https://nasional.tempo.co/read/1109318/tarif-kamar-napi-korupsi-di-lapas-sukamiskin-rp-500-juta?
PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_6
Tarif Kamar Napi Korupsi di Lapas Sukamiskin
Rp 500 Juta
Reporter:
Taufiq Siddiq
Editor:
Juli Hantoro
Minggu, 22 Juli 2018 06:44 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1109318/tarif-kamar-napi-korupsi-di-lapas-sukamiskin-rp-500-juta?PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_6#comments>
4012
#
#
#
#
Wakil Pimpinan KPK Laode Syarif dan Saut Situmorang bersama penyidik
memperlihatkan barang bukti OTT Kepala Lapas Sukamiskin, di Gedung KPK,
Sabtu 21 Juli 2018 /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ
<https://statik.tempo.co/data/2018/07/21/id_720705/720705_720.jpg>
Wakil Pimpinan KPK Laode Syarif dan Saut Situmorang bersama penyidik
memperlihatkan barang bukti OTT Kepala Lapas Sukamiskin, di Gedung KPK,
Sabtu 21 Juli 2018 /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Kamar mewah narapidana korupsi di Lembaga
Pemasyarakatan atau Lapas Sukamiskin
<https://nasional.tempo.co/read/1109116/begini-suasana-lapas-setelah-ott-kalapas-sukamiskin>,
Bandung, punya tarif supermahal. "Ini masih informasi awal, untuk tarif
kamar di Lapas Sukamiskin rentangan Rp 200-500 juta," kata Wakil Ketua
KPK Laode M. Syarif dalam keterangan persnya di gedung KPK, Sabtu 21
Juli 2018.
Baca juga: KPK Tetapkan Kalapas Sukamiskin dan Suami Inneke Tersangka
<https://nasional.tempo.co/read/1109272/kpk-tetapkan-kalapas-sukamiskin-dan-suami-inneke-tersangka>
Penyidik KPK masih melakukan pendalaman dengan membandingkan antarkamar
lainnya di dalam Lapas Sukamiskin.
Kemewahan di kamar sel napi korupsi di Lapas Sukamiskin setidaknya
terlihat dari video yang diambil oleh penyidik KPK. Kamar milik napi
korupsi kasus Bakamla, Fahmi Darmawansyah, itu mirip hotel berbintang.
Set furnitur kamar tersebut terbuat dari multipleks berlapis /high
pressure laminate /atau HPL. Dalam lemarinya terdapat kulkas mini dan di
atasnya ada televisi layar datar.
Baca juga: Pelesiran Napi Sukamiskin, 6 Petugas Lapas Kena Sanksi
<https://nasional.tempo.co/read/845552/pelesiran-napi-sukamiskin-6-petugas-lapas-kena-sanksi>
Tak seperti bayangan penjara pada umumnya yang sumuk, sel milik Fahmi
sejuk dengan adanya pendingin udara (AC). Kamar mandi pun dilengkapi
dengan pancuran atau /shower/.
Kemewahan lain napi korupsi itu juga bisa menggunakan telepon seluler
dan komputer jinjing. Dua gawai itu ditemukan penyidik di sel Fahmi.
Dalam investigasi yang dilakukan /Tempo/ untuk biaya renovasi kamar para
napi korupsi itu, setiap kamar dibanderol Rp 20-50 juta. Napi juga harus
merogoh kocek Rp 30-200 juta untuk mendapatkan kamar itu.
Baca juga: Kabar Inneke Koesherawati Kena OTT Lapas Sukamiskin, Ini Kata
KPK
<https://nasional.tempo.co/read/1109157/kabar-inneke-koesherawati-kena-ott-lapas-sukamiskin-ini-kata-kpk>
Adapun ukuran kamarnya untuk lantai bawah 1,5 x 2,5 meter, sedangkan di
lantai atas 2,5 x 3,2 meter. Napi tajir mengincar kamar di lantai dua.
Mereka membayar "uang pangkal". Nilainya tergantung kondisi kamar dan
negosiasi dengan pemilik lama atau tokoh narapidana.
Laode menyayangkan kasus ini terjadi di Lapas Sukamiskin
<https://nasional.tempo.co/read/1109146/izin-berobat-napi-koruptor-lapas-sukamiskin-pelesiran>yang
dibuat khusus untuk koruptor. Apalagi Kalapas Wahid Husein, baru empat
bulan menjabat dari Maret lalu.
"Ini yang membuat pimpinan KPK dan saya kesal, kenapa hal ini bisa
terjadi," ujarnya.
Dalam operasi tangkap tangan atau OTT Kepala Lapas Sukamiskin tersebut,
KPK menyita uang tunai Rp 20 juta dan US$ 1.140. Selain itu, polisi
menyita dua unit mobil mewah yang diduga merupakan pemberian suap.
=============
https://nasional.tempo.co/read/1109253/taman-bung-karno-tempat-pesta-penghuni-lapas-sukamiskin
Taman Bung Karno, Tempat Pesta Penghuni
Lapas Sukamiskin
Reporter:
Tempo.co
Editor:
Juli Hantoro
Minggu, 22 Juli 2018 06:50 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1109253/taman-bung-karno-tempat-pesta-penghuni-lapas-sukamiskin#comments>
209
#
#
#
#
Penjara/Lapas Sukamiskin Bandung. TEMPO/Prima Mulia
<https://statik.tempo.co/data/2012/12/27/id_158427/158427_620.jpg>
Penjara/Lapas Sukamiskin Bandung. TEMPO/Prima Mulia
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Kasus yang menyeret Kepala Lembaga
Pemasyarakatan atau Kepala Lapas
<https://nasional.tempo.co/read/1109116/begini-suasana-lapas-setelah-ott-kalapas-sukamiskin> Sukamiskin
<https://nasional.tempo.co/read/1109116/begini-suasana-lapas-setelah-ott-kalapas-sukamiskin>
Bandung Wahid Husen diduga adalah suap terkait izin keluar Lapas para
napi. Kabar napi yang keluar dari Lapas Sukamiskin sudah terdengar sejak
tahun lalu.
Baca juga: Kabar Inneke Koesherawati Kena OTT Lapas Sukamiskin, Ini Kata
KPK
<https://nasional.tempo.co/read/1109157/kabar-inneke-koesherawati-kena-ott-lapas-sukamiskin-ini-kata-kpk>
Majalah Tempo dalam investigasi Lapas Sukamiskin menemukan beberapa napi
kasus korupsi kerap keluar masuk penjara tersebut. Selain itu, Lapas
Sukamiskin yang khusus menampung napi kasus korupsi itu terasa amat
istimewa ketimbang penjara lain yang ada di Indonesia.
Sementara penjara lain terkesan keras dan suram atau rawan kerusuhan,
mengunjungi Lapas Sukamiskin seperti bertamasya ke dalam penjara.
Penjara Sukamiskin memang salah satu tempat wisata sejarah karena di
sana terdapat bekas sel pengasingan Presiden Sukarno. Keistimewaan lain,
penjara yang berisi 493 narapidana korupsi itu membolehkan penghuninya
berpesta.
"Dangdutan juga boleh," ujar Kepala LP Sukamiskin Dedi Handoko kepada
Tempo, akhir Desember 2016 silam.
Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin juga pernah menggelar pesta, bahkan
lebih meriah. Awal November 2016, ia mengundang artis dangdut Kristina
untuk memeriahkan acara ulang tahunnya. Kristina membenarkan kabar bahwa
ia pernah tampil di sana.
Ia mengaku banyak mengenal mantan pejabat yang menghuni Sukamiskin.
"Saya diundang Pak Rachmat Yasin," katanya kepada Tempo. Rachmat menolak
menjawab pertanyaan saat ditemui di Sukamiskin.
Seluruh pesta bertempat di Taman Bung Karno. Letaknya di sisi barat
penjara Sukamiskin. Ada lukisan besar mantan presiden Sukarno di dinding
bangunan utama. Bangunan utama itu berisi dua set sofa panjang dan enam
meja bundar dengan kursi kayu. Taman itu dikelilingi 37 saung berdinding
anyaman bambu dan beratap ijuk. Luas saung rata-rata 2 x 2,5 meter.
Taman itu adalah fasilitas paling mewah di LP Sukamiskin. Saung-saung
itu berperabot sofa yang berbusa tebal, kulkas mini, water dispenser,
bahkan satu set sound system. Ada lemari kayu di beberapa saung.
Lantainya berlapis keramik. Ada pula saung berbentuk panggung. Sebagian
dilengkapi tirai bambu yang menyamarkan pandangan dari luar.
Baca juga: Kalapas Sukamiskin Kena OTT, KPK Sita Uang dan Valas
<https://nasional.tempo.co/read/1109107/kalapas-sukamiskin-kena-ott-kpk-sita-uang-dan-valas>
Dari empat kali kunjungan Tempo ke taman itu, tiap saung selalu diisi
para tokoh yang pernah menghiasi media massa karena kasus korupsi.
Batas waktu kunjungan di Sukamiskin adalah pukul 14.00. Dari penelusuran
Tempo, para narapidana menerima tamu di sana hingga sore. "Sampai jam
22.00 pun enggak apa-apa," kata seorang narapidana yang meminta
identitasnya disembunyikan. Empat bulan menginvestigasi, Tempo kerap
menemukan belasan mobil terparkir di halaman Sukamiskin. Mayoritas
berpelat B.
Taman Bung Karno didirikan para narapidana pada 2013. Menurut mantan
Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin dan mantan Wali Kota Bekasi
Mochtar Muhammad-keduanya pernah menghuni Sukamiskin-saung-saung itu
dibangun secara patungan oleh para narapidana, lalu digunakan untuk
menerima tamu.
"Kami sebagai pengurus di sana, berkoordinasi dengan Kalapas, akhirnya
diizinkan membuat Taman Bang Karno," ujar Mochtar, Selasa dua pekan
lalu. Mochtar adalah pemilik saung utama, yang pengelolaannya diserahkan
kepada narapidana lain setelah ia bebas, Juni 2015.
Awalnya, taman itu berisi 17 saung. Jumlahnya saat Tempo menyambangi
Sukamiskin pada 2017 sebanyak 37. Area itu kini dilengkapi taman yang
dipenuhi permainan anak-anak. Empat mantan penghuni Sukamiskin saat
ditemui secara terpisah menyebut Taman Bung Karno sebagai kawasan
eksklusif yang dimiliki dan hanya digunakan para narapidana "elite".
Syamsul membantah. "Tapi, kalau mau pakai, ya harus daftar," katanya.
Adapun Mochtar menyebutkan narapidana yang ingin menggunakan saung hanya
menyumbang biaya kebersihan dan pengelolaan sebesar Rp 50-100 ribu
sekali pakai.
Baca juga: KPK Benarkan OTT di Lapas Sukamiskin
<https://nasional.tempo.co/read/1109101/kpk-benarkan-ott-di-lapas-sukamiskin>
Mantan Sekretaris Jenderal Partai NasDem Patrice Rio Capella adalah
salah satu pemilik saung di Lapas Sukamiskin. Tiap bulan, kata Rio, para
pemilik saung menyetorkan ratusan ribu rupiah untuk membayar iuran
listrik serta menggaji para tahanan pendamping (tamping) yang merawat
taman. Rio, yang bebas pada Desember 2016, mengaku menghibahkan saung
itu kepada pengelola taman. "Biaya membikin saungnya habis puluhan
jutalah," ujarnya kepada Tempo, pertengahan Januari lalu.
Kondisi berbeda dialami para narapidana berkantong pas-pasan yang ada di
Lapas Sukamiskin
<https://nasional.tempo.co/read/1109146/izin-berobat-napi-koruptor-lapas-sukamiskin-pelesiran>.
Selain oleh narapidana kasus korupsi, penjara Sukamiskin dihuni
narapidana umum. Ada pula narapidana korupsi level kepala desa dan
pegawai nonpejabat. Saat kunjungan, mereka umumnya berkumpul di aula
yang dekat dengan gerbang utama penjara. Sebagian menggelar tikar di
selasar ruangan para sipir dan musala. Semuanya gratis, tak perlu mendaftar.
Selengkapnya baca Majalah Tempo <https://majalah.tempo.co/>
*TIM TEMPO*