Reuni Akbar 212 Usai, Penumpang KRL Pria Paksa ke Gerbong Wanita
Reporter:
Francisca Christy Rosana
Editor:
Untung Widyanto
Senin, 3 Desember 2018 09:56 WIB
Sejumlah peserta Reuni Akbar 212 antre saat membeli tiket KRL di Stasiun
Depok, Ahad, 2 Desember 2018. ANTARA Sejumlah peserta Reuni Akbar 212
antre saat membeli tiket KRL di Stasiun Depok, Ahad, 2 Desember 2018. ANTARA
*TEMPO.CO, Jakarta*- PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) membenarkan
adanya pemaksaan masuk sejumlah lelaki pesertaReuni Akbar 212
<https://metro.tempo.co/read/1151419/reuni-akbar-212-penumpang-krl-dilarang-bawa-bambu>ke
gerbong perempuan kereta rel listril (KRL) kemarin, Ahad, 2 Desember 2018.
Baca juga:Reuni Akbar 212, Penumpang KRL Melonjak Hingga 15 Kali Lipat
<https://metro.tempo.co/read/1151604/reuni-akbar-212-penumpang-krl-melonjak-hingga-15-kali-lipat>
Vice President Komunikasi PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Eva
Chairunisa mengatakan peristiwa itu terjadi di Stasiun Juanda, Jakarta
Pusat, tujuan Bogor.
"Ada sekitar dua (gerbong) kereta khusus wanita depan dan belakang (yang
diburu massa)," kata Eva kepada Tempo, Senin, 3 Desember 2018. Laporan
tentang pemaksaan masuk sejumlah orang ke gerbong khusus ini diterima
KCI melalui media sosial Twitter.
Sejumlah orang tampak mengunggah foto diri para pelaku. Salah satu
pelapor, Tania, melalui akun @puputtania, mengunggah foto itu disertai
kalimat protes yang ia layangkan kepada KCI.
"Ini entah ada acara apa dari juanda ke arah bogor tiba2 banyak laki2
bergerombol masuk ke gerbong khusus wanita tapi kereta tetap
diberangkatkan, petugas malah cuma teriak “maaf darurat”. Emang boleh
seperti ini? Atas dasar apa ini dikategorikan sebagai darurat?
@CommuterLine tulis Tania.
Eva mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti laporan dari pelanggannya.
Ia mengimbuhkan, saat kejadian berlangsung, petugas pengawas keamanan
sudah berupaya menertibkan. Namun, massa tetap masuk.
Demi menjamin keadaan yang kondusif, penumpang pria itu lantas
diturunkan di Stasiun Manggarai. Petugas stasiun setempat melakukan
penertiban ulang.
ADVERTISEMENT
Adapun pengaturan kembali baru dilakukan di Stasiun Manggarai karena
menimbang jumlah personel yang berjaga. "Ada tambahan petugas di Stasiun
Manggarai," katanya.
Simak juga:KRL Jadi Salah Satu Pilihan Utama Ribuan Peserta Reuni Akbar
212
<https://metro.tempo.co/read/1151550/krl-jadi-salah-satu-pilihan-utama-ribuan-peserta-reuni-akbar-212>
Selain penumpang laki-laki yang merangsak masuk ke gerbong khusus, Eva
mengakui terjadi kepadatan luar biasa pada jam tertentu saat para
pesertaReuni Akbar 212
<https://metro.tempo.co/read/1129251/kebakaran-gardu-listrik-krl-perlintasan-tanah-abang-dihentikan-sementara>bubar.
"Namun langsung kondisif setelah itu," ujar Eva.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com