedit-pidato-ahok-telah-telantar-dirinya/#.W0j9F9VKiUk>
Head <http://www.tubasmedia.com/kolom/head/>
13 Juli 2018
<http://www.tubasmedia.com/buni-yani-menyesal-orang-yang-suruh-dia-mengedit-pidato-ahok-telah-telantar-dirinya/>Dibaca
: 40777 kali
*JAKARTA, (tubasmedia.com)* – Sebagian besar masyarakat Indonesia
tidak mengenal nama Buni Yani, sampai pada akhir September lalu ia
mengunggah potongan video pidato Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok”
Tjahaja Purnama.
Transkrip tersebut yang menjadi awal dari kasus surah Al-Maidah ayat
51. Buni dianggap sengaja mencemarkan nama baik sang gubernur dengan
tidak menuliskan kata “pakai” dalam transkripnya.
“Jadi jangan percaya sama orang, /kan/ bisa saja dalam hati kecil
bapak ibu /enggak/ bisa pilih saya. Dibohongin pakai surah Al-Maidah
51, macam-macam itu,” kata Ahok kepada warga Kepulauan Seribu ketika itu.
Meskipun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengklarifikasi
potongan video yang diunggah Buni dengan video berisi pidato lengkap
Ahok saat kunjungan tersebut, sebagian umat Muslim tetap merasa bahwa
kata-kata Ahok menistakan agama Islam dan ayat suci Al-Qur’an.
Hingga puncaknya pada Jumat, 4 November lalu, ratusan ribu orang
melakukan aksi unjuk rasa di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat,
untuk menuntut agar Ahok segera diproses secara hukum karena dugaan
penistaan agama yang dilakukannya.
Dan kini Buni Yani menyesalkan perbuatannya lalu dia menyampaikan isi
hatinya; “Saya sesungguhnya sangat menyesal telah mencelakai bapak
Ahok. Oleh karena saya kini dia harus masuk penjara. Dan kini saya
juga sudah ditelantarkan oleh oknum yang menyuruh saya mengedit video
tersebut, ” katanya di Jakarta, Kamis (12/7/2018).
Buni Yani juga ingin menyampaikan permohonan maafnya kepada seluruh
masyarakat Indonesia bahwa perilaku yang dia lakukan itu salah besar
sehingga membuat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama itu
harus masuk sel selama 2 tahun.*(red)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com