https://nasional.tempo.co/read/1119505/ini-yang-dimaksud-mahfud-md-menghindari-pemimpin-jahat-
berkuasa/full&Paging=Otomatis
Ini yang Dimaksud Mahfud MD Menghindari
Pemimpin Jahat Berkuasa
Reporter:
Muh. Syaifullah (Kontributor)
Editor:
Kukuh S. Wibowo
Rabu, 22 Agustus 2018 16:44 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1119505/ini-yang-dimaksud-mahfud-md-menghindari-pemimpin-jahat-berkuasa/full&Paging=Otomatis#comments>
001
#
#
#
#
Mahfud MD. TEMPO/Dhemas Reviyanto
<https://statik.tempo.co/data/2013/05/21/id_186235/186235_620.jpg>
Mahfud MD. TEMPO/Dhemas Reviyanto
*TEMPO.CO*, *Yogyakarta *- Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD
<https://www.tempo.co/tag/mahfud-md>mengingatkan pada masyarakat agar
tidak golput dalam pemilu 2019 untuk mencegah berkuasanya pemimpin
jahat. Saat ditanya siapa pemimpin jahat yang dimaksudkan, Mahfud
berujar apa yang ia ungkapkan itu dalam konteks tidak boleh golput dalam
pemilu.
“Begini, konteksnya orang tidak boleh golput, harus memilih. Memilih itu
siapa yang dipilih? Tidak ada pemimpin yang baik, (semua) ada baiknya
dan ada jeleknya,” kata Mahfud di Pondok Pesantren Muallimin,
Yogyakarta, Rabu, 22 Agustus 2018.
Baca: Soal Orang Jahat yang Disebut Mahfud MD, Sandiaga: Semuanya Baik
<https://nasional.tempo.co/read/1119288/soal-orang-jahat-yang-disebut-mahfud-md-sandiaga-semuanya-baik>
Pemilihan umum, kata dia, bukan memilih orang yang sangat baik,
melainkan untuk menghindari orang yang lebih jahat. “Siapa orangnya,
anda pilih sendiri. Kalau ada calon anggota (DPR) 560, mana yang paling
baik menurut anda pilih saja. Tapi jangan golput,” kata dia.
Sama dengan pemilihan presiden, kata Mahfud, ada calon yang punya sisi
baik dan sisi buruk. Karena itu ia menyarankan agar masyarakat memilih
calon yang paling baik. “Saya tidak mengatakan mana yang baik mana yang
jahat, anda sendiri yang memilih,” kata Mahfud.
Simak: Mahfud MD: Saya Tidak Bisa Jadi Tim Kampanye Manapun
<https://nasional.tempo.co/read/1118763/mahfud-md-saya-tidak-bisa-jadi-tim-kampanye-manapun>
Namunsecara filosofis, menurutnya, tidak mungkin masyarakat memilih
orang baik karena calonnya bukan nabi ataupun malaikat. Sebagai manusia
biasa, calon presiden pasti ada kelemahannya. “Pilih yang lebih baik
supaya yang lebih jahat tidak memimpin,” ucapnya.
Mahfud mengatakan apa yang ia ucapkan itu sebenarnya bukan kalimat baru.
Sebab, agamawan Franz Magnis Suseno juga pernah mengatakan hal yang
sama. “Kalau saya yang mengatakan jadi /diributin/, kenapa,” ujar Mahfud.
Saat ditanyapasangan calon presiden dan wakil presiden mana yang bakal
ia pilih, Mahfud masih merahasiakan. Ia tidak mau membocorkan
pilihannya. “Itu rahasia. Langsung, umum, bebas dan rahasia,” kata dia.
Lihat: Bertemu Mahfud MD, Romi PPP: Saya Dapat Penjelasan Utuh
<https://nasional.tempo.co/read/1118233/bertemu-mahfud-md-romi-ppp-saya-dapat-penjelasan-utuh>
Mantan Ketua Umum Pengurus Pusat MuhammadiyahSyafii Maarif yang berada
di samping Mahfud mendukung ajakan untuk tidak golput. Sambil tersenyum
ia berujar daripada golput lebih baik masuk golfud alias golongan
Mahfud. “Golfud itu baik, jangan golput,” kata tokoh senior yang akrab
disapa Buya ini.
Mahfud MD sebelumnya mengingatkan agar masyarakat tak memilih jalur
golput dalam pemilihan presiden atau Pilpres dan pemilihan legislatif
(Pileg) 2019. Ia mengatakan dalam pemilu menggunakan hak suaranya bukan
hanya untuk mendapat pemimpin yang baik, tetapi juga menghindarkan
negara jatuh ke tangan orang jahat.
“Saudara tidak boleh golput, kita melakukan pemilu ini bukan memilih
orang yang bagus betul, tapi menghindari orang jahat memimpin negeri
ini,” kata Mahfud MD
<https://nasional.tempo.co/read/1115594/mahfud-md-pak-jokowi-tak-usah-merasa-bersalah>,
Senin 20 Agustus 2018 saat menyampaikan pembekalan pada para calon
legislatif Partai Solidaritas Indonesia di Balai Sarbini, Jakarta Selatan.