https://nasional.tempo.co/read/1117442/korban-meninggal-gempa-lombok-bertambah-jadi-460-orang
/full&Paging=Otomatis
Korban Meninggal Gempa Lombok Bertambah
Jadi 460 Orang
Reporter:
Syafiul Hadi
Editor:
Endri Kurniawati
Rabu, 15 Agustus 2018 17:53 WIB
Seorang pengungsi korban gempa bumi mencuci pakaian mengunakan air dari
parit di dekat tempat pengungsian di Desa Santong, Kayangan, Lombok
Utara, NTB, Sabtu 11 Agustus 2018. Sejumlah tempat pengungsian korban
gempa bumi yang tersebar di berbagai wilayah di NTB membutuhkan
perangkat sanitasi untuk mandi, cuci, dan kakus. ANTARA FOTO/Zabur
Karuru <https://statik.tempo.co/data/2018/08/11/id_725382/725382_720.jpg>
Seorang pengungsi korban gempa bumi mencuci pakaian mengunakan air dari
parit di dekat tempat pengungsian di Desa Santong, Kayangan, Lombok
Utara, NTB, Sabtu 11 Agustus 2018. Sejumlah tempat pengungsian korban
gempa bumi yang tersebar di berbagai wilayah di NTB membutuhkan
perangkat sanitasi untuk mandi, cuci, dan kakus. ANTARA FOTO/Zabur Karuru
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB
menyebutkan korban meninggal akibat gempa Lombok
<https://www.tempo.co/tag/gempa-lombok>terus bertambah hingga saat ini.
"Hingga Rabu hari ini, tercatat 460 orang meninggal dunia," kata Kepala
Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam
keterangan tertulis, Rabu, 15 Agustus 2018.
BNPB mencatat korban meninggal akibat gempa ini terdapat di enam tempat
di Lombok dan Bali. Di Kabupaten Lombok Utara terdapat 396 orang
meninggal, Lombok Barat 39 orang, Kota Mataram 9 orang, Lombok Timur 12
orang, Lombok Tengah 2 orang, dan Kota Denpasar 2 orang.
*Baca:
Penanganan Gempa Lombok, Jokowi Sampaikan Lima Arahan
<https://nasional.tempo.co/read/1116777/penanganan-gempa-lombok-jokowi-sampaikan-lima-arahan>Begini
Kondisi Terakhir Akibat Gempa Lombok
<https://nasional.tempo.co/read/1115823/begini-kondisi-terakhir-akibat-gempa-lombok>*
Gempa berkekuatan 7 skala Richter mengguncang Lombok dan sekitarnya,
Ahad, 5 Agustus 2018. Setidaknya ada ratusan kali gempa susulan setelah
gempa utama itu. Terakhir, gempa susulan cukup besar kembali terjadi
pada Kamis, 9 Agustus 2018.
Evakuasi korban masih berlangsung sehingga jumlah korban tewas
diperkirakan masih bisa bertambah mengingat tim SAR gabungan masih
mencari korban lain yang tertimbun longsor. Di beberapa titik, seperti
di dua dusun Lombok Utara, diduga masih terdapat korban yang tertimbun
longsor. "Di Dusun Dompu, Kayangan, diduga ada empat orang dan di Dusun
Busur Timur, Rempek, Gangga, diduga ada satu orang tertimbun reruntuhan
bangunan."
*Baca: DPR Minta Gempa Lombok Ditetapkan Jadi ...
<https://nasional.tempo.co/read/1116175/dpr-minta-gempa-lombok-ditetapkan-jadi-bencana-nasional>
*
Gempa Lombok ini setidaknya juga menyebabkan 7.773 orang luka-luka, yang
terdiri atas 959 luka berat dirawat inap dan 6.774 luka ringan. Selain
itu, 417.529 orang terpaksa mengungsi ke ribuan titik lokasi
pengungsian. "Pengungsi terdiri dari 187.889 laki-laki dan 229.640
perempuan."
Menurut Sutopo, para pengungsi masih memerlukan banyak bantuan berupa
makanan dan logistik lain. Saat ini, kata dia, bantuan logistik belum
terdistribusi lancar dan merata ke semua titik pengungsian.
"Diperkirakan mereka masih cukup lama akan berada di pengungsian sambil
menunggu perbaikan rumah," ujarnya.
*Simak: Pemerintah Putuskan Gempa Lombok Bukan ...
<https://nasional.tempo.co/read/1115868/pemerintah-putuskan-gempa-lombok-bukan-bencana-nasional>*
Dari data sementara BNPB, gempa Lombok
<https://difabel.tempo.co/read/1117372/gempa-lombok-disabilitas-ingat-dch-untuk-selamatkan-diri>
juga mengakibatkan 71.962 rumah rusak, yang terdiri dari 32.016 rusak
berat, 3.173 rusak sedang, dan 36.773 rusak ringan. Sebanyak 671 unit
fasilitas pendidikan dan 52 unit fasilitas kesehatan juga rusak.