19 Karyawan PLN Hilang Diterjang Tsunami di Tanjung Lesung
CNN Indonesia | Minggu, 23/12/2018 10:55 WIBBagikan :    Warga berjalan di 
samping atap rumah miliknya yang roboh setelah diterjang gelombang tinggi di 
Kampung Cikadu, Kecamatan Tanjung Lesung, Pandeglang, Minggu (23/12/18). 
(ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)Jakarta, CNN Indonesia -- Selain 
rombongan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), tsunami Selat Sunda yang 
menerjang kawasan Pantai Tanjung Lesung pada Sabtu (22/12) malam juga menelan 
korban dari pihak rombongan PLN Jawa Barat yang sedang melakukan kegiatan 
wisata.

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Satuan Komunikasi PLN I Made Suprateka melalui 
pesan pendek yang diterima CNNIndonesia.com pada Minggu (23/12).


| PILIHAN REDAKSI   
   -    
Jadi Korban Tsunami, Anggota Band Seventeen Belum Diketahui

   -    
Tsunami Banten, BKMG Imbau Warga Jauhi Pesisir Selat Sunda

   -    
Seventeen Ungkap Kronologi Saat Tsunami Selat Sunda Menerjang

 |

Dikatakan Made Suprateka terdapat korban luka dan hilang dari rombongan 
tersebut. 


Hingga Minggu (23/12) pukul 09.00 WIB jumlah korban yang terdata ialah 24 orang 
terluka dan 19 orang hilang.

Sementara itu korban yang selamat berjumlah 133 orang.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, kabar duka menyelimuti keluarga besar PLN 
atas musibah yang menimpa rekan-rekan kami di Tanjung Lesung, Pandeglang, pada 
Sabtu (22/12) malam. Keluarga PLN dari Unit Induk Transmisi Jawa bagian Barat 
turut menjadi korban bencana tsunami yang terjadi pada pukul 21..27 WIB," 
tulisnya.

"Kami saat ini terus mendata dan melakukan pencarian terhadap seluruh korban, 
kami mohon doanya agar seluruh keluarga PLN bisa segera ditemukan dalam kondisi 
selamat," lanjutnya.

Saat ini PLN juga telah membentuk tim gerak cepat tanggap bencana serta 
mengirimkan 26 ambulans ke lokasi bencana.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sekretaris Kemenpora, Gatot S Dewa Broto, 
juga membenarkan bahwa ada korban dari Kemenpora.

"Ada rombongan Kemenpora yang sedang gathering di Tanjung Lesung yang terdampak 
musibah. Rombongan berjumlah 50 orang, satu orang meninggal, beberapa cedera 
termasuk Kepala Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, dan 
Kesehatan Olahraga Nasional Kemenpora," kata Gatot dalam pesan pendek yang 
diterima CNNIndonesia.com pada Minggu (23/12).

"Acara berlangsung di Tanjung Lesung pada 21-23 Desember, rombongan merupakan 
keluarga karyawan yang membawa anak dan istri, dan rencananya hari ini pulang," 
lanjutnya.

(glh/ard) 

Kirim email ke