Tapi, ... seandainya saja apa yang dinyatakan Sandi BOHONG dan yang
BENAR Susi, bahwa perijinan untuk nelayan, kapal dibawah 10GT dibebaskan
dari segala perijinan! Mestinya NELAYAN-NELAYAN itu tahu betul kalau
Sandi sedang berbohong!
Tapi lagi, kalau saja kenyataan Sandi keluarkan pernyataan itu saat
mengetahui sementara NELAYAN Indramayu mengeluh terbentur perijinan,
sebaiknya Menteri Susi turun ke Indramayu meneliti lebih dahulu mengapa
bisa terjadi? Apa benar yang mengeluh soal perijinan itu pemilik kapal
diatas 10GT, atau sebaliknya ada sementara pejabat KORUP di Indramayu yg
bikin ketentuan lain, ... menuntut nelayan kapal dibawah 10GT juga harus
memiliki ijin melaut? Bisa juga kemungkinan itu terjadi. Siapa tahuuu,
....???
-------- 轉寄郵件 --------
主旨: [GELORA45] Geram dengan Sandiaga, Susi Pudjiastuti: Jangan,Asal
Omong
日期: Wed, 17 Oct 2018 21:54:36 +0200
從: Awind [email protected] [GELORA45] <[email protected]>
https://bisnis.tempo.co/read/1137211/geram-dengan-sandiaga-susi-pudjiastuti-jangan-asal-omong/full&view=ok
Geram dengan Sandiaga,
Susi Pudjiastuti: Jangan Asal Omong
Reporter:
Chitra Paramaesti
Editor:
Rr. Ariyani Yakti Widyastuti
Rabu, 17 Oktober 2018 13:14 WIB
Gaya Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Wakil Gubernur DKI Jakarta
Sandiaga Uno setelah meraih garis finish bersama dalam adu cepat di
Festival Danau Sunter, Jakarta Utara, 25 Februari 2018. TEMPO/Maria
Fransisca Lahur.
<https://statik.tempo.co/data/2018/02/25/id_686933/686933_720.jpg>
Gaya Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Wakil Gubernur DKI Jakarta
Sandiaga Uno setelah meraih garis finish bersama dalam adu cepat di
Festival Danau Sunter, Jakarta Utara, 25 Februari 2018. TEMPO/Maria
Fransisca Lahur.
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti
geram dengan pernyataan calon wakil presiden Sandiaga
<https://bisnis.tempo.co/read/1136105/make-indonesia-great-again-mirip-trump-sandiaga-jangan-baper>
Uno, yang mengatakan pihaknya mempersulit perizinan penangkapan ikan di
Indramayu. "Saya marah, dan ini sudah diingatkan. Jangan bawa ekonomi
perikanan ke politik," ujar Susi di kantor Kementerian Kelautan dan
Perikanan, Rabu, 17 Oktober 2018.
*Baca:* *Sandiaga Uno Akui Aksi Tukar Dolarnya Adalah Pencitraan yang
....
<https://bisnis.tempo.co/read/1133562/sandiaga-uno-akui-aksi-tukar-dolarnya-adalah-pencitraan-yang>*
Susi menjelaskan, kelompok yang disebut nelayan ialah orang-orang yang
memiliki kapal berukuran di bawah 10 /gross tonase/ (GT). Susi
mengatakan sudah membebaskan nelayan tersebut dari segala perizinan.
Menurut Susi, perizinan kapal diberlakukan untuk kapal berukuran 10-30
GT. Kemudian izin tersebut dikeluarkan pemerintah daerah setempat, bukan
kementeriannya. Perizinan yang dikeluarkan Kementerian diperuntukkan
bagi kapal-kapal besar berukuran di atas 100 GT.
Susi menyayangkan pernyataan Sandiaga mengenai keberpihakan pemerintah
pada nelayan. Susi lalu menyebutkan Sandiaga seharusnya banyak melakukan
riset sebelum mengeluarkan pernyataan di depan publik. "Jadi jangan asal
/ngomong/, belajar dan baca undang-undang perikanan," tuturnya.
Nelayan, kata Susi, ialah orang yang mengoperasikan kapal tangkap ikan
di bawah 10 GT. Jika ukuran kapal besar, tidak dapat disebut
nelayan, melainkan industri. Selain itu, karena sebagai industri itu
pula, pendapatan setiap tahun bisa mencapai miliaran rupiah.
Sebelumnya, pada 10 Oktober lalu, Sandiaga mengunjungi Indramayu dan
bertemu dengan nelayan di tempat pelelangan ikan Karangsong. Di sana,
menurut Sandiaga, nelayan mengeluhkan soal surat perizinan penangkapan ikan.
*Baca: **Sandiaga Uno Sebut Biaya Hidup Kini Kian Berat
<https://bisnis.tempo.co/read/1129546/sandiaga-uno-sebut-biaya-hidup-kini-kian-berat>*
Para nelayan tersebut mengeluhkan tidak dapat melaut karena birokrasi
yang rumit. "Prabowo-Sandi tidak akan melupakan jasa nelayan. Proses
perizinan ini akan saya pangkas birokrasinya," ujar Sandiaga
<https://www.tempo.co/tag/sandiaga>.
------------------------------------------------------------------------
# Sandiaga <https://www.tempo.co/tag/sandiaga>
# Sandiaga Uno <https://www.tempo.co/tag/sandiaga-uno>
https://bisnis.tempo.co/read/1137230/disenggol-sandiaga-susi-pudjiastuti-sindir-kasus-ratna-sarumpaet/full&view=ok
Disenggol Sandiaga, Susi Pudjiastuti Sindir Kasus Ratna Sarumpaet
Reporter:
Chitra Paramaesti
Editor:
Rr. Ariyani Yakti Widyastuti
Rabu, 17 Oktober 2018 14:03 WIB
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengunjungi Pelabuhan
Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali pada Rabu, 10
Oktober 2018. Dalam kegiatan tersebut Menteri Susi melakukan dialog
dengan nelayan sekitar dan menyaksikan langsung proses bongkar muat
hasil tangkapan nelayan. Foto/Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja
Sama Luar Negeri KKP
<https://statik.tempo.co/data/2018/10/11/id_740171/740171_720.jpg>
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengunjungi Pelabuhan
Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali pada Rabu, 10
Oktober 2018. Dalam kegiatan tersebut Menteri Susi melakukan dialog
dengan nelayan sekitar dan menyaksikan langsung proses bongkar muat
hasil tangkapan nelayan. Foto/Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja
Sama Luar Negeri KKP
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Kekesalan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi
Pudjiastuti atas tudingan dari calon wakil presiden Sandiaga
<https://bisnis.tempo.co/read/1136084/sandiaga-jelaskan-kritik-prabowo-soal-ekonomi-kebodohan> Uno bahwa
pihaknya mempersulit izin penangkapan ikan di Indramayu berlanjut.
Setelah mempertanyakan basis data yang jadi dasar tudingan itu,
Susi juga mengungkit-ungkit soal hoax yang disebar oleh Ratna Sarumpaet.
*Baca: *Geram dengan Sandiaga, Susi Pudjiastuti: Jangan Asal Omong
<https://bisnis.tempo.co/read/1137211/geram-dengan-sandiaga-susi-pudjiastuti-jangan-asal-omong>
"Politikus jangan asal bicara. Nanti kayak yang operasi plastik, tidak
cek dan ricek langsung di-bluff," kata Susi di Kantor Kementerian
Kelautan dan Perikanan, Rabu, 17 Oktober 2018.
Sebelumnya pada 10 Oktober 2018 lalu, Sandiaga mengunjungi Indramayu dan
bertemu dengan nelayan di tempat pelelangan ikan Karangsong. Di sana,
Sandiaga menemui nelayan yang mengeluhkan soal surat perizinan
penangkapan ikan.
*Infografis:Terkait Kasus Hoax Penganiayaan, Ratna Mengajukan Status
Tahanan Kota <https://bit.ly/2pT2DXU>*
Para nelayan tersebut, mengeluhkan tidak dapat melaut diakibatkan oleh
birokrasi yang rumit. "Prabowo-Sandi tidak akan melupakan jasa nelayan.
Proses perizinan ini akan saya pangkas birokrasinya," ujar Sandiaga.
*Baca Lagi: Penyelesaian Konflik Sandiaga Uno dan Susi Pudjiastuti di
Danau Sunter <https://bit.ly/2NIklH2>*
Menanggapi hal itu, Susi menilai Sandiaga harus belajar Undang-undang
Perikanan sebelum mengeluarkan pernyataan di depan publik. "Dan Pak
Sandi Uno harus tahu UU Perikanan," ucapnya.
Pasalnya, peraturan penangkapan ikan yang dibuat Susi, diberlakukan
untuk kapal-kapal berukuran besar di atas 30 GT (Gross Tonnage), bukan
kapal kecil milik nelayan. Untuk nelayan yang ukuran kapalanya di bawah
10 GT, Susi sudah membebaskan perizinannya sejak 7 November 2017.
*Baca:* Make Indonesia Great Again Mirip Trump, Sandiaga: Jangan Baper
<https://bisnis.tempo.co/read/1136105/make-indonesia-great-again-mirip-trump-sandiaga-jangan-baper>
Alasan dibuatnya peraturan tersebut, kata Susi, dikarenakan rasio pajak
perikanan sangat rendah. Padahal hasil tangkap di lautan Indonesia
besar. Sehingga Susi menggalakkan pencatatan hasil penangkapan ikan di
laut. "Kalau mendorong tanpa kepatuhan, bagaimana negara membiayai
defisitnya," kata Susi menanggapi tudingan Sandiaga
<https://www.tempo.co/tag/sandiaga> tersebut.
#
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com