Lha ya, orang kasih selamat Natal ( "hari lahirnya Jesus Christus), yang
juga diakui oleh Islam sebagai nabi Isa Al Maseh ( Yang diurapi sama dengan
Christos = yang diurapi) , kan kasih selamat atas kelahiran Nabi yang
diakui dalam agama Islam.
Bedanya pada Jesus kristus putera Allah, sedangkan Islam mengakui hanya
sebagai Nabi.
Tetapi Maria dalam Al Quran disebut lebih sering daripada Mari dalam Bible.

Pada tanggal Min, 23 Des 2018 pukul 08.49 ChanCT [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> Nampak jelas ada PERUBAHAN pemikiran atau SIKAP Maruf Amin, mestinya dia
> menjelaskan perubahan ini, mengapa sebagai ketua MUI ketika itu dia
> melarang umat Islam ucapkan Selamat Natal, sekarang jadi BOLEH??? Atau
> barangkali lebih jauh, perubahan sikap ini membuat Maruf jadi pendukung
> Jokowi dan bersedia jadi wapres, ... kalau sebelumnya kan juga jelas dia
> genjot Ahok dengan sikap keluarkan fatwa MUI Ahok penista Agama, ...! Yang
> berarti juga gempur Jokowi!
>
>
> [email protected] [GELORA45] 於 23/12/2018 13:31 寫道:
>
>
>
> Ini yang dikatakan Ketua MUI Ma'ruf Amin bulan Desember 2012:
>
> ---
>
> “Umat Islam haram mengikuti perayaan Natalan bersama, karena mengandung
> unsur ibadah, sehingga akan merusak aqidah dan keimanan umat Islam. Bahkan
> ucapan Selamat Hari Natal,  jangan sampai diucapkan oleh umat Islam Adapun
> yang diperbolehkan ucapan Selamat Tahun Baru 2013,”,” Nasihat Ketua MUI
> KH.Ma’ruf Amin dalam jumpa pers di kantornya di Jalan Proklamasi nomor
> 51, Jakarta Pusat, Rabu (19/12).
>
> ...
>
>
> https://www.arrahmah.com/2012/12/20/mui-tegaskan-haram-hukumnya-mengucapan-selamat-natal-dan-natal-bersama/
> MUI Tegaskan Haram Hukumnya Mengucapkan Selamat Natal Dan Natal Bersama
> <https://www.arrahmah.com/2012/12/20/mui-tegaskan-haram-hukumnya-mengucapan-selamat-natal-dan-natal-bersama/>
>
> Oleh Bilal <https://www.arrahmah.com/author/Bilal/>  Pada 20/12/2012 09:35
>
>
> JAKARTA (Arrahmah.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) kembali menegaskan
> agar umat muslim agar tidak memberikan ucapan Selamat Hari Raya Natal
> kepada umat kristiani apalagi mengikuti natalan bersama, karena hukumnya
> haram  dan berdosa bagi umat Islam mengikuti perayaan Natalan bersama umat
> Kristen. Sebab dalam acara Natalan bersama itu mengandung unsur ibadah
> Kristiani.
>
> “Umat Islam haram mengikuti perayaan Natalan bersama, karena mengandung
> unsur ibadah, sehingga akan merusak aqidah dan keimanan umat Islam. Bahkan
> ucapan Selamat Hari Natal,  jangan sampai diucapkan oleh umat Islam Adapun
> yang diperbolehkan ucapan Selamat Tahun Baru 2013,”,” Nasihat Ketua MUI
> KH.Ma’ruf Amin dalam jumpa pers di kantornya di Jalan Proklamasi nomor 51,
> Jakarta Pusat, Rabu (19/12).
>
> Ia menegaskan, meski tidak mengucapkan selamat, umat Islam tetap harus
> menghormati perayaan Natal. Tapi tetap di dalam batasan-batasan ajaran
> agama Islam
>
> “Tentu kita harus jaga toleransi tapi tentu ada fatwa MUI melarang untuk
> mengikuti ritualnya, karena itu ibadah,” ujar pimpinan tertinggi ulama
> se-Indonesia itu.
>
> Menurut KH Ma’ruf Amin, Fatwa MUI mengenai haramnya mengikuti perayaan
> Natalan bersama itu, telah disampaikan  Ketua Komisi Fatwa MUI, KH M Syukri
> Ghozali dan Sekretaris H Masudi pada 7 Maret 1981 lalu, dimana isi fatwanya
> antara lain:
>
> Pertama, Perayaan Natal Bersama pada akhir-akhir ini disalahartikan oleh
> sebagian ummat Islam dan disangka sama dengan ummat Islam merayakan Maulid
> Nabi Besar Muhammad Saw. Kedua, karena salah pengertian tersebut ada
> sebagian orang Islam yang ikut dalam perayaan Natal dan bahkan duduk dalam
> kepanitiaan Natal. Ketiga, Perayaan Natal bagi orang-orang Kristen adalah
> merupakan Ibadah.
>
> Untuk itu MUI menghimbau ummat Islam Indonesia agar tidak
> mencampur-adukkan Aqidah dan Ibadahnya dengan Aqidah dan Ibadah agama lain.
> Ummat Islam harus berusaha untuk menambah Iman dan Taqwanya kepada Allah
> Swt. Tanpa mengurangi usaha ummat Islam dalam Kerukunan Antar Ummat
> Beragama di Indonesia.
>
> Untuk itu Majelis Ulama Indonesia menfatwakan: Pertama, Perayaan Natal di
> Indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa As, akan
> tetapi Natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal-soal yang diterangkan di
> atas. Kedua, mengikuti upacara Natal bersama bagi ummat Islam hukumnya
> haram. Ketiga, agar ummat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan
> larangan Allah Swt dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan
> Natal. (bilal/arrahmah.com)
>
>
>
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> 不含病毒。www.avg.com
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> <#m_1748984858493677252_m_-2381949432166860398_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
>
> 
>

Kirim email ke