Makanya, pejabat kalau dengar sesuatu, perlu tanya dulu pada pejabat yang
bersangkutan. Tidak main tuduh.
Perlu juga investigasi di lapangan untuk mengumpulkan data yang accurate.
Kalau tujuannya menjatuhkan pejabat lain, ya soal lain....

On Thu, 18 Oct 2018 at 01:53, ChanCT [email protected] [URECA_SGT] <
[email protected]> wrote:

>
>
> Tapi, ... seandainya saja apa yang dinyatakan Sandi BOHONG dan yang BENAR
> Susi, bahwa perijinan untuk nelayan, kapal dibawah 10GT dibebaskan dari
> segala perijinan! Mestinya NELAYAN-NELAYAN itu tahu betul kalau Sandi
> sedang berbohong!
>
> Tapi lagi, kalau saja kenyataan Sandi keluarkan pernyataan itu saat
> mengetahui sementara NELAYAN Indramayu mengeluh terbentur perijinan,
> sebaiknya Menteri Susi turun ke Indramayu meneliti lebih dahulu mengapa
> bisa terjadi? Apa benar yang mengeluh soal perijinan itu pemilik kapal
> diatas 10GT, atau sebaliknya ada sementara pejabat KORUP di Indramayu yg
> bikin ketentuan lain, ... menuntut nelayan kapal dibawah 10GT juga harus
> memiliki ijin melaut? Bisa juga kemungkinan itu terjadi. Siapa tahuuu,
> ...???
>
>
> -------- 轉寄郵件 --------
> 主旨: [GELORA45] Geram dengan Sandiaga, Susi Pudjiastuti: Jangan,Asal Omong
> 日期: Wed, 17 Oct 2018 21:54:36 +0200
> 從: Awind [email protected] [GELORA45] <[email protected]>
> <[email protected]>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> https://bisnis.tempo.co/read/1137211/geram-dengan-sandiaga-susi-pudjiastuti-jangan-asal-omong/full&view=ok
> Geram dengan Sandiaga,
> Susi Pudjiastuti: Jangan Asal Omong
> Reporter: Chitra Paramaesti
> Editor: Rr. Ariyani Yakti Widyastuti
> Rabu, 17 Oktober 2018 13:14 WIB
> [image: Gaya Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Wakil Gubernur DKI Jakarta
> Sandiaga Uno setelah meraih garis finish bersama dalam adu cepat di
> Festival Danau Sunter, Jakarta Utara, 25 Februari 2018. TEMPO/Maria
> Fransisca Lahur.]
> <https://statik.tempo.co/data/2018/02/25/id_686933/686933_720.jpg>
>
> Gaya Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga
> Uno setelah meraih garis finish bersama dalam adu cepat di Festival Danau
> Sunter, Jakarta Utara, 25 Februari 2018. TEMPO/Maria Fransisca Lahur.
>
> *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Menteri Kelautan dan Perikanan
> Susi Pudjiastuti geram dengan pernyataan calon wakil presiden Sandiaga
> <https://bisnis.tempo.co/read/1136105/make-indonesia-great-again-mirip-trump-sandiaga-jangan-baper>
> Uno, yang mengatakan pihaknya mempersulit perizinan penangkapan ikan di
> Indramayu. "Saya marah, dan ini sudah diingatkan. Jangan bawa ekonomi
> perikanan ke politik," ujar Susi di kantor Kementerian Kelautan dan
> Perikanan, Rabu, 17 Oktober 2018.
>
> *Baca:* *Sandiaga Uno Akui Aksi Tukar Dolarnya Adalah Pencitraan yang ...
> <https://bisnis.tempo.co/read/1133562/sandiaga-uno-akui-aksi-tukar-dolarnya-adalah-pencitraan-yang>*
>
> Susi menjelaskan, kelompok yang disebut nelayan ialah orang-orang yang
> memiliki kapal berukuran di bawah 10 *gross tonase* (GT). Susi mengatakan
> sudah membebaskan nelayan tersebut dari segala perizinan.
>
> Menurut Susi, perizinan kapal diberlakukan untuk kapal berukuran 10-30 GT..
> Kemudian izin tersebut dikeluarkan pemerintah daerah setempat, bukan
> kementeriannya. Perizinan yang dikeluarkan Kementerian diperuntukkan bagi
> kapal-kapal besar berukuran di atas 100 GT.
>
> Susi menyayangkan pernyataan Sandiaga mengenai keberpihakan pemerintah
> pada nelayan. Susi lalu menyebutkan Sandiaga seharusnya banyak melakukan
> riset sebelum mengeluarkan pernyataan di depan publik. "Jadi jangan asal
> *ngomong*, belajar dan baca undang-undang perikanan," tuturnya.
>
> Nelayan, kata Susi, ialah orang yang mengoperasikan kapal tangkap ikan di
> bawah 10 GT. Jika ukuran kapal besar, tidak dapat disebut
> nelayan, melainkan industri. Selain itu, karena sebagai industri itu
> pula, pendapatan setiap tahun bisa mencapai miliaran rupiah.
>
> Sebelumnya, pada 10 Oktober lalu, Sandiaga mengunjungi Indramayu dan
> bertemu dengan nelayan di tempat pelelangan ikan Karangsong. Di sana,
> menurut Sandiaga, nelayan mengeluhkan soal surat perizinan penangkapan ikan.
>
> *Baca: **Sandiaga Uno Sebut Biaya Hidup Kini Kian Berat
> <https://bisnis.tempo.co/read/1129546/sandiaga-uno-sebut-biaya-hidup-kini-kian-berat>*
>
> Para nelayan tersebut mengeluhkan tidak dapat melaut karena birokrasi yang
> rumit. "Prabowo-Sandi tidak akan melupakan jasa nelayan. Proses perizinan
> ini akan saya pangkas birokrasinya," ujar Sandiaga
> <https://www.tempo.co/tag/sandiaga>.
> ------------------------------
>
>    - Sandiaga <https://www.tempo.co/tag/sandiaga>
>    - Sandiaga Uno <https://www.tempo.co/tag/sandiaga-uno>
>
>
>
>
> https://bisnis.tempo.co/read/1137230/disenggol-sandiaga-susi-pudjiastuti-sindir-kasus-ratna-sarumpaet/full&view=ok
> Disenggol Sandiaga, Susi Pudjiastuti Sindir Kasus Ratna Sarumpaet
> Reporter: Chitra Paramaesti
> Editor: Rr. Ariyani Yakti Widyastuti
> Rabu, 17 Oktober 2018 14:03 WIB
> [image: Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengunjungi
> Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali pada Rabu,
> 10 Oktober 2018. Dalam kegiatan tersebut Menteri Susi melakukan dialog
> dengan nelayan sekitar dan menyaksikan langsung proses bongkar muat hasil
> tangkapan nelayan. Foto/Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar
> Negeri KKP]
> <https://statik.tempo.co/data/2018/10/11/id_740171/740171_720.jpg>
>
> Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengunjungi Pelabuhan
> Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan, Jembrana, Bali pada Rabu, 10
> Oktober 2018. Dalam kegiatan tersebut Menteri Susi melakukan dialog dengan
> nelayan sekitar dan menyaksikan langsung proses bongkar muat hasil
> tangkapan nelayan. Foto/Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar
> Negeri KKP
>
> *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Kekesalan Menteri Kelautan dan
> Perikanan Susi Pudjiastuti atas tudingan dari calon wakil presiden
> Sandiaga
> <https://bisnis.tempo.co/read/1136084/sandiaga-jelaskan-kritik-prabowo-soal-ekonomi-kebodohan>
>  Uno bahwa
> pihaknya mempersulit izin penangkapan ikan di Indramayu berlanjut. Setelah
> mempertanyakan basis data yang jadi dasar tudingan itu, Susi juga
> mengungkit-ungkit soal hoax yang disebar oleh Ratna Sarumpaet.
>
> *Baca: *Geram dengan Sandiaga, Susi Pudjiastuti: Jangan Asal Omong
> <https://bisnis.tempo.co/read/1137211/geram-dengan-sandiaga-susi-pudjiastuti-jangan-asal-omong>
>
>  "Politikus jangan asal bicara. Nanti kayak yang operasi plastik, tidak
> cek dan ricek langsung di-bluff," kata Susi di Kantor Kementerian Kelautan
> dan Perikanan, Rabu, 17 Oktober 2018.
>
> Sebelumnya pada 10 Oktober 2018 lalu, Sandiaga mengunjungi Indramayu dan
> bertemu dengan nelayan di tempat pelelangan ikan Karangsong. Di sana,
> Sandiaga menemui nelayan yang mengeluhkan soal surat perizinan penangkapan
> ikan.
>
> *Infografis: Terkait Kasus Hoax Penganiayaan, Ratna Mengajukan Status
> Tahanan Kota <https://bit.ly/2pT2DXU>*
>
> Para nelayan tersebut, mengeluhkan tidak dapat melaut diakibatkan oleh
> birokrasi yang rumit. "Prabowo-Sandi tidak akan melupakan jasa nelayan.
> Proses perizinan ini akan saya pangkas birokrasinya," ujar Sandiaga.
>
> *Baca Lagi: Penyelesaian Konflik Sandiaga Uno dan Susi Pudjiastuti di
> Danau Sunter <https://bit.ly/2NIklH2>*
>
> Menanggapi hal itu, Susi menilai Sandiaga harus belajar Undang-undang
> Perikanan sebelum mengeluarkan pernyataan di depan publik. "Dan Pak Sandi
> Uno harus tahu UU Perikanan," ucapnya.
>
> Pasalnya, peraturan penangkapan ikan yang dibuat Susi, diberlakukan untuk
> kapal-kapal berukuran besar di atas 30 GT (Gross Tonnage), bukan kapal
> kecil milik nelayan. Untuk nelayan yang ukuran kapalanya di bawah 10 GT,
> Susi sudah membebaskan perizinannya sejak 7 November 2017.
>
> *Baca:* Make Indonesia Great Again Mirip Trump, Sandiaga: Jangan Baper
> <https://bisnis.tempo.co/read/1136105/make-indonesia-great-again-mirip-trump-sandiaga-jangan-baper>
>
> Alasan dibuatnya peraturan tersebut, kata Susi, dikarenakan rasio pajak
> perikanan sangat rendah. Padahal hasil tangkap di lautan Indonesia besar.
> Sehingga Susi menggalakkan pencatatan hasil penangkapan ikan di laut.
> "Kalau mendorong tanpa kepatuhan, bagaimana negara membiayai defisitnya,"
> kata Susi menanggapi tudingan Sandiaga <https://www.tempo.co/tag/sandiaga>
>  tersebut.
>
>
>    -
>
>
>
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> 不含病毒。www.avg.com
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> <#m_-2440440227202923946_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
> 
>

Kirim email ke