*Indonesia Peroleh Peluang Perkembangan Dengan Asian Games*
2018-09-05 11:05:32
http://indonesian.cri.cn/20180905/985c66a1-7868-1753-5752-7d5fbdf5d76b.html
Menurut statistik pihak resmi Indonesia, selama Asian Games ke-18 yang
baru saja ditutup, diperkirakan sejumlah 700 ribu turis berkunjung ke
Indonesia, pendapatan valuta asing Indonesia mencapai Rp. tiga triliun.
Media setempat pada umumnya berpendapat, sebagai perhelatan olahraga
Asia yang diselenggarakan setiap empat tahun, Asian Games tidak saja
menarik sejumlah besar dana dan arus personel, tetapi juga membawa
peluang perkembangan baru bagi Indonesia.
Pada akhir Juli tahun ini, rel kereta ringan di Palembang yang dibangun
dengan bantuan Tiongkok beroperasi secara uji coba dengan menyediakan
dukungan transportasi bagi Asian Games selanjutnya. Rel kereta ringan
sepanjang 45 kilometer dibangun dengan bantuan Tiongkok, proyek tersebut
tidak saja menyediakan penempatan tenaga kerja sebanyak hampir seribu,
tetapi juga meredakan tekanan transportasi di dalam kota Palembang,
menyediakan jaminan infrastruktur yang sempurna bagi Asian Games.
Sejalan dengan peresmian rel jalan kereta ringan, penduduk setempat
mempunyai alternatif bepergian yang baru, lebih mudah untuk pulang balik
di tengah kota, sementara bermanfaat bagi industri pariwisata.
Tidak saja di Palembang, Komisi Penyelenggara Asian Games Indonesia
menyatakan, untuk mempersiapkan Asian Games, pemerintah Indonesia
berinvestasi jangka panjang di bidang pemanfaatan ruang publik dan
perkembangan kota di hari depan, memperluas tanah hijau yang lebih
banyak dan memperbaiki cara kehidupan para warga.
Selain itu, investasi pembangunan infrastruktur secara langsung
mendorong perkembangan industri terkait dan menciptakan tempat kerja
yang lebih banyak. Asian Games selain membawa dana senilai US$ 1,6
miliar, penempatan tenaga kerja di berbagai industri lainnya seperti
perhotelan, rekreasi, transportasi dan boga meningkat tajam. Menurut
perkiraan Komisi Penyelenggara Asian Games, ditinjau dari jangka
panjang, Asian Games akan menyumbangkan dana tambahan sebesar US$ 3
miliar bagi volume total perekonomian Indonesia dari tahun 2015 hingga
tahun 2019, di antaranya US$ 1,27 miliar akan digunakan di bidang
pembangunan infrastruktur.
Pada tahun lalu, industri pariwisata telah menyumbangkan pendapatan
valuta asing senilai US$ 16,8 miliar, penyelenggaraan Asian Games
mendorong pemerintah Indonesia berencana untuk merealisasi target
pertumbuhan sebanyak 20% pada industri pariwisata. Industri pariwisata
merupakan salah satu di antara lima industri penyangga perkembangan
prioritas dalam program pemerintah Indonesia, Departemen Pariwisata
Indonesia berencana untuk menerima 20 juta turis asing pada tahun 2019
dengan pendapatan senilai US$ 24 miliar.
Selama penyelenggaraan Asian Games, perusahaan kecil dan mikro,
khususnya pedagang kali lima di sekitar lapangan pertandingan telah
memainkan peran yang penting. Perusahaan kecil dan mikro merupakan dasar
perekonomian Indonesia, mencapai 99% dari pada jumlah total pasar dengan
menyediakan tempat kerja sebanyak 100 juta.
Pakar berpendapat, penyelenggaraan sukses Asian Games telah menyediakan
peluang bagi perkembangan ekonomi Indonesia, khususnya memperlihatkan
potensi besar dan status industri pariwisata dalam perkembangan ekonomi
Indonesia, memang hal itu diperlukan peningkatan pembangunan
infrastruktur untuk mendukung industri pariwisata. Namun ditinjau dari
lingkup yang lebih luas, mendorong ekonomi dan ekspor, mengatur status
dalam rantai nilai global serta mengintensifkan tenaga kerja dan daya
saing sektor suplai lokal tetap merupakan tantangan realitas yang perlu
dihadapi oleh perekonomian Indonesia pada “era pasca Asian Games”.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com