https://www.antaranews.com/berita/785020/menkeu-sebut-infrastruktur-
indonesia-masih-tertinggal-dibandingkan-negara-tetangga
Menkeu sebut infrastruktur
Indonesia masih tertinggal
dibandingkan negara tetangga
Selasa, 8 Januari 2019 17:58 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (ANTARA/Bayu Prasetyo)
Pembangunan infrastruktur tidak mungkin berhenti, karena kita masih
harus mengejar ketertinggalan di ASEAN
Jakarta (ANTARA News) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati
mengatakan ketersediaan infrastruktur Indonesia masih tertinggal
dibandingkan negara tetangga di Asia Tenggara, meski pembangunannya
sudah digencarkan dalam empat tahun terakhir.
"Pembangunan infrastruktur tidak mungkin berhenti, karena kita masih
harus mengejar ketertinggalan di ASEAN terutama ASEAN plus lima,"
ujarnya saat mengisi seminar Outlook Perekonomian Indonesia 2019 di
Jakarta, Selasa.
Sri Mulyani mengatakan polemik terhadap pembangunan infrastruktur
seharusnya tidak terjadi karena kesenjangan kualitas Indonesia masih
terlihat dan keberadaan infrastruktur bermanfaat untuk mendukung
konektivitas.
"Kalau pergi ke Singapura, Thailand, dan Malaysia, pasti kita merasa
masih kalah dan tertinggal. Kita lihat terus perbandingannya. Di Bangkok
saja sekarang mereka punya stasiun sentral yang besar seperti di New
York, sedangkan kita masih membangun MRT," katanya.
Untuk itu, ia mengatakan pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus
pemerintah untuk mendorong daya saing seiring dengan pengembangan
kualitas sumber daya manusia melalui pembenahan sistem pendidikan dan
pelatihan vokasi.
Sri Mulyani mengatakan pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya
menggunakan dana dari APBN namun juga melibatkan BUMN maupun swasta
melalui skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU).
"Kita sudah mempunyai /blue print/ untuk konektivitas, karena selain
APBN, ada APBD, KPBU, kita juga menggunakan BUMN plus /private sector/
melalui pinjaman. Kita lakukan pembiayaan lebih bervariasi, untuk
menyukseskan proyek prioritas nasional," katanya.
Hingga saat ini, sebanyak 46 proyek infrastruktur yang masuk daftar
Proyek Strategis Nasional (PSN) mencakup jalan tol, pembangkit listrik
maupun penyediaan air minum telah selesai dibangun dengan nilai mencapai
Rp159 triliun.
*Baca juga: Bank Dunia berikan penjelasan terkait kajian infrastruktur
Indonesia
<https://www.antaranews.com/berita/782982/bank-dunia-berikan-penjelasan-terkait-kajian-infrastruktur-indonesia>
Baca juga: Presiden resmikan pembangunan Tol Banda Aceh-Sigli
<https://www.antaranews.com/berita/777972/presiden-resmikan-pembangunan-tol-banda-aceh-sigli>*
Pewarta: Satyagraha
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019