Yang tuli bukan kudanya, tetapi yang diperkuda........

2018-07-27 18:47 GMT+02:00 'K. Prawira' [email protected] [GELORA45] <
[email protected]>:

>
>
> PDIP Berharap SBY Ungkap Peristiwa Kudatuli
> [image: PDIP Berharap SBY Ungkap Peristiwa Kudatuli]
> Susilo Bambang Yudhoyono. ( Foto: Antara )
>
>    -
>    -
>    -
>    -
>
> SBY yang juga mantan Kasdam Jaya diharapkan mengungkapkan peristiwa
> penyerangan PDI pada 27 Juli 1996 silam.
>
> SBY diminta tidak sekedar berbicara mengenai koalisi kekuasaan jelang
> pilpres 2019.
> *Markus Junianto Sihaloho / YUD Kamis, 26 Juli 2018 | 17:45 WIB*
> PDIP Berharap SBY Ungkap Peristiwa Kudatuli
> <http://www.beritasatu.com/politik/502917-pdip-berharap-sby-ungkap-peristiwa-kudatuli.html>
>
> PDIP Berharap SBY Ungkap Peristiwa Kudatuli
>
> SBY yang juga mantan Kasdam Jaya diharapkan mengungkapkan peristiwa
> penyerangan PDI pada 27 Juli 1996 silam.
>
> <http://www.beritasatu.com/politik/502917-pdip-berharap-sby-ungkap-peristiwa-kudatuli.html>
>
>
> Jakarta - Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Jenderal Kehormatan TNI (Purn)
> Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diharapkan bersedia untuk menyampaikan apa
> yang dia tahu menyangkut peristiwa penyerangan markas PDI pada 27 Juli 1996
> (Kudatuli).
>
> Hal itu diungkapkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto, di sela audiensi
> pihaknya dengan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), di kantor
> lembaga itu di Jakarta Pusat, Kamis (26/7).
>
> Kata Hasto, SBY sebaiknya tak sekedar bicara soal koalisi kekuasaan
> menjelang pilpres 2019. Namun juga berani bicara tanggung jawab di masa
> lalu agar masa depan bangsa bisa lebih baik di masa mendatang.
>
> "Karena itu kita tahu bagaimana posisi beliau (SBY) saat itu, dalam posisi
> yang mengetahui peristiwa itu. Ya agar hal tersebut bisa disampaikan ke
> publik," kata Hasto.
>
> Penyelidikan dari Komnas HAM mencatat 5 orang meninggal dunia, 149 orang
> (sipil maupun aparat) luka-luka, 136 orang ditahan. Saat peristiwa itu, SBY
> menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) Jaya.
>
> Dokumen dari Laporan Akhir Komisi Hak Asasi Manusia menyebut, pertemuan
> tanggal 24 Juli 1996 di Kodam Jaya dipimpin oleh Kasdam Jaya Brigjen Susilo
> Bambang Yudoyono. Hadir pada rapat itu adalah Brigjen Zacky Anwar Makarim,
> Kolonel Haryanto, Kolonel Joko Santoso dan Alex Widya Siregar. Di pertemuan
> ini diputuskan bahwa komando penyerbuan yang awalnya di bawah Mabes ABRI,
> diubah menjadi di bawah komando Kodam Jaya.
>
>
> Sumber: BeritaSatu.com
>
>
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail>
>  Virus-free.
> www.avg.com
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=webmail>
> <#m_-7307869407824980300_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
>
> 
>

Kirim email ke