https://travel.detik.com/domestic-destination/d-4168387/cerita-mistis-dari-gunung-dukuh-ciamis
Rabu, 15 Agu 2018 23:15 WIB
DOMESTIC DESTINATIONS
Cerita Mistis dari Gunung Dukuh Ciamis
Dadang Hermansyah
Redaksi Travel
Share *0*
<https://travel.detik.com/domestic-destination/d-4168387/cerita-mistis-dari-gunung-dukuh-ciamis#>
Tweet *0*
<https://travel.detik.com/domestic-destination/d-4168387/cerita-mistis-dari-gunung-dukuh-ciamis#>
Share *0*
<https://travel.detik.com/domestic-destination/d-4168387/cerita-mistis-dari-gunung-dukuh-ciamis#>
2 komentar
<https://travel.detik.com/domestic-destination/d-4168387/cerita-mistis-dari-gunung-dukuh-ciamis#komentar>
Foto: Rimbunnya hutan Gunung Dukuh Ciamis (Dadang Hermansyah/detikTravel)
*Ciamis* - Ada cerita mistis dari Gunung Dukuh Ciamis. Bila membawa
ranting dari hutan ini, akan ada mahluk yang mengunjungi meminta ranting
itu dikembalikan. Hii!
Warga di Desa Jagabaya, Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis, Jawa
Barat, tak berani untuk memanfaatkan hasil hutan Gunung Dukuh yang ada
di wilayahnya. Bahkan hanya ranting untuk kayu bakar sekalipun.
Konon, setiap kali ada warga yang memaksa mengambil ranting pohon untuk
kayu bakar, pada malam harinya akan didatangi sosok mahluk halus
berwujud harimau (lodaya). Lalu meminta orang tersebut mengembalikan apa
yang diambilnya di hutan. Percaya atau tidak mitos ini sudah ada sejak
lama dan turun temurun.
Cerita Mistis dari Gunung Dukuh CiamisFoto: (Dadang Hermansyah/detikTravel)
Dengan mitos itu, hutan Gunung Dukuh kini masih terjaga keasriannya.
Pohon-pohon yang berusia ratusan tahun dengan batang pohon berdiameter
cukup besar masih berdiri kokoh. Bahkan di hutan itu terdapat sumber
mata air yang melimpah, kini digunakan warga untuk keperluan
sehari-hari. Hutan gunung dukuh sekarang ditetapkan sebagai kawasan
esensial.
"Memang mitos disini kuat, sudah turun temurun. Tidak boleh membawa
keluar apa-apa saja yang ada di hutan ini, ranting yang sudah jatuh saja
tidak boleh ada sanksinya. Apalagi menebang pohon, memang sejak dulu
seperti itu," ujar Kepala Desa Jagabaya Wawan Setiawan saat ditemui
detikTravel di lokasi hutan Gunung Dukuh, Rabu (15/8/2018).
Wawan juga membenarkan, sempat ada warganya seorang pendatang yang
mengambil ranting pohon di hutan itu. Baru disimpan dan belum digunakan
untuk kayu bakar, pada malam harinya ada yang datang dan meminta untuk
mengembalikannya.
Cerita Mistis dari Gunung Dukuh CiamisFoto: (Dadang Hermansyah/detikTravel)
"Kejadian itu sempat menjadi pembicaraan, jadi orang itu langsung
mengembalikannya ke hutan. Jadi sampai sekarang tidak ada lagi yang
berani. Memang harus menghormati amanah dari sesepuh. Kalau dibebaskan
mungkin hutan sudah habis," jelas Wawan.
Menurut Wawan, mitos yang berasal dari para pendahulunya itu terjadi
bukan tanpa alasan. Karena setiap manusia harus menjaga lingkungan dan
hutan, untuk diwariskan kepada anak cucu.
"Jangan sampai anak cucu kita tidak bisa menikmati keindahan alam. Hanya
karena pohon di hutan habis digunakan untuk pembangunan. Harus dirawat
dan dijaga," tegasnya.
Wawan menjelaskan, di tengah hutan gunung dukuh ini terdapat sumber mata
air. Dimana air yang keluar cukup melimpah. Sekarang dimanfaatkan oleh
warga untuk keperluan rumah tangga.
Cerita Mistis dari Gunung Dukuh CiamisFoto: (Dadang Hermansyah/detikTravel)
Sumber mata air yang bernama Ci Kahuripan ini juga dipercaya memiliki
khasiat tertentu, tergantung orang yang berdoa untuk memintanya. Seperti
dimudahkan dalam pekerjaan hingga mendapatkan rezeki. Bahkan setiap
Senin atau Kamis banyak yang datang dari daerah luar, sekaligus
berziarah. Karena di hutan itu terdapat makom atau peninggalan Ki Jagabaya.
"Amanah ini akan tetap kita jaga, supaya kelestarian alam di Desa ini
tetap terjaga. Karena manfaatnya dapat dirasakan. Musim kemarau ini
alhamdulillah kami tak kekurangan air," pungkasnya. *(wsw/aff)*