http://mediaindonesia.com/read/detail/186603-rakyat-indonesia-diminta-mengetahui-benar-rekam-jejak-
capres-cawapres
/*Rakyat Indonesia Diminta Mengetahui Benar
*/
/*Rekam Jejak Capres-Cawapres */
Penulis: *Micom* Pada: Selasa, 25 Sep 2018, 21:50 WIB Politik dan Hukum
<http://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum>
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/186603-rakyat-indonesia-diminta-mengetahui-benar-rekam-jejak-capres-cawapres>
<http://twitter.com/home/?status=Rakyat%20Indonesia%20Diminta%20Mengetahui%20Benar%20Rekam%20Jejak%20Capres-Cawapres%20%20http://mediaindonesia.com/read/detail/186603-rakyat-indonesia-diminta-mengetahui-benar-rekam-jejak-capres-cawapres%20via%20@mediaindonesia>
Rakyat Indonesia Diminta Mengetahui Benar Rekam Jejak Capres-Cawapres
<http://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2018/09/32065ed106db2a7b105315311bc879eb.jpg>
/Maksimus Ramses Lalongkoe. -- Istimewa/
PEMILIHAN Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia bukan sekadar
memilih kepala negara untuk memimpin bangsa selama lima tahun ke depan.
Namun proses demokrasi yang berlangsung sekali dalam lima tahun itu
harus dijadikan sebagai momentum strategis bagi rakyat untuk mengenal
secara baik dan secara komprehensip rekam jekak calon pemimpinnya.
Hal ini dikatakan pengamat politik dari Lembaga Analisis Politik
Indonesia (L-API), Maksimus Ramses Lalongkoe.
Menurut pria yang biasa disapa Ramses ini, Pemilihan Umum Presiden 2019
yang diikuti dua pasangan calon yakni, pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin
dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, seluruh rakyat Indonesia yang sudah
menggunakan hak pilih mereka harus benar-benar mengetahui sepak terjang
dan rekam jejak para capres dan cawapres, sebab menentukan hak pilih
yang salah akan berdampak buruk terhadap masa depan bangsa Indonesia.
"Pilpres 2019 itu bukan hanya memilih kepala negara untuk pimpin bangsa
selama lima tahun ke depan. Tapi proses demokrasi ini juga harus
dijadikan momentum strategis bagi seluruh rakyat untuk mengenal secara
baik dan komprehensif rekam jekak calon pemimpinnya. Rakyat Indonesia
yang punya hak pilih harus mengetahui benar sepak terjang dan rekam
jejak para capres dan cawapres sebelum memberikan dukungan dan
menentukan hak pilihnya," kata Ramses kepada wartawan di Jakarta, Selasa
(25/9).
Lebih lanjut ia menjelaskan, dua pasangan capres-cawapres yang ikut
bertarung pada Pemilu 2019 masing-masing memiliki kelebihan dan
kekurangan. Kelebihan dan kekurangan masing-masing individu
capres-cawapres ini yang harus diketahui secara baik oleh rakyat
pemilih, sehingga pemimpin yang dihasilkan benar-benar menjadi pemimpin
bagi seluruh rakyat Indonesia dan mau berjuang dan berkorban untuk
memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
Mantan jurnalis ini melanjutkan, publik Indonesia harus mengetahui
rekaman perjalanan hidup capres Prabowo Subianto saat masih aktif
menjadi anggota militer. Sebab, berdasarkan Keputusan Dewan Kehormatan
Perwira No. KEP/03/VIII/1998/DKP, Angkatan Bersenjata Republik
Indonesia, Markas Besar DKP, menerangkan tindak pidana ketidakpatuhan
yang dilakukan Prabowo saat masih aktif sebagai militer.
Dalam keputusan itu kata Ramses, DKP menjelaskan secara detail terkait
tindakan yang dilakukan Letnan Jenderal Prabowo Subianto, seperti
melaksanakan dan mengendalikan operasi dalam rangka stabilitas nasional
yang bukan menjadi wewenangnya tetapi wewenang Pangab, tidak melibatkan
staf organik dalam prosedur staf, pengendalian dan pengawasan, tidak
melaksanakan tugas dan tanggung jawab komando dalam pengendalian
tindakan-tindakan satgas Merpati dan Satgas Mawar, sering keluar negeri
tanpa izin dari Kasad atau Pangab, dan beberapa pelanggaran lainnya
berdasarkan hasil pemeriksaan terperiksa dan saksi-saksi yang dilakukan
DKP sesuai hasil Sidang Kehormatan Perwiara.
"Saya kira publik perlu ketahui rekam jejak Pak Prabowo Subianto saat
masih aktif di militer, kan kalau kita mencermati isi keputusan Dewan
Kehormatan Perwira itu, terlihat secara jelas kesimpulannya pak Prabowo
melakukan tindak pidana ketidakpatuhan berdasarkan hasil pemeriksaan
terperiksa dan saksi-saksi yang dilakukan pihak DKP saat Sidang
Kehormatan Perwira," ujar Ramses.
Ia menambahkan, rekam jejak calon pemimpin sangat penting dibuka ke
ruang publik agar rakyat bisa menilai, sebelum menjatuhkan pilihan
dukungan, agar calon pemimpin yang dipilih benar-benar menjadi panutan
rakyat.
"Rekam jejak calon harus dibuka ke ruang publik, supaya rakyat bisa
menilai sebelum rakyat tentukan arah dukungan dan menjatuhkan pilihan
politiknya," tegasnya. (RO/OL-1)
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/186603-rakyat-indonesia-diminta-mengetahui-benar-rekam-jejak-capres-cawapres>
<http://twitter.com/home/?status=Rakyat%20Indonesia%20Diminta%20Mengetahui%20Benar%20Rekam%20Jejak%20Capres-Cawapres%20%20http://mediaindonesia.com/read/detail/186603-rakyat-indonesia-diminta-mengetahui-benar-rekam-jejak-capres-cawapres%20via%20@mediaindonesia>
*TAGS:*#Pilpres 2019 <http://mediaindonesia.com/tag/detail/pilpres-2019>