kalau tiap presiden ngomongnya kayak gini ya repot
sdh 4 th jadi presiden ngurus masalah honorer saja nggak beres2, apa memang gak 
becus?

---In [email protected], <ronggo303@...> wrote :

 apa para pensiunan ini tiba2 tua karena jokowi??


 On Mon, Nov 12, 2018 at 6:32 PM Tatiana Lukman jetaimemucho1@... 
mailto:jetaimemucho1@... [GELORA45] <[email protected] 
mailto:[email protected]> wrote:

   
 Nah, ini contoh lagi bagaimana rezim Jokowi membunuh rakyat pelan pelan. Bisa 
bayangkan bagaimana orang hidup dengan 150 ribu per bulan??Si Chan 
mencak-mencak ketika saya bilang bedanya Suharto dengan Jokowi adalah Suharto 
membunuh jutaan rakyat dalam beberapa hari saja. Sedangkan Jokowi membunuh 
rakyat pelan-pelan melalui kemiskinan, kebodohan, penderitaan, polusi 
lingkungan yang disebabkan asap yang menimbulkan dan memperparah kondisi mereka 
yang berpenyakit saluran pernafasan dan penyakit lain yang datang dari limbah 
industri dan pertambangan... Bisanya paling banter bilang  “nenek dalam 
tempurung” tapi tidak bisa membantah kenyataan ini... Banyak Guru Honorer 
Pensiun dengan Gaji Rp 150 Ribu Minggu, 11 November 2018 – 06:17 WIB

 
 jpnn.com http://jpnn.com, JAKARTA http://www.jpnn.com/tag/jakarta - Ketua 
Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Didi Suprijadi 
mengungkapkan banyak guru honorer yang pensiun dengan gaji sangat rendah. 
Bahkan, mereka pensiun sebagai guru honorer di usia 60 tahun.
 "Ada 1,2 juta guru honorer yang butuh kejelasan status dari pemerintah. Mereka 
bukan hanya bekerja 10-20 tahun tapi ada di atas 30 tahun dan kini pensiun 
sebagai guru honorer," kata Didi dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta.
 Yang membuat PB PGRI prihatin, tidak ada alokasi khusus untuk menaikkan gaji 
guru honorer ini.
 Dengan kesejahteraan minim, tak mudah bagi guru bisa fokus mengajar. Mereka 
akan mencari pekerjaan tambahan untuk memenuhi kebutuhan hidup.
 "Jadi kalau mau bicara mutu pendidikan, lihat dulu kesejahteraan gurunya. 
Kalau gurunya digaji Rp 150 ribu bagaimana bisa profesional," ucapnya.
 Dia menambahkan, nasib 1,2 juta guru honorer bisa terangkat bila DPR ikut 
mendesak pemerintah mengeluarkan kebijakan yang berpihak.
 Jangan tunggu 1,2 juta guru ini pensiun sebagai honorer dengan gaji Rp 150 
ribu per bulan dan dibayar per triwulan.
 "Cek di Cianjur, Aceh, dan daerah lain. Banyak yang pensiun sebagai guru 
honorer di usia 60 tahun. Ini fakta yang memiriskan hati," tandasnya. (esy/jpnn)


 
 
 
 
 


 

Kirim email ke