Nah, para elit bertengkar sendiri soal utang!!! SI A atau si B atau si C, yang
JELAS dan TAK BISA DIBANTAH bukan RAKYAT yang bikin hutang!!! Ini fakta dan
kenyataan yang HARUS DIINGAT!!! Tapi RAKYAT harus bayar hutang itu melalui
segala macam politik neo-liberal yang dipaksakan pada Rakyat.. Ayo, jangan
malu-malu pendukung Jokowi, tampillah, hunuskan pedang untuk membela sang
Negarawan ulung yang kerjanya ngemis modal asing dan cium pantat IMF dan Bank
Dunia!!!
On Monday, August 20, 2018 6:44 PM, "'j.gedearka' [email protected]
[temu_eropa]" <[email protected]> wrote:
https://bisnis.tempo.co/read/1118815/sri-mulyani-utang-396-t-dibuat-saat-zulkifli-hasan-jadi-
menteri/full&Paging=Otomatis
Sri Mulyani: Utang 396 T Dibuat Saat Zulkifli
Hasan jadi Menteri
Reporter:
Caesar Akbar
Editor:
Rr. Ariyani Yakti Widyastuti
Senin, 20 Agustus 2018 14:57 WIB Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
berbicara dengan petugas saat mengecek persiapan Asian Games 2018 di Terminal 3
Bandara Soekarno - Hatta, Tangerang, Senin, 13 Agustus 2018. Tempo/Hendartyo
Hanggi TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali
menanggapi tudingan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan
soal utang pemerintah. Menurut Sri Mulyani, pembayaran pokok utang tahun 2018
sebesar Rp 396 triliun dihitung berdasarkan posisi utang per akhir Desember
2017. Baca: Rasio Utang Terhadap PDB Terus Naik, Ini Rencana Sri Mulyani Dari
jumlah tersebut, 44 persen adalah utang yang dibuat pada periode sebelum era
Presiden Jokowi. "Ketua MPR saat ini adalah bagian dari kabinet saat itu," ujar
Sri Mulyani, seperti dikutip dari status akun Facebook resminya, Senin, 20
Agustus 2018. Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional
seperti diketahui pernah menjabat Menteri kehutanan pada era Presiden Susilo
Bambang Yudhoyono. Ia mengemban jabatan itu selama sekitar lima tahun dari 22
Oktober 2009 – 1 Oktober 2014. Baca: Utang Jatuh Tempo di 2019 Rp 409 T, Sri
Mulyani: Agak Berat Unggahan Sri mulyani di media sosial itu adalah jawaban
atas kritik yang dilontarkan Zulkifli dalam pidato sidang tahunan Majelis
Permusyawaratan Rakyat, Kamis pekan lalu, 16 Agustus 2018. Waktu itu, ia
menyampaikan bahwa besar pembayaran pokok utang Pemerintah yang jatuh tempo
tahun 2018 sebesar Rp 400 triliun. Pada sore harinya, Sri Mulyani menanggapi
bahwa pemerintah selama ini sangat hati-hati dalam mengelola utang. Zulkifli
menyebut angka itu tidak wajar. Pasalnya, menurut dia, angka tersebut tujuh
kali lebih besar dari dana desa dan enam kali lebih besar dari anggaran
kesehatan. Sementara, Sri Mulyani menilai pernyataan Zulkifli bermuatan politis
dan menyesatkan. Sri Mulyani lantas menjelaskan bahwa 31,5 persen pembayaran
pokok utang adalah untuk instrumen Surat Perbendaharaan Negara atau Surat
Perbendaharaan Negara Syariah yang bertenor di bawah satu tahun dan merupakan
instrumen untuk mengelola arus kas. "Pembayaran utang saat ini adalah kewajiban
yang harus dipenuhi dari utang masa lalu, mengapa baru sekarang diributkan,"
ujarnya. Setelah Zulkifli melontarkan kritik dengan perbandingan, Sri Mulyani
berusaha menjawab tudingan itu dengan perbandingan jumlah pembayaran pokok
utang dengan anggaran kesehatan dan anggaran Dana Desa. Sri Mulyani
menjelaskan, jumlah pembayaran pokok utang Indonesia tahun 2009 adalah Rp 117,1
triliun, sedangkan anggaran kesehatan adalah Rp 25,6 triliun. Jadi perbandingan
pembayaran pokok utang dan anggaran kesehatan adalah 4,57 kali lipat. Pada
tahun 2018, pembayaran pokok utang adalah Rp 396 triliun sedangkan anggaran
kesehatan adalah Rp 107,4 triliun, atau perbandingannya turun 3,68 kali.
Artinya, ujar bekas Direktur Bank Dunia itu, rasio yang baru tersebut sudah
menurun dalam sembilan tahun sebesar 19,4 persen. Bahkan, di tahun 2019, Sri
Mulyani berujar anggaran kesehatan meningkat menjadi Rp 122 triliun atau
sebesar 4,77 kali anggaran tahun 2009, dan rasionya mengalami penurunan jauh
lebih besar lagi, yakni 26,7 persen. Pada periode tahun depan, anggaran
kesehatan tidak hanya untuk dana yang dialokasikan ke Kementerian Kesehatan,
tapi juga untuk program peningkatan kesehatan masyarakat lainnya, termasuk dana
alokasi khusus Kesehatan dan Keluarga Berencana. "Mengapa pada saat Ketua MPR
ada di kabinet dulu tidak pernah menyampaikan kekhawatiran kewajaran
perbandingan pembayaran pokok utang dengan anggaran kesehatan, padahal rasionya
lebih tinggi dari sekarang?" ujar Sri Mulyani. "Jadi ukuran kewajaran yang
disebut Ketua MPR sebenarnya apa?" Hingga berita ini ditulis, status Sri
Mulyani itu sudah ditanggapi oleh 1.500 komenter oleh netizen dan di-share
sebanyak 7.700 kali. Sejak lima jam yang lalu diunggah hingga kini sudah ada 10
ribu orang yang membubuhkan tanda emoji terhadap status tersebut.
#yiv6972376945 #yiv6972376945 -- #yiv6972376945ygrp-mkp {border:1px solid
#d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-mkp #yiv6972376945hd
{color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px
0;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-mkp #yiv6972376945ads
{margin-bottom:10px;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-mkp .yiv6972376945ad
{padding:0 0;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-mkp .yiv6972376945ad p
{margin:0;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-mkp .yiv6972376945ad a
{color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-sponsor
#yiv6972376945ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-sponsor #yiv6972376945ygrp-lc #yiv6972376945hd {margin:10px
0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-sponsor #yiv6972376945ygrp-lc .yiv6972376945ad
{margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv6972376945 #yiv6972376945actions
{font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv6972376945
#yiv6972376945activity
{background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv6972376945
#yiv6972376945activity span {font-weight:700;}#yiv6972376945
#yiv6972376945activity span:first-child
{text-transform:uppercase;}#yiv6972376945 #yiv6972376945activity span a
{color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv6972376945 #yiv6972376945activity span
span {color:#ff7900;}#yiv6972376945 #yiv6972376945activity span
.yiv6972376945underline {text-decoration:underline;}#yiv6972376945
.yiv6972376945attach
{clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px
0;width:400px;}#yiv6972376945 .yiv6972376945attach div a
{text-decoration:none;}#yiv6972376945 .yiv6972376945attach img
{border:none;padding-right:5px;}#yiv6972376945 .yiv6972376945attach label
{display:block;margin-bottom:5px;}#yiv6972376945 .yiv6972376945attach label a
{text-decoration:none;}#yiv6972376945 blockquote {margin:0 0 0
4px;}#yiv6972376945 .yiv6972376945bold
{font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv6972376945
.yiv6972376945bold a {text-decoration:none;}#yiv6972376945 dd.yiv6972376945last
p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6972376945 dd.yiv6972376945last p
span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv6972376945
dd.yiv6972376945last p span.yiv6972376945yshortcuts
{margin-right:0;}#yiv6972376945 div.yiv6972376945attach-table div div a
{text-decoration:none;}#yiv6972376945 div.yiv6972376945attach-table
{width:400px;}#yiv6972376945 div.yiv6972376945file-title a, #yiv6972376945
div.yiv6972376945file-title a:active, #yiv6972376945
div.yiv6972376945file-title a:hover, #yiv6972376945 div.yiv6972376945file-title
a:visited {text-decoration:none;}#yiv6972376945 div.yiv6972376945photo-title a,
#yiv6972376945 div.yiv6972376945photo-title a:active, #yiv6972376945
div.yiv6972376945photo-title a:hover, #yiv6972376945
div.yiv6972376945photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv6972376945
div#yiv6972376945ygrp-mlmsg #yiv6972376945ygrp-msg p a
span.yiv6972376945yshortcuts
{font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv6972376945
.yiv6972376945green {color:#628c2a;}#yiv6972376945 .yiv6972376945MsoNormal
{margin:0 0 0 0;}#yiv6972376945 o {font-size:0;}#yiv6972376945
#yiv6972376945photos div {float:left;width:72px;}#yiv6972376945
#yiv6972376945photos div div {border:1px solid
#666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv6972376945
#yiv6972376945photos div label
{color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv6972376945
#yiv6972376945reco-category {font-size:77%;}#yiv6972376945
#yiv6972376945reco-desc {font-size:77%;}#yiv6972376945 .yiv6972376945replbq
{margin:4px;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-actbar div a:first-child
{margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-mlmsg
{font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-mlmsg select, #yiv6972376945 input, #yiv6972376945 textarea
{font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-mlmsg pre, #yiv6972376945 code {font:115%
monospace;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-mlmsg *
{line-height:1.22em;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-mlmsg #yiv6972376945logo
{padding-bottom:10px;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-msg p a
{font-family:Verdana;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-msg
p#yiv6972376945attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-reco #yiv6972376945reco-head
{color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-reco
{margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-sponsor
#yiv6972376945ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-sponsor #yiv6972376945ov li
{font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-sponsor #yiv6972376945ov ul {margin:0;padding:0 0 0
8px;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-text
{font-family:Georgia;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-text p {margin:0 0 1em
0;}#yiv6972376945 #yiv6972376945ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv6972376945
#yiv6972376945ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none
!important;}#yiv6972376945