https://nasional.tempo.co/read/1113935/gerindra-anggap-pernyataan-jokowi-mendorong-kekerasan?

PilihanUtama&campaign=PilihanUtama_Click_5


 Gerindra Anggap Pernyataan Jokowi Mendorong


 Kekerasan

Reporter:


       Friski Riana

Editor:


       Amirullah

Minggu, 5 Agustus 2018 12:11 WIB
Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri rapat umum relawan Jokowi di Sentul International Convention Centre, Bogor, Sabtu, 4 Agustus 2018. TEMPO/Friski Riana <https://statik.tempo.co/data/2018/08/04/id_723805/723805_720.jpg>

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri rapat umum relawan Jokowi di Sentul International Convention Centre, Bogor, Sabtu, 4 Agustus 2018. TEMPO/Friski Riana

*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Anggota Badan Komunikasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra <https://www.tempo.co/tag/gerindra>, Andre Rosiade, menyayangkan pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi kepada relawannya dalam rapat umum relawan Jokowi.

*Baca: Jokowi ke Relawan: Di Sana Militan, Di Sini Harus Lebih Militan <https://pilpres.tempo.co/read/1113798/jokowi-ke-relawan-di-sana-militan-di-sini-harus-lebih-militan>*

"Gerindra menyayangkan arahan Jokowi yang meminta relawannya berani jika diajak berantem," kata Andre dalam pesan singkat yang diterima /Tempo/, Ahad, 5 Agustus 2018.

Andre mengatakan pernyataan Jokowi itu bisa mendorong pada kekerasan. Sebelumnya, Jokowi memberikan sejumlah arahan kepada relawannya di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 4 Agustus 2018.

Jokowi meminta relawannya tidak memulai permusuhan, mencela, fitnah, dan menjelekkan orang lain. "Tapi kalau diajak berantem juga berani," ujar Jokowi.

Dalam pertemuan itu, Jokowi juga meminta para relawannya bekerja lebih keras dibandingkan dengan kubu sebelah dalam pemilihan presiden 2019. "Saya minta kepada relawan kerja keras. Kalau di sana militan, di sini harus lebih militan. Kalau di sana kerja keras, di sini harus lebih kerja keras lagi. Kalau di sana bersatu, di sini kita harus lebih bersatu lagi," ucapnya.

*Baca: Jokowi Sebut Kubu Lawan Belum Jelas Siapa Capresnya <https://pilpres.tempo.co/read/1113860/jokowi-sebut-kubu-lawan-belum-jelas-siapa-capresnya>*

Menurut Ketua Umum Pro-Jokowi Budi Arie Setiadi, pernyataan Jokowi itu tidak ada yang berlebihan. Presiden, kata dia, hanya memompa semangat relawan untuk lebih militan.

"Pernyataan Presiden menurut kami tepat dan bagus untuk memompa daya juang di tengah maraknya /hoax/ dan fitnah dengan data-data palsu," ucapnya.



==============



https://nasional.tempo.co/read/1113984/pernyataan-jokowi-dinilai-provokatif-begini-tanggapan-istana


 Pernyataan Jokowi Dinilai Provokatif, Begini


 Tanggapan Istana

Reporter:


       Dewi Nurita

Editor:


       Rina Widiastuti

Minggu, 5 Agustus 2018 15:50 WIB
0 komentar <https://nasional.tempo.co/read/1113984/pernyataan-jokowi-dinilai-provokatif-begini-tanggapan-istana#comments>
326
#

#


#



#




Juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi, saat ditemui dalam acara pembekalan bacaleg DPR RI di Hotel Mercure, Ancol pada Ahad, 5 Agustus 2018. TEMPO/Dewi Nurita <https://statik.tempo.co/data/2018/08/05/id_723954/723954_720.jpg>

Juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi, saat ditemui dalam acara pembekalan bacaleg DPR RI di Hotel Mercure, Ancol pada Ahad, 5 Agustus 2018. TEMPO/Dewi Nurita

*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi, membantah berbagai tudingan ihwal pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi <https://www.tempo.co/tag/jokowi> yang dianggap bernada provokatif saat memberikan arahan dalam acara relawan Pro Jokowi (Projo) di Sentul International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 4 Agustus 2018.

*Baca: Gerindra Anggap Pernyataan Jokowi Mendorong Kekerasan <https://nasional.tempo.co/read/1113935/gerindra-anggap-pernyataan-jokowi-mendorong-kekerasan>*

"Saya kira yang disampaikan Pak Jokowi itu hanya kiasan. Berantem jangan dikaitkan secara fisik saja. Maksudnya itu, kita tidak boleh memfitnah, tidak boleh mengeluarkan ujaran kebencian, tapi kita harus siap menghadapinya," ujar Johan saat ditemui di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Ahad, 5 Agustus 2018.

Johan menyampaikan hal itu menanggapi penyataan anggota Badan Komunikasi Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Andre Rosiade. Dalam pernyataannya, Andre menilai pernyataan Jokowi itu bisa mendorong kekerasan.

*Baca: Relawan Bela Jokowi Soal Pernyataan Berani Diajak Berantem <https://nasional.tempo.co/read/1113940/relawan-bela-jokowi-soal-pernyataan-berani-diajak-berantem>*

"Gerindra menyayangkan arahan Jokowi yang meminta relawannya berani jika diajak berantem," kata Andre dalam pesan singkat yang diterima /Tempo/, Ahad.

Dalam acara rapat umum relawan di Bogor itu, Jokowi meminta pendukungnya tidak memulai permusuhan, mencela, memfitnah, dan menjelekkan orang lain. "Tapi, kalau diajak berantem juga berani," kata Jokowi.

Dalam pertemuan dengan relawan itu, Jokowi juga meminta mereka bekerja lebih keras dibandingkan dengan kubu sebelah dalam pemilihan presiden 2019. "Saya minta kepada relawan kerja keras. Kalau di sana militan, di sini harus lebih militan. Kalau di sana kerja keras, di sini harus lebih kerja keras lagi. Kalau di sana bersatu, di sini kita harus lebih bersatu lagi," ucapnya.

*Baca: Jokowi ke Relawan: Di Sana Militan, Di Sini Harus Lebih Militan <https://pilpres.tempo.co/read/1113798/jokowi-ke-relawan-di-sana-militan-di-sini-harus-lebih-militan>*

Menurut Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi, pernyataan Jokowi <https://www.tempo.co/tag/jokowi> itu tidak ada yang berlebihan. Presiden, kata dia, hanya memompa semangat relawan untuk lebih militan. "Pernyataan Presiden, menurut kami, tepat dan bagus untuk memompa daya juang di tengah maraknya /hoax/ dan fitnah dengan data-data palsu," tuturnya.

*FRISKI RIANA*









Kirim email ke