https://travel.detik.com/travel-news/d-4305510/suka-duka-pedagang-gelang-di-pantai-kuta?tag_from=
wp_cb_lifestyle_list&_ga=2.105991235.1345711851.1542390249-1572264137.1542390249
Jumat, 16 Nov 2018 21:57 WIB
TRAVEL NEWS
Suka Duka Pedagang Gelang di Pantai Kuta
Aditya Mardiastuti
detikTravel
Share *0*
<https://travel.detik.com/travel-news/d-4305510/suka-duka-pedagang-gelang-di-pantai-kuta?tag_from=wp_cb_lifestyle_list&_ga=2.105991235.1345711851.1542390249-1572264137.1542390249#>
Tweet *0*
<https://travel.detik.com/travel-news/d-4305510/suka-duka-pedagang-gelang-di-pantai-kuta?tag_from=wp_cb_lifestyle_list&_ga=2.105991235.1345711851.1542390249-1572264137.1542390249#>
Share *0*
<https://travel.detik.com/travel-news/d-4305510/suka-duka-pedagang-gelang-di-pantai-kuta?tag_from=wp_cb_lifestyle_list&_ga=2.105991235.1345711851.1542390249-1572264137.1542390249#>
3 komentar
<https://travel.detik.com/travel-news/d-4305510/suka-duka-pedagang-gelang-di-pantai-kuta?tag_from=wp_cb_lifestyle_list&_ga=2.105991235.1345711851.1542390249-1572264137.1542390249#komentar>
Pedagang gelang di Pantai Kuta (Aditya/detikTravel)
*Kuta* - Semakin siang jumlah turis yang berdatangan ke Pantai Kuta,
Bali makin ramai. Meski begitu, belum semua pedagang kebagian rezeki.
Salah satunya Wayan Asmini (42). Dia terlihat duduk beristirahat di
dekat pintu gerbang *Pantai Kuta* <https://www.detik.com/tag/kuta/%20>,
sementara beberapa pedagang lain terlihat asyik mengobrol satu dengan
lainnya.
Wayan sudah menjajakan dagangannya sejak pukul 10.00 Wita, tapi belum
ada dagangannya yang terjual. Baru siang hari ada temannya yang meminjam
dagangan menyetorkan keuntungan dari penjualan gelang.
"Sehari kadang laku 10 atau 5 nggak mesti. Kadang nggak dapat sama
sekali. Kadang gelang modal 20 saya jual Rp 40-50 ribu, ada juga harga
satu Rp 5 ribuan-10 ribu/tiga," terangnya kepada detikTravel, Jumat
(16/11/2018).
Gelang dagangan Wayan (Aditya/detikTavel)Gelang dagangan Wayan
(Aditya/detikTavel)
Wayan mengaku sudah berjualan sejak 1995. Dia memang lebih suka
berdagang ketimbang ikut orang.
"Sudah dari dulu jualan di sini 23 tahun, nggak punya kerjaan lain. Di
sini nggak ada yang ngatur. Kalau kerja di hotel kan full seminggu
paling satu kali libur," tuturnya.
Dia bercerita, Pantai Kuta paling ramai dikunjungi *wisatawan*
<https://www.detik.com/tag/wisatawan/%20> pada sore hari. Wayan mengaku
lebih banyak cerita duka daripada suka selama berjualan.
"Kayaknya banyakan keselnya, kadang (saya) nawarin (turis) nggak mau
tapi sama yang lain mau. Kadang ngerasa bodoh, kadang ada rezeki kita
tolak. Pernah dulu saya bilang Rp 100 ribu, tapi dikasih uang USD 1
dollar saya pegang saja, turisnya batal beli," cerita Wayan.
Kisah para pedagang ini, kadang luput dari perhatian kita saat liburan
ke Bali. Pantai Kuta memang penuh cerita, dari para manusia yang hadir
di sana. *(krn/rdy)*
kuta <https://www.detik.com/tag/kuta/> bali
<https://www.detik.com/tag/bali/> pantai
<https://www.detik.com/tag/pantai/>