Cina Tolak Dilibatkan dalam Perjanjian Rudal INF, Kenapa?
Reporter:
Non Koresponden
Editor:
Eka Yudha Saputra
Kamis, 6 Desember 2018 09:00 WIB
0KOMENTAR
<https://dunia.tempo.co/read/1152735/cina-tolak-dilibatkan-dalam-perjanjian-rudal-inf-kenapa/full&view=ok#comments>
28028
#
#
#
#
PLA Daily menulis bahwa brigade rudal DF-26 dirancang untuk menjalankan
dua misi. Misi pertama adalah melakukan serangan balik nuklir yang
cepat, misi kedua adalah melakukan serangan presisi jarak menengah
terhadap target-target penting musuh di darat dan kapal berukuran sedang
dan besar di laut. Andy Wong/REUTERS
<https://statik.tempo.co/data/2018/04/18/id_699053/699053_720.jpg>
PLA Daily menulis bahwa brigade rudal DF-26 dirancang untuk menjalankan
dua misi. Misi pertama adalah melakukan serangan balik nuklir yang
cepat, misi kedua adalah melakukan serangan presisi jarak menengah
terhadap target-target penting musuh di darat dan kapal berukuran sedang
dan besar di laut. Andy Wong/REUTERS
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Cina <https://www.tempo.co/tag/cina>menolak
dilibatkan dalam perjanjian pelarangan senjata nuklir dan rudal jelajah
(INF).
Cina beralasan perjanjian tersebut adalah perjanjian bilateral dan
disepakati oleh dua pihak, yakni Uni Soviet dan Amerika Serikat, ungkap
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Geng Shuang, dilaporkan dari
Sputniknews, 6 Desember 2018.
Baca: AS Ultimatum Rusia Agar Berhenti Kembangkan Rudal ICBM
<https://dunia.tempo.co/read/1152726/as-ultimatum-rusia-agar-berhenti-kembangkan-rudal-icbm>
Cina adalah salah satu alasan AS mau keluar dari INF. Pada Oktober,
Donald Trump menyarankan Cina harus dilibatkan dalam perjanjian INF.
Sementara Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov, mengatakan bukan
hanya Cina yang dilibatkan, negara-negara NATO juga harus terlibat
terutama Prancis dan Inggris.
Trump berniat mengundurkan diri dari perjanjian dengan alasan Rusia
telah melanggar kesepakatan INF. Moskow menyangkal pelanggaran dan
mempertanyakan kepatuhan AS terhadap isi perjanjian.
Presiden Ronald Reagan (kanan) dan Sekretaris Jenderal Uni Soviet
Mikhail Gorbachev saat menandatangani Perjanjian INF di East Room,
Gedung Putih pada 8 Desember 1987. [Ronald Reagan Presidential Library
via thebulletin.org]
Berdasarkan perjanjian yang ditandatangani oleh pemimpin Uni Soviet
Mikhail Gorbachev dan Presiden AS Ronald Reagan pada 1987, semua rudal
balistik yang berjarak tempuh 540 hingga 5.471 kilometer harus dihancurkan.
Masa berlaku perjanjian tidak terbatas, namun salah satu pihak bisa
keluar dari perjanjian jika salah satu pihak melanggar pokok perjanjian.
Baca: Putin: Rusia Akan Buat Rudal Lebih Canggih Jika AS Keluar INF
<https://dunia.tempo.co/read/1152722/putin-rusia-akan-buat-rudal-lebih-canggih-jika-as-keluar-inf?TerkiniUtama&campaign=TerkiniUtama_Click_1>
Amerika Serikat menuduh Rusia telah melanggar perjanjian dengan
mengembangkan rudal balistik jenis baru. AS mengultimatum Rusia agar
kembali mematuhi peranjian atau AS akan keluar dari kesepakatan INF.
Sebagai tanggapan ultimatum AS, Vladimir Putin mengklaim tudingan AS
hanyalah dalih Washington untuk keluar dari kesepakatan.
ADVERTISEMENT
Sejumlah media internasional, seperti newsweek, sputnik dan PLA Daily,
menulis bahwa militer Cina resmi menugaskan brigade rudal balistik jarak
menengah Dong Feng 26 atau DF-26. Rudal ini dijuluki Guam Killer, karena
mampu menjangkau pulau kecil Guam, merupakan pangkalan militer
terpenting Amerika Serikat di Samudra Pasifik. weibo.com
Sementara Cina tidak pernah ikut dalam traktat INF yang melarang
produksi rudal konvensional atau nuklir dengan jarak tempuh 500 hingga
5.500 kilometer. Ini membuat Cina membangun gudang senjata secaral
massal, seperti dilaporkan dari National Interest.
Baca: Militer Cina Pamerkan Rudal Jet Tempur Siluman J-20
<https://dunia.tempo.co/read/1145714/militer-cina-pamerkan-rudal-jet-tempur-siluman-j-20>
Cina <https://www.tempo.co/tag/cina>telah membuat rudal jelajah salah
satunya DF-21, rudal jelajah anti-kapal dengan jarak 1.500 kilometer dan
merupakan kategori kelas rudal yang dilarang dalam perjanjian INF.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com