Artikel konsumsi untukpara Tiongkok-haters/-hyperhaters.Suka, dibaca. Tidak suka, dihapus. Zosimpel is het!
Diskusi? Hal itu tidak sayakesampingkan, asal saja diskusi dilakukan di atas dasar kesepakatan ”Bersepakat mungkin tidak bersepakat”. Noroyono 25/11/2018 ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ Abdul Kholik. 25 maart 2018 PENJAJAH KUNING SEDANG MENGINTAI INDONESIA (Law-Justice.co) “Kita harus mengumpulkan kekuatanyang berasal dari 1,3 miliar lebih WargaChina di lebih dari 400 juta rumah tangga untuk mengupayakan sukses besarsosialisme dengan karakteristik China ”Xi Jinping - 习近 平, kata Perdana Menteri China, seperti dikutip mediaXinhua. Belanda telah berhasil menguasaiNegara kita 350 tahun lamanya. Mereka sering disebut sebagai penjajah kulitputih yang paling lama menguasai Indonesia. Penjajah kulit putih kini memangtinggal cerita, sebagai gantinya mulai ramai dibicarakan orang tentangmunculnya penjajah kulit kuning alias bangsa China. Penjajah kulit kuning ini disinyalirsedang ancang-ancang untuk menguasai wilayah-wilayah Indonesia melalui tangan-tanganpemegang kekuasaan. Berbagai kemudahan dan keistimewaan yang diberikan olehpemegang kuasa kepada investor dan pendatang dari China patut dibaca sebagaiindikasi ke arah sana. Benarkah pemerintah sekarang menggelarkarpet merah untuk bangsa China, sehingga bisa menguasai Indonesia? Bagaimanacara penjajah kuning itu menaklukkan suatu Negara termasuk Indonesia ? *Kebijakan Pro China* Paling tidak dari sisi ekonomi,kebijakan pemerintah Jokowi sangat pro kepada China. Sejak Jokowi naik panggungkekuasaan, kerjasama ekonomi antara Indonesia dan China memang meningkatsignifikan. Data dari Kepala BadanKoordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyebut pada tahun 2014 nilai investasiChina hanya menyentuh angka US$ 800 juta atau sekitar Rp 10,8 triliun untuksekitar 501 unit proyek yang dikerjakan. Jumlah tersebut meningkat hampir 3 kali lipat di tahun2016 dengan US$ 2,6 miliar atau sekitar Rp 35,2 triliun. Adapun jumlah proyekyang dikerjakan mencapai 1.734 unit proyek. Pada tahun 2017, jumlah investasiChina di Indonesia telah meningkat mencapai US$ 2,7 miliar . Yang menjadi soal adalah pola investasiyang ditawarkan China untuk Indonesia itu menggunakan sistem Turn Key ProjectManajemen. Turnkey Project Management adalah sebuah model investasi yang ditawarkandan disyaratkan China kepada Indonesia dengan sistem satu paket. Mulai dari topmanagement, pendanaan dengan sistem Preferential Buyer's Credit, materil danmesin, tenaga ahli, bahkan metode dan jutaan tenaga (kuli), baik legal maupunilegal didatangkan dari China. Turn key Project ini mengatur bahwaChina akan berinvestasi di Indonesia tetapi menggunakan produk, alat mesin, dantenaga kerja dari mereka. Turn Key Project inilah yang kemudian ditantadatanganioleh pemerintah Indonesia dalam rangka untuk mempercepat pertumbuhan ekonominasional. Belakangan diketahui bahwa Turn Key Project ini merupakan konsepChina dalam menciptakan lapangan kerja bagi penduduknya yang sangat besar,yakni mencapai lebih dari 1,5 miliar jiwa. Akibat penerapan investasi melaluisistem Turn Key Project, berbondong-bondong tenaga kerja asal China yang datangke Indonesia. Kabar bahwa adanya ribuan tenaga kerja dari Cina ke Indonesia telahdibenarkan oleh M. Hanif Dhakiri yaitu Menteri Tenaga Kerja kita. Kedatanganburuh impor ini mengancam terutama buruh kelas bawah yang semakin tidakberdaya. Pekerja-pekerja asal China ini biasabekerja di proyek investasi yang memang bekerja sama dengan pihak dari negaraPanda, seperti proyek PLTU Celukan Bawang di Buleleng, Bali yang diadakan olehChina Huadian Power Plant, China Huadian Engineering, Co. Ltd, PT CT 17, mitralokal PT General Energy Bali dan pembangunan pabrik semen PT Cemindo Gemilangdi Bayah, Banten dan tempat tempat lainnya. Masuknya tenaga kerja asing asal Chinaini diikuti oleh beberapa peristiwa janggal seperti penyelundupan manusia,narkoba dan penanaman bibit sayuran berbakteri, serta pengibaran bendera Chinadi sejumlah kawasan di Indonesia. Berbagai kasus yang mengiringi merebaknyatenaga kerja asal China ini antara lain adalah : *Pertama*, tertangkapnyalima pekerja warga negara Cina oleh Tim Patroli TNI AU Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, yangmelakukan pengeboran proyek kereta api cepat tanpa izin di wilayah Lanud HalimPerdanakusumah, Jakarta Timur pada April 2016. *Kedua*, sebanyak 700pekerja Cina dalam proyek pembangunan pabrik semen Merah Putih di KecamatanBayah, Lebak, Banten, yang dilakukan oleh PT.Cemindo Gemilang pertengahan 2015. *Ketiga*, di perusahaanpertambangan nikel di Kabupaten Konawe, Konawe Selatan dan Konawe Utara SulawesiTenggara,banyak tenaga asing asal Cina. Bahkan ada 500 warga China bekerja di PT. Virtue Dragon Nikcel Industry, lebih banyak dibanding tenaga kerja lokalyang hanya 246 orang saja. *Keempat*, buruh Cinamendominasi pengerjaan proyek PLTUCelukan Bawang di Buleleng Bali Kelima, pembangunan smelter bauksit di Kalimantan Barat. *Kelima*, sebanyak 26tenaga kerja asing ilegal asal Cina ditangkap petugas kantor Imigrasi Kelas IIKota Sukabumi, Jawa Barat. Mereka kedapatan menggunakan paspor kunjungan untukbekerja sebagai tenaga ahli di Pembangkitlistrik tenaga uap (PLTU) Pelabuhan Ratu Sukabumi. Mereka sudah tiga bulanbekerja yang disponsori PT Shanghai Electric Group *Berbagai Kemudahan* Banjirnya tenaga kerja mancanegarakhususnya dari China rupanya belum juga untuk membuat pemerintah waspada. Yangterjadi justru pemberian berbagai fasilitas kemudahan untuk mendatangkanmereka. Pemeritah melalui Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan sampaisaat ini disadari ada begitu banyak hal yang berkaitan dengan izin tenaga kerjaasing masih berbelit-belit. “ Oleh karena itu Presiden sudah instruksikan keseluruh kementerian terkait. Menkumham, Menaker, menteri teknis ada di perdagangan,perindustrian, KKP, Kementerian ESDM, untuk disederhanakan. Diberikan waktu duaminggu," kata Pramono. Selain makin mempermudah kedatangantenaga kerja asing khususnya China, pemerintah juga tak lagi membatasi jangkawaktu pekerja asing untuk tinggal di Indonesia. Kementerian Ketenagakerjaantelah mengubah ketentuan jangka waktu kerja bagi Tenaga Kerja Asing (TKA) diIndonesia dari semula hanya 1-2 tahun lalu diwajibkan melakukan perpanjangan,menjadi sesuai jangka waktu yang telah ditetapkan dalam perjanjian kontrakkerja. Selain itu, mempermudah persyaratan dan perizinan bagi TKA. Hal inibertujuan untuk mempermudah izin bagi TKA sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar investasimeningkat. Membanjirnya Tenaga Kerja asal Chinaternyata juga dibarengi dengan lemahnya penegakan hukum atas pelanggaranketentuan yang ada. Sebagai contoh implementasi UU No.13 Tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan.Dalam UU itu secara jelas melarang TKA untuk bekerja sebagai buruh kasar.Aturan itu dibuat untuk melindungi TK lokal yang tidak memiliki keahlian. Bagiperusahaan atau pengguna TKA yang melanggar bisa dikenakan kurungan penjarahingga 4 tahun serta denda hingga Rp 400 juta. Apalagi jika perusahaan tidakmemiliki punya IMTA (izin mempekerjakan tenaga kerja asing). Bagi perusahaan yang memiliki IMTAhanya boleh mempekerjakan TKA yang memiliki keahlian dan posisi pekerjaannyaharus sesuai keahlian. Misalnya, ahli mesin hanya boleh bekerja di bidangmesin. Nyatanya, dalam sejumlah razia, baik yang dilakukan oleh pihak Imigrasimaupun Kemenaker ditemukan banyak buruh kasar asal Cina. Tapi, sejauh ini belumada laporan perusahaan yang diberi sanksi, baik pencabutan IMTA maupun sanksipidana. Sejauh ini, yang dilakukan hanya mendeportasi TKA bersangkutan.Mandulnya penegakan hukum dibidang ketenakerjaan khususnya kepada pekerjaillegal asal China ini tentu saja menimbulkan tanda tanya ada apa ? *Strategi PenjajahanChina* Dengan menggunakan model investasiturn key project yang berujung pada eksodus ribuan tenaga kerja China bisadibaca sebagai salah satu strategi Cina untuk menguasai Indonesia secara nonmiliter. Secara perlahan ia memasukkan warganya ke Indonesia, kemudian mendesakkeluar warga pribumi Indonesia. Peran warga pribumi di sektor-sektor strategisdi Indonesia diganti warga Cina. Hingga akhirnya, pemilik Indonesia bukanlahorang-orang keturunan nusantara, tetapi adalah orang-orang Cina. Stratgegi ini telah suksesditerapkan oleh China di benua Afrika yaitu di Zimbabwe dan Angola. Dominasiekonomi China di dua negara tersebut telah mempengaruhi kebijaksanaan negeriitu secara kuat. Di Angola bantuan teknologi dan keuangan China membuat negeriitu maju pesat tetapi tidak disadari tercengkeram kuat oleh pengaruh kekuatan ekonomiChina. Pelarangan agama Islam diyakini banyak tokoh Angola karena dampakkekuatan China di Angola. Bahkan negara Zimbabwe karena tidak kuat bayar utang,utangnya dihapus tetapi dengan syarat mengganti mata uang negeri sendiri denganYuan. Banyak pengamat mulai mengkhawatirkansepak terjang kehebatan kekuatan ekonomi China bisa terjadi di Indonesia.Segala kekisruhan NKRI belakangan ini ditandai dengan permusuhan dan kebencian terhadapetnis tertentu di medsos mulai kuat dirasakan. Fenomena itu diyakini banyak pengamatkarena masyarakat sudah mulai merasakan dampak dominasi negara China di Indonesia.Benarkah Indonesia bisa berubah menjadi Angoladan Zimbabwe ? Tidak ada salahnya kalau rakyat Indonesiameningkatkan kewaspadaan terhadap kiprah China di Indonesia. Karena tanda tandadominasi China di Indonesia sudah mulai terasa. Setelah membanjirya warga NegaraChina ke Indonesia, tanda tanda lain adalah mulai diperhitungkannya pemakaianYuan sebagai kurs pengganti dolar Amerika. Dalam suatu kesempatan Presiden JokoWidodo pernah menyatakan bahwa dolar Amerika Serikat sudah tidak relevandijadikan acuan dalam perdagangan dengan negara lain. Kurs mata uang AmerikaSerikat ini dinilai semakin tidak mencerminkan fundamental ekonomi Indonesia. “Jangansampai ini mendominasi persepsi ekonomi. Kalau mengukur ekonomi Indonesia pakaidolar, kita akan kelihatan jelek,” ujarnya “Menurut saya, kurs rupiah dan dolarbukan lagi tolok ukur yang tepat.” Jokowi menjelaskan acuan kurs yang relevanpada saat ini adalah mata uang mitra dagang terbesar Indonesia. “Kalau Chinayang terbesar, ya, harusnya yuan yang dipakai sebagai kursnya ” ujarnya. Nasionalisme Tiongkok Cina sejak reformasi, mengalami masatransformasi dan konvergensi ke arah kapitalisme yang melahirkan One Countryand Two System, yakni sistem negara dengan eloborasi ideologi komunis dankapitalis. Dengan kata lain, model perekonomian boleh saja bebas sebagaimana kapitalismeberpola mengurai pasar, namun secara politis tetap dalam kontrol negara yaituPartai Komunis Cina. China juga mengobarkan semangat warganya yang dirantauuntuk tetap memiliki rasa nasionalisme kepada tanah leluhurnya. Pemimpin pemimpin China sudah berulangkalimengingatkan mengenai fenomena ini kepada warganya yang ada dirantau. Padaperayaan Imlek, Presiden Cina Xi Jinping dalam pidatonya mengajak semua wargaTionghoa perantauan untuk mengumpulkan kekuatan dalam rangka mensukseskansosialisme ala Tiongkok. “Kita harus mengumpulkan kekuatan yang berasal dari1,3 miliar lebih warga China di lebih dari 400 juta rumah tangga untukmengupayakan sukses besar sosialisme dengan karakteristik China,” kata XiJinping dikutip dari Xinhua, Jumat (16/2/2018). Hal itu kata Xi Jinping semata-matauntuk mewujudkan impian China atas peremajaan negaranya. “Ini untuk era barudan mewujudkan impian China atas peremajaan nasional,” sambungnya.Di tahun baruCina kali ini, Xi Jinping mengaku puas dan memuji prestasi para warganyakhususnya para Tionghoa perantauan lainnya atas sumbangsih mereka dalammemberikan pengaruh global selama 2017 untuk China. Untuk itu, dirinya mengingatkan kepada semua Tionghoaperantauan untuk selalu cinta pada negara asalnya yakni China. “Kami warga Tionghoaperantauan akan terus cinta pada tanah air kita dan berkontribusi padaperemajaan bangsa China yang hebat,” ujar Xi. Peneliti dari @China Institute ofInternational Studies, Tang Qifang mengungkapkan bahwa gagasan Xi Jinping untukmenjadikan negara komunis sebagai kekuatan baru pemerintahan dan ekonomi globalmerupakan langkah canggih. Gagasan tersebut, kata dia, lahir dari perubahankondisi dunia dan perwujudan dari aspirasi Cina untuk saling berbagi perdamaianserta pembangunan dunia. Himbauan dari Perdana Menteri ChinaXi Jinping diatas rupanya telah di amalkan dengan baik oleh warganya di mancanegara. Diantaranya adalah konglomerat warga negara Tionghoa yang ada diIndonesia seperti Sukanto Tanoto. Suatu kali Sukanto mengatakan bahwameskipun ia lahir dan besar di Indonesia serta menempuh pendidikan, menikah danmemulai bisnis di Indonesia, tetapi Indonesia adalah ayah angkat bagi saya,karena itu ketika pulang ke Cina saya merasa menemukan ayah kandung. Itu karenasaya masih merasa orang Cina,” demikian diucapkan konglomerat Sukanto Tanotosaat tampil sebagai narasumber dalam sebuah acara televisi di Cina. Sukanto yang pemilik Raja Garuda Emas (RGE), indukperusahaan yang bergerak di perkebunan kelapa sawit, kertas dan plywood, inijuga dengan bangga mengumumkan sumbangannya yang mencapai 5 juta dolar AS dalampembangunan Water Cube, sarana olahraga yang digunakan saat Olimpiade Beijing2008. Tanpa merasa bersalah, Sukanto yang lahir, sekolah dan ‘’mendapat karpetmerah’’ untuk membangun kerajaan bisnis di Tanah Air, menyatakan Indonesiahanyalah ayah angkat. Intinya Keindonesiaan Sukanto Tanoto ternyata hanyasebatas di bibir belaka, sementara yang bergelora di hatinya tetap negara asalnya,China. Republik Indonesia bisa merdeka denganmengorbankan ratusan juta jiwa warga Indonesia. Kini, Indonesia telah 71 tahunmerdeka. Banyak kalangan yang sudah memetik hasil kemerdekaan Indonesia dankini menjadi konglomerat, termasuk Sukanto Tanoto. Ia bisa kaya raya dari hasilkekayaan tanah tumpah darah Indonesia. Bahkan pemerintah pun memberi ‘’karpetmerah’’ pada Sukanto Tanoto untuk menjalankan bisnisnya. Namun ternyata, setelahmenyaksikan pengakuannya di depan stasiun televisi Cina, orang menjadi tahusiapa dia sesungguhnya. Sepertinya dia hanyalah orang asing yang tidak pernah mencintaitanah kelahirannya. Sudah barang tentu orang orang tionghoayang bermental seperti Sukanto Tanoto itu tidak sedikit jumlahnya. Kini denganmembanjirnya tenaga kerja asal Cina, bukan saja akan berdampak pada meningkatnya jumlah pengangguran diIndonesia, tapi juga bisa menjadi pintu masuk Cina untuk menjajah Indonesia.Kolaborasi antara warga Tionghoa yang tipis rasa nasionalismenya di tambahpendatang baru dari China bisa menjadi kekuatan baru untuk menggeser warga asliIndonesia tercerabut dari kampung halamannya. *Ali Mustofa* Ahad Pahing, 18 Maret2018 Jam 08:41. Dishare Oleh *AbdulKholik* Ahad Wage, 25 Maret 2018Jam 11.20 Sumber : https://law-justice.co/penjajah-kuning-sedang-mengintai-indonesia-..html https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=351871345315639&id=312662402569867
