Bagaimana bila kemudian warga tsb tidak mampu bayar pajak rumah yang naik 
sedemikian tingginya?Apakah rumah itu harus dijual/disita untuk bayar pajaknya?
---Apabila ada yang warga yang tiba-tiba kaget dengan tagihan pajak rumah 
maupun bangunan akibat pembangunan infrastruktur, hal itu disebabkan minimnya 
sosialisasi, sehingga perlu ditingkatkan.
....
PBB di Jakarta Naik 100%, Apa Kata Sandiaga Uno?


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
PBB di Jakarta Naik 100%, Apa Kata Sandiaga Uno? : Okezone Economy

Okezone

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan perihal Pajak Bumi dan 
Bangunan PBB yang naik hingga mencapa...
 |

 |

 |



Badriyanto, Jurnalis · Kamis 19 Juli 2018 17:26 WIBWagub DKI Jakarta Sandiaga 
Uno (Foto: Ant)

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menjelaskan perihal Pajak 
Bumi dan Bangunan (PBB) yang naik hingga mencapai 100% di wilayah Jagakarsa, 
Jakarta Selatan. Pasalnya, pajak meningkat seiring dengan meningkatnya ekonomi 
di wilayah tersebut.

Sandiaga mengatakan, peningkatan ekonomi sebuah daerah disebabkan karena adanya 
pembangunan infrastruktur, sehingga berdampak pula pada pajak atau Nilai Jual 
Objek Pajak (NJOP) di daerah tersebut.

 

"PBB yang meningkat itu dibarengi dengan kegiatan pembangunan infrastruktur 
yang meningkat nilai ekonomis," kata Sandiaga usai menjadi narasumber Kuliah 
Umum di Politeknik Negeri Jakarta Kukusan, Beji, Kota Depok, Kamis (19/7/2018).

Baca Juga: Viral PBB Jagakarsa Naik 100%, Ini Penjelasan Pemprov DKI Jakarta

Sandiaga mengaku sudah memaparkan hal itu kepada pada Kamar Dagang dan Industri 
(Kadin), bahwa NJOP akan menyesuaikan dengan pembangunan infrastruktur yang 
berdampak ekonomis terhadap daerah.

 

Apabila ada yang warga yang tiba-tiba kaget dengan tagihan pajak rumah maupun 
bangunan akibat pembangunan infrastruktur, hal itu disebabkan minimnya 
sosialisasi, sehingga perlu ditingkatkan.

"Kemarin saya bahas juga dengan teman-teman yang ada di Kadin dan saya 
menjelaskan kalau ada peningkatan nilai ekonomis dari lahan tersebut, apakah 
dibangun jalan, apakah dibangun infrastruktur atau ada kegiatan proyek yang 
sangat mempengaruhi nilainya akan disesuaikan lebih baiknya," pungkasnya.

(kmj)






Kirim email ke