https://pilpres.tempo.co/read/1150142/survei-median-responden-menilai-gaya-komunikasi-prabowo-
keras/full&view=ok
Survei Median: Responden Menilai Gaya
Komunikasi Prabowo Keras
Reporter:
Francisca Christy Rosana
Editor:
Amirullah
Selasa, 27 November 2018 16:31 WIB
Calon presiden Prabowo Subianto menghadiri acara deklarasi relawan
Gerakan Nasional Cinta Prabowo (GNCP) di gedung DOME, Balikpapan, Ahad,
25 November 2018. Istimewa
<https://statik.tempo.co/data/2018/11/25/id_799544/799544_720.jpg>
Calon presiden Prabowo Subianto menghadiri acara deklarasi relawan
Gerakan Nasional Cinta Prabowo (GNCP) di gedung DOME, Balikpapan, Ahad,
25 November 2018. Istimewa
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Sigi terbaru Media Survei Nasional alias Median
mengatakan ada beberapa faktor yang membuat masyarakat enggan memilih
calon presiden Prabowo <https://www.tempo.co/tag/prabowo> Subianto di
Pilpres 2019. Dalam survei yang dilakukan pada 4-16 November, rata-rata
pemilih menyebut Prabowo memiliki sifat yang keras.
*Baca: Priyo: Pengusaha Kecil Bejibun Seperti Laron Dukung Prabowo
<https://pilpres.tempo.co/read/1150085/priyo-pengusaha-kecil-bejibun-seperti-laron-dukung-prabowo>*
"Dari total 17,4 persen responden yang menjawab hal yang tidak disukai
dari Prabowo, 3,4 persen mengeluhkan gaya komunikasi politiknya yang
keras," ujar Direktur Eksekutif Median Rico Marbun dalam konferensi pers
Elektabilitas Capres: Mampukah Jokowi Berlari Kencang dan Prabowo
Mengejar di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 27 November 2018.
Dari hasil survei Median, elektabilitas pasangan calon presiden Prabowo
dan Sandiaga Uno masih kalah dengan paslon Joko Widodo - Ma'ruf Amin.
Prabowo - Sandiaga memperoleh angka elektabilitas 35,5 persen; sedangkan
Jokowi - Ma'ruf 47,7 persen. Sebanyak 16,8 persen belum menentukan pilihan.
Atas sigi itu, Rico mengatakan Prabowo harus mulai menggunakan
narasi-narasi yang lebih persuasif. Selain itu, Prabowo disarankan
menggunakan bahasa yang sifatnya simbolis. "Kalau itu tidak dilakukan,
persepsi publik terhadap prabowo tidak bisa dihindari atau diperbaiki,"
ujarnya.
*Baca: Usai Bersua PM Lee Hsien Loong, Prabowo Berburu Buku di Singapura
<https://pilpres.tempo.co/read/1150070/usai-bersua-pm-lee-hsien-loong-prabowo-berburu-buku-di-singapura>*
Selain itu, responden merasa tidak menyukai Prabowo karena ambisius.
Kinerjanya juga belum terbukti. Sebagian responden juga mempersoalkan
status Prabowo yang tak beristri. Setidaknya 1,7 responden mengaku tak
suka dengan Prabowo karena alasan itu.
Responden juga tidak memilih Prabowo karena isu pelanggaran hak asasi
manusia, arogan, dan kurang merakyat. Adapun masyarakat yang
mengemukakan alasannya memilih Prabowo dilandasi dengan keinginan
mencapai perubahan, keinginan pemimpin baru, dan kekecewaan terhadap Jokowi.
Survei Median dilakukan dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih
dari seluruh warga yang memiliki hak pilih. Sampel diambil dengan metode
/multistage random //sampling/, serta /margin of //error/ plus-minus 2,9
persen.
------------------------------------------------------------------------
# Prabowo <https://www.tempo.co/tag/prabowo>
# Survei <https://www.tempo.co/tag/survei>
# Pilpres 2019 <https://www.tempo.co/tag/pilpres-2019>