https://news.detik.com/berita/d-4127962/yasonna-peristiwa-di-sukamiskin-tamparan-keras-bagi-kami?_ga=2.73079579.903394022.1532280228-742834375.1532280214
Minggu 22 Juli 2018, 23:56 WIB
Yasonna: Peristiwa di Sukamiskin Tamparan
Keras Bagi Kami
Suparno - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4127962/yasonna-peristiwa-di-sukamiskin-tamparan-keras-bagi-kami?_ga=2.73079579.903394022.1532280228-742834375.1532280214#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4127962/yasonna-peristiwa-di-sukamiskin-tamparan-keras-bagi-kami?_ga=2.73079579.903394022.1532280228-742834375.1532280214#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4127962/yasonna-peristiwa-di-sukamiskin-tamparan-keras-bagi-kami?_ga=2.73079579.903394022.1532280228-742834375.1532280214#>
5 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4127962/yasonna-peristiwa-di-sukamiskin-tamparan-keras-bagi-kami?_ga=2.73079579.903394022.1532280228-742834375.1532280214#>
Yasonna: Peristiwa di Sukamiskin Tamparan Keras Bagi Kami Menkum HAM
Yasonna Laoly. Foto: Andhika Prasetia/detikcom
<https://news.detik.com/berita/d-4127962/yasonna-peristiwa-di-sukamiskin-tamparan-keras-bagi-kami?_ga=2.73079579.903394022.1532280228-742834375.1532280214#>
<https://news.detik.com/berita/d-4127962/yasonna-peristiwa-di-sukamiskin-tamparan-keras-bagi-kami?_ga=2.73079579.903394022.1532280228-742834375.1532280214#>
<https://news.detik.com/berita/d-4127962/yasonna-peristiwa-di-sukamiskin-tamparan-keras-bagi-kami?_ga=2.73079579.903394022.1532280228-742834375.1532280214#>
<https://news.detik.com/berita/d-4127962/yasonna-peristiwa-di-sukamiskin-tamparan-keras-bagi-kami?_ga=2.73079579.903394022.1532280228-742834375.1532280214#>
*Jakarta* - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Kalapas
Sukamiskin Wahid Husen bersama lima orang lainnya terkait suap. Menkum
HAM Yasonna Laoly mengaku tertampar atas kejadian ini.
"Peristiwa yang terjadi di Sukamiskin merupakan tamparan keras bagi
jajaran. Saya sudah instruksikan untuk melaksanakan tugas sesuai dengan
SOP yang ada," kata Yasonna saat melakukan inspeksi mendadak di Lapas
Klas I Surabaya di Porong Sidoarjo, Minggu (22/7/2018).
*Baca juga: *KPK Lawan Tudingan OTT Kalapas Sukamiskin Ecek-ecek
<https://news.detik.com/read/2018/07/22/182204/4127885/10/kpk-lawan-tudingan-ott-kalapas-sukamiskin-ecek-ecek>
Yasonna kemudian melakukan sidak di Lapas Klas I Surabaya. Bersamaan
dengan ini, sejumlah lapas pun disidak oleh Kemenkum HAM.
"Supaya kegiatan ini bukan untuk hari ini saja, kalau waktunya
bersih-bersih juga harus dilakukan. Bersih-bersih harus konsisten
dilakukan," kata Yasonna.
*Baca juga: *Wanti-wanti KPK Soal Sel Mewah di Lapas Sukamiskin
<https://news.detik.com/read/2018/07/22/191448/4127765/10/wanti-wanti-kpk-soal-sel-mewah-di-lapas-sukamiskin>
Dalam OTT di Lapas Sukamiskin, KPK menetapkan Kalapas Sukamiskin Wahid
Husen menjadi tersangka kasus suap jual fasilitas napi korupsi di Lapas
Sukamiskin. Selain Kalapas Sukamiskin; ada tiga orang yang juga
ditetapkan sebagai tersangka yakni suami artis Inneke Koesherawati,
Fahmi Darmawansyah; staf Wahid Husen, Hendry Saputra; dan narapidana
kasus pidana umum/tahanan pendamping Andi Rahmat.
*(bag/bag)*
====================
https://news.detik.com/berita/d-4127927/desakan-copot-menkum-ham-soal-ott-sukamiskin-
dijawab-istana
Minggu 22 Juli 2018, 23:12 WIB
Desakan Copot Menkum HAM Soal OTT
Sukamiskin Dijawab Istana
Indra Komara, Andhika Prasetia - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4127927/desakan-copot-menkum-ham-soal-ott-sukamiskin-dijawab-istana#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4127927/desakan-copot-menkum-ham-soal-ott-sukamiskin-dijawab-istana#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4127927/desakan-copot-menkum-ham-soal-ott-sukamiskin-dijawab-istana#>
27 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4127927/desakan-copot-menkum-ham-soal-ott-sukamiskin-dijawab-istana#>
Desakan Copot Menkum HAM Soal OTT Sukamiskin Dijawab Istana Yasonna
Laoly saat memenuhi panggilan KPK (Foto: Ari Saputra)
<https://news.detik.com/berita/d-4127927/desakan-copot-menkum-ham-soal-ott-sukamiskin-dijawab-istana#>
<https://news.detik.com/berita/d-4127927/desakan-copot-menkum-ham-soal-ott-sukamiskin-dijawab-istana#>
<https://news.detik.com/berita/d-4127927/desakan-copot-menkum-ham-soal-ott-sukamiskin-dijawab-istana#>
<https://news.detik.com/berita/d-4127927/desakan-copot-menkum-ham-soal-ott-sukamiskin-dijawab-istana#>
*Jakarta* - Presiden Joko Widodo didesak mencopot Menkum HAM Yasonna
Laoly <https://detik.com/tag/yasonna-laoly> setelah KPK membongkar
'jeroan' Lapas Sukamiskin lewat OTT
<http:/.detik.com/tag/ott-kalapas-sukamiskin>. Istana pun menjawab
desakan itu.
Desakan itu datang dari peneliti ICW Emerson Yuntho. Menurutnya,
bobroknya pengawasan di lapas-lapas bisa menggerus elektabilitas Jokowi.
"Sebaiknya Jokowi mengganti Pak Yasonna karena memang, jadi justru
performance-nya Jokowi menurun akibat tidak diurus dengan baik. Kan ada
isu, soal penjara, kedua revisi undang-undang KUHP," ujar Emerson saat
dihubungi, Sabtu (21/7/2018).
*Baca juga: *OTT Kalapas Sukamiskin, ICW: Jokowi Harus Ganti Menkum HAM
<https://news.detik.com/read/2018/07/22/070316/4126913/10/ott-kalapas-sukamiskin-icw-jokowi-harus-ganti-menkum-ham>
Econ, sapaan karibnya, juga mempertanyakan komitmen antikorupsi Yasonna
dan jajarannya. Apalagi, dengan penetapan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen
sebagai tersangka dalam kasus jual-beli fasilitas dan pemberian izin
menunjukkan praktik korupsi juga terjadi di Lapas.
"Jadi komitmen antikorupsinya Pak Yasonna patut diragukan untuk
menyelesaikan problem itu terhadap KPK, upaya bersih-bersih lapas dari
praktik korupsi itu kan nggak terjadi," jelasnya.
Lalu, apa jawaban pihak Istana?
"Sebagai sebuah saran dan masukan tentu baik sebagai bentuk kepedulian
ICW," ujar juru bicara Presiden, Johan Budi SP saat dimintai konfirmasi,
Minggu (22/7/2018).
*Baca juga: *Jokowi Didesak Copot Yasonna soal OTT Kalapas, Ini Kata
Istana
<https://news.detik.com/read/2018/07/22/101917/4127073/10/jokowi-didesak-copot-yasonna-soal-ott-kalapas-ini-kata-istana>
Hal yang disoroti ICW adalah lemahnya pengawasan Yasonna terhadap
lapas-lapas. Menurut Johan, Jokowi memiliki pertimbangan tersendiri
untuk mengevaluasi kinerja menteri-menterinya.
"Namun Presiden tentu punya mekanisme evaluasi dan ukuran sendiri
terhadap kinerja para menteri-nya," terang Johan.
*(imk/gbr)
*