Di jamannya Suharto, ada satu perusahaan dekat Suharto bikin seng lebih tebalan 0.1 mm dari pada tebal seng yang beredar. Lalu Suaharto suruh menteri keluarkan peraturan, semua koperasi perumahan dari Angkatan Darat, Laut Udara dll. harus pakai seng yang lebih tebalan ini. Enak saja, langsung dapat monopoli
2018-07-17 2:15 GMT+02:00 [email protected] [GELORA45] < [email protected]>: > > > Pelarangan ekspor kayu gelondongan saya rasa bukan karena concern pd > lingkungan, tetapi karena Bob Hasan menguasai industri plywood atau yg > terkenal dgn nama triplex. Industri plywood membuka jalan bagi adanya > industri pulp, paper, ataupun palm oil, yg akhirnya bikin hutan gundul (The > conversation, 2014) > > > ---In [email protected], <ajegilelu@...> wrote : > > Betul, salahsatu dari sedikit pengusaha Cina yang sayang > pada Indonesia. Yang dibenci IMF lantaran mendesak > Soeharto keluarkan larangan ekspor kayu gelondongan > dan ekspor minyak sawit (era sebelum hutan Indonesia > diobrak-abrik Sukanto Tanoto). Yang nyengir bangga > dipanggil a seng. > > Jadi, seperti bangsa apa pun, bangsa Cina ya tidak tunggal. > Cina Pluit atau Pantai Mutiara jelas beda dengan Cina > Benteng atau Lasem atau Singkawang. Beda lagi Cina Glodok. > Tidak perlu sedih dengan keanekaragaman. Seperti diakui > Chan, ada kelompok Cina yang memperlakukan Indonesia > seperti rumah sendiri, ada juga yang memang menganggap > Indonesia cuma seperti hotel. Makan, tidur, berak. > > --- ronggo303@... wrote: > > Bob hasan, pengusaha cina yg selama ini sering di "aseng aseng" kan oleh > sebagian dari kita. > > hiks................ > > 2018-07-15 14:55 GMT+07:00 ajeg : > > > “Bukan Pemda NTB, bukan pula Menpor, Apalagi Jokowi" > > *Nama Bob Hasan di Balik Kesuksesan Sang Juara Dunia, Ramai Jadi > Perbincangan* > > Juli 14, 2018 20:57 > [image: alt] > > Nama Bob Hasan yang merupakan Ketua Pengurus Besar Persatuan Atletik > Seluruh Indonesia (PB PASI) terus menjadi perbincangan di publik. > > Pasalnya, nama Bob Hasan disebut menjadi orang yang paling berjasa besar > atas kemenangan yang diraih pelari tercepat dengan gelar juara dunia dalam > laga tanding U-20 di Finlandia, Lalu Muhammad Zohri. > > Kesuksesan Lalu menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Untuk kali pertama, > atlet dibidang atletik Indonesia berhasil menjadi juara di ajang tersebut.. > > PASI bersyukur dengan hasil tersebut. Dia meminta agar lalu diberi > dukungan, bukan pujian berlebihan. > > “Sesuai ekspektasi? Ya, kan di Kejuaraan Asia Atletik di Jepang, (Lalu) > sudah pernah juara. Dia mengalahkan wakil tuan rumah dan Malaysia. Tapi, > tadi saya bilang ke Komandan Kontingen Asian Games (Syafruddin) jangan > dipuji-puji nanti kepalanya besar, jadi tegang, malah kalah,” kata Bob saat > berkunjung di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (12/7) kemarin. > > Bahkan, nama Bob dalam sejumlah ulasan di media sosial (Medsos) sangat > berjasa dan bila dibandingkan dengan perhatian dari pemerintah daerah > setempat, yakni Nusa Tenggara Barat (NTB) yang merupakan tempat tinggal, > Lalu. > > “Bukan Pemda NTB, bukan pula Menpor, Apalagi Jokowi tetapi seseorang yang > bernama Bob Hasan yang menanggung semua biaya (keberangkatan Lalu ke > Finlandia,red), setelah juara semua mencari simpati dan pencitraan, > sedangkan Bob Hasan ikhlas dan terekspos,” begitu bunyi kutipan yang kini > menjadi viral di media sosial, salah satunya di What’s up Group (WAG). > > Bahkan sebelumnya, Bob Hasan, mengatakan kemenangan Lalu Muhammad Zohri > agar tidak terlalu dibesarkan menyusul kekhawatiran ketidaktenangan yang > muncul pada atlet Nusa Tenggara Barat itu. > > “Saya menyampaikan kepada CdM agar tidak memuji Zohri. Nanti besar kepala > dia, kalau udah begitu, dia gugup bisa kalah. Jadi, biasa-biasa saja,” > katanya di Jakarta, Kamis (12/7), tentang pembicaraannya bersama Komandan > Kontingen Indonesia (Chef de Mission/CdM) dalam Asian Games 2018 Komjen > Pol. Syafruddin. > > Pria yang akrab disapa Bob Hasan itu mengatakan alasan untuk tidak terlalu > memuji atlet yang telah meraih gelar juara dunia lari 100 meter pria U-20 > itu adalah kemungkinan cedera jika Zohri terlalu gugup jelang Asian Games.. > > “Yang saya takutkan, Asian Games ataupun pertandingan lain dia tegang, > cedera,” ujar Bob Hasan. > > *(Novrizal Sikumbang)* > > > > > >
