RENUNGAN 🤔 🤓 🍒 Disimak disebut "jaman edan" ketika era Orba, semua yang tidak baik "dilihat" baik dan "dipercaya" sebagai kebaikan... Semua hukum "dikuasa"i oleh uang sehingga hukuman berlaku hanya" kehendak" sang pemesan pelanggar hukum pidana yang berduit korup ... Jadi contohnya KORUPSI "dipercaya" sebagai kebaikan maka korupsi atau maling atau pencurian uang negara itu perlu dilihat dilindungi hukum dan serta fitnah "marak" digunakan untuk membenarkan pemfitnahan dianggap kebaikan atau maka perbuatan fitnah dilindungi hukum atau berhukum pidana adalah dikuasai oleh uang menjadi "harus" layak dibenarkan "kecuali" untuk semua yang TIDAK SESUAI KEHENDAK si pemesan sebagai penguasa uang korupsi ...Ini contoh-contoh yang "tidak" patut di tiru, tidak "patut" dianut karena melanggar UUD negara RI 🌹 Maka pula menurut Orba hal korupsi Yayasan Supersemar yang diputuskan hukum telah menyelewengkan "fungsinya" untuk "menggelapkan" uang ke berbagai "kroninya" adalah hal yang baik maka dibelanya dengan "motif" kepentingan rakyat seperti biasa modus sang orba... KORUPSI jelas BUKAN ASPIRASI RAKYAT...
Verzonden via Yahoo Mail op Android Op vr, nov. 23, 2018 om 18:54 schreef Marco 45665 [email protected] [temu_eropa]<[email protected]>: Mohon disampaikan Link ini kepada Ketua Dewan Pertimbangan Partai ''Berkarya dan Bergaya Korupsi'' ini > Mbok Siti Hediati Hariyadi agar dibacanya...... mungkin akan sedikit sadar dan sedikit merasa Malu ( jikapun punya Kesadaran dan rasa Malu yang mungkin sudah tidak dipunyainya karena tertimbun OLEH BERGUDANG-GUDANG TUMPUKAN UANG KORUPSI ) | | | | Sat, 17 Nov, 15:25 (6 days ago) | | | | | | | https://www.globalresearch.ca/poverty-and-extreme-poverty-filming-in-the-most-depressing-city-on-earth-jakarta/5659556 Poverty and Extreme Poverty: Filming in the Most Depressing City on Earth — Jakarta. ** Penulis artikel ini - Andre Vitchek dalam tulisannya menyebut pihak Barat yang mendalangi kudeta 1965 | | Bez virů. www.avast.com | On Fri, 23 Nov 2018 at 14:12, Marco 45665 <[email protected]> wrote: Setiap saat ketika Ketua Dewan Pertimbangan Partai ''Berkarya dan Bergaya Korupsi'' ini > Siti Hediati Hariyadi yang sudah semakin gendut kekenyangan makan Duit Korupsi ( yang oleh seluruh Dynastinya turun-temurun yg diturunkan pada Para Kader Koruptnya ) - Maka Apa yang keluar dari Mulut Mak Coblang dan Si Mbok ini ...segala yang Pahit -Getirpun dirasakan olehnya dan oleh Para Abdi Pendukungnya serta Para Penjilatnya ....akan terasa Manis dan segala yang Segar menjadi BAU .... seperti Kata2 dan Pikirannyang ada didalam benak dan hati Mereka -seluruh Dynasti dan Para Prajurit Setiawannya... dan seperti Pepatah bilang > BAU BUSUK IKAN itu sudah mulai terasa dan selalu datang dan berasal dari Kepalanya < ..... Makanya Jangan suka Makan Ikan yang didapat dari '' BENGAWAN SOLO '' atau yang disiapkan dan dimasak dari Dapur '' KRATON MAKUNEGORO ''.... Ghitu lho ...... Hayo sopo sing ora Kangen karo IKANKU....?? | | Bez virů. www.avast.com | On Fri, 23 Nov 2018 at 04:40, ChanCT [email protected] [temu_eropa] <[email protected]> wrote: Titiek Soeharto Ungkap Dampak Yayasan Supersemar Dibekukan Reporter: Budiarti Utami Putri Editor: Rina Widiastuti Jumat, 23 November 2018 08:50 WIB 0 KOMENTAR 000 - Arial Roboto Times Verdana - - - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati atau Titiek Soeharto berbicara kepada wartawan sebelum nobar film Penumpasan Pengkhianatan G30S/PKI di Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta Selatan, Ahad, 30 September 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri. TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto menyebut pemerintah menghalangi rezeki orang lantaran membekukan Yayasan Supersemar. Titiek beralasan, yayasan yang sudah dibekukan selama dua tahun itu tak bisa lagi memberikan beasiswa kepada anak-anak Indonesia yang pandai tetapi tak bisa mengakses pendidikan. Baca: Terkait Kasus Yayasan Supersemar, Granadi Sudah Disita Sejak 2016 "Kami tidak bisa memberikan beasiswa kepada masyarakat yang anak-anaknya pintar itu tapi tidak mampu. Ini namanya apa ya, mengambil rezeki orang," kata Titiek di Istora Senayan, Jakarta, Kamis, 22 November 2018. Titiek mengatakan Yayasan Supersemar yang didirikan keluarga Cendana adalah yayasan pendidikan yang membantu anak-anak tidak mampu. Dia mengklaim, hingga saat ini sudah ada lebih dari dua juta orang yang mendapatkan beasiswa Yayasan Supersemar. Titiek juga mengklaim, 70 persen rektor yang memimpin universitas negeri merupakan penerima beasiswa Supersemar. "Karena mereka orang-orang pintar, jadi mereka dapat beasiswa Supersemar," ujarnya. Baca: PN Jakarta Selatan Masih Simpan Uang Sitaan Yayasan Supersemar Yayasan Supersemar divonis bersalah atas perkara penyelewengan dana beasiswa pada berbagai tingkatan sekolah yang tidak sesuai serta dipinjamnkan kepada pihak ketiga. Putusan peninjauan kembali (PK) Mahkamah Agung menyatakan Yayasan Supersemar harus membayar ganti rugi ke negara senilai Rp 4,4 triliun. Titiek mengklaim Yayasan Supersemar tidak bersalah. Dia menuding ada perintah kepada Kejaksaan hingga lembaga tersebut menyatakan yayasan bersalah. "Yayasan Supersemar tidak ada yang salah. Ini kan ada perintah sehingga Kejaksaan bilang Yayasan Supersemar salah," kata Titiek. Titik menambahkan, Yayasan Supersemar didirikan Soeharto dengan tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kata dia, pemerintah boleh tak menyukai Soeharto, tetapi Yayasan Supersemar harus tetap berjalan. ADVERTISEMENT Baca: Mengintip Aset-aset Yayasan Supersemar senilai Rp 4,4 Triliun Titiek lantas meminta pemerintah bijak dalam menyikapi persoalan tersebut. Apalagi, dia menilai pemerintah belum mampu mencukupi kebutuhan pendidikan untuk masyarakat. "Tolonglah pemerintah, bijaksanalah sedikit, kalau sudah bisa memenuhi pendidikan semua orang bisa sekolah dengan baik, fine. Tapi ini kan masih banyak yang butuh pendidikan ya, tapi kok disetop begitu," ujarnya. ANDITA RAHMA | | 不含病毒。www.avg.com | #yiv0630908820 #yiv0630908820 -- #yiv0630908820ygrp-mkp {border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:10px 0;padding:0 10px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mkp hr {border:1px solid #d8d8d8;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mkp #yiv0630908820hd {color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:700;line-height:122%;margin:10px 0;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mkp #yiv0630908820ads {margin-bottom:10px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mkp .yiv0630908820ad {padding:0 0;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mkp .yiv0630908820ad p {margin:0;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mkp .yiv0630908820ad a {color:#0000ff;text-decoration:none;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-sponsor #yiv0630908820ygrp-lc {font-family:Arial;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-sponsor #yiv0630908820ygrp-lc #yiv0630908820hd {margin:10px 0px;font-weight:700;font-size:78%;line-height:122%;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-sponsor #yiv0630908820ygrp-lc .yiv0630908820ad {margin-bottom:10px;padding:0 0;}#yiv0630908820 #yiv0630908820actions {font-family:Verdana;font-size:11px;padding:10px 0;}#yiv0630908820 #yiv0630908820activity {background-color:#e0ecee;float:left;font-family:Verdana;font-size:10px;padding:10px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820activity span {font-weight:700;}#yiv0630908820 #yiv0630908820activity span:first-child {text-transform:uppercase;}#yiv0630908820 #yiv0630908820activity span a {color:#5085b6;text-decoration:none;}#yiv0630908820 #yiv0630908820activity span span {color:#ff7900;}#yiv0630908820 #yiv0630908820activity span .yiv0630908820underline {text-decoration:underline;}#yiv0630908820 .yiv0630908820attach {clear:both;display:table;font-family:Arial;font-size:12px;padding:10px 0;width:400px;}#yiv0630908820 .yiv0630908820attach div a {text-decoration:none;}#yiv0630908820 .yiv0630908820attach img {border:none;padding-right:5px;}#yiv0630908820 .yiv0630908820attach label {display:block;margin-bottom:5px;}#yiv0630908820 .yiv0630908820attach label a {text-decoration:none;}#yiv0630908820 blockquote {margin:0 0 0 4px;}#yiv0630908820 .yiv0630908820bold {font-family:Arial;font-size:13px;font-weight:700;}#yiv0630908820 .yiv0630908820bold a {text-decoration:none;}#yiv0630908820 dd.yiv0630908820last p a {font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv0630908820 dd.yiv0630908820last p span {margin-right:10px;font-family:Verdana;font-weight:700;}#yiv0630908820 dd.yiv0630908820last p span.yiv0630908820yshortcuts {margin-right:0;}#yiv0630908820 div.yiv0630908820attach-table div div a {text-decoration:none;}#yiv0630908820 div.yiv0630908820attach-table {width:400px;}#yiv0630908820 div.yiv0630908820file-title a, #yiv0630908820 div.yiv0630908820file-title a:active, #yiv0630908820 div.yiv0630908820file-title a:hover, #yiv0630908820 div.yiv0630908820file-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv0630908820 div.yiv0630908820photo-title a, #yiv0630908820 div.yiv0630908820photo-title a:active, #yiv0630908820 div.yiv0630908820photo-title a:hover, #yiv0630908820 div.yiv0630908820photo-title a:visited {text-decoration:none;}#yiv0630908820 div#yiv0630908820ygrp-mlmsg #yiv0630908820ygrp-msg p a span.yiv0630908820yshortcuts {font-family:Verdana;font-size:10px;font-weight:normal;}#yiv0630908820 .yiv0630908820green {color:#628c2a;}#yiv0630908820 .yiv0630908820MsoNormal {margin:0 0 0 0;}#yiv0630908820 o {font-size:0;}#yiv0630908820 #yiv0630908820photos div {float:left;width:72px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820photos div div {border:1px solid #666666;min-height:62px;overflow:hidden;width:62px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820photos div label {color:#666666;font-size:10px;overflow:hidden;text-align:center;white-space:nowrap;width:64px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820reco-category {font-size:77%;}#yiv0630908820 #yiv0630908820reco-desc {font-size:77%;}#yiv0630908820 .yiv0630908820replbq {margin:4px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-actbar div a:first-child {margin-right:2px;padding-right:5px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:Arial, helvetica, clean, sans-serif;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mlmsg select, #yiv0630908820 input, #yiv0630908820 textarea {font:99% Arial, Helvetica, clean, sans-serif;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mlmsg pre, #yiv0630908820 code {font:115% monospace;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-mlmsg #yiv0630908820logo {padding-bottom:10px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-msg p a {font-family:Verdana;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-msg p#yiv0630908820attach-count span {color:#1E66AE;font-weight:700;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-reco #yiv0630908820reco-head {color:#ff7900;font-weight:700;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-reco {margin-bottom:20px;padding:0px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-sponsor #yiv0630908820ov li a {font-size:130%;text-decoration:none;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-sponsor #yiv0630908820ov li {font-size:77%;list-style-type:square;padding:6px 0;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-sponsor #yiv0630908820ov ul {margin:0;padding:0 0 0 8px;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-text {font-family:Georgia;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-text p {margin:0 0 1em 0;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-text tt {font-size:120%;}#yiv0630908820 #yiv0630908820ygrp-vital ul li:last-child {border-right:none !important;}#yiv0630908820
