https://pilpres.tempo.co/read/1165073/reaksi-marzuki-kill-the-dj-lagunya-dipakai-kampanye-
untuk-prabowo/full&view=ok
Reaksi Marzuki Kill The DJ Lagunya Dipakai
Kampanye untuk Prabowo
Reporter:
Ryan Dwiky Anggriawan
Editor:
Rina Widiastuti
Selasa, 15 Januari 2019 12:49 WIB
0 komentar
<https://pilpres.tempo.co/read/1165073/reaksi-marzuki-kill-the-dj-lagunya-dipakai-kampanye-untuk-prabowo/full&view=ok#comments>
011
#
#
#
#
Marzuki Mohamad alias Kill the DJ. Facebook.com
<https://statik.tempo.co/data/2019/01/15/id_811685/811685_720.jpg>
Marzuki Mohamad alias Kill the DJ. Facebook.com
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Musikus Marzuki Mohamad atau yang kerap disebut
'Kill The DJ' geram lagu 'Jogja Istimewa' ciptaannya dipakai untuk
berkampanye. Kegeraman Marzuki Kill The
<https://www.tempo.co/tag/marzuki-kill-the-dj>DJ
<https://www.tempo.co/tag/marzuki-kill-the-dj> tercermin di akun Twitter
miliknya saat mengomentari sebuah video yang menampilkan lagu ciptaannya
itu diganti dengan lirik yang mengandung unsur dukungan untuk pasangan
calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan
Sandiaga Uno.
*Baca: Marzuki Kill The DJ Geram Lagunya Dipakai Timses Prabowo-Sandiaga
<https://seleb.tempo.co/read/1165058/marzuki-kill-the-dj-geram-lagunya-dipakai-timses-prabowo-sandiaga>*
"Maling lagu /bangsat/! Yang gak terima bukan cuma saya sebagai pemilik
hak cipta, orang Jogja juga gak akan terima lagu ini dipakai buat
kampanye pilpres!!" tulis akun @killthedj saat mengomentari video
tersebut pada Senin, 14 Januari 2019 pukul 21.30 WIB. Pihak manajemen
telah memberi izin/Tempo/ untuk mengutip tulisan dari sosial media
Marzuki Mohamad.
Di akun instagram dengan username killthedj, Marzuki juga memberi
klarifikasi mengenai video yang menjiplak lagunya itu. Dalam captionnya,
Marzuki mengatakan bahwa dirinya tak akan memberi izin siapa pun yang
akan menggunakan lagu 'Jogja Istimewa' untuk kepentingan kampanye
pilpres 2019, baik pasangan Joko Widodo - Ma'ruf Amin maupun Prabowo-Sandi.
Ia juga menuliskan bahwa bagi dia, kolaborator lagu java hip-hop, dan
sebagian besar warga Yogyakarta, sudah pasti tahu akan sejarah dan
kebanggaan lagu tersebut. Oleh karena itu, tulis dia, ia tak akan
mengganti lirik lagu tersebut untuk tujuan lain, baik tujuan komersil
atau kampanye politik.
*Baca: Marzuki Kill The DJ Laporkan Pendukung Prabowo yang Comot Lagunya
<https://seleb.tempo.co/read/1165065/marzuki-kill-the-dj-laporkan-pendukung-prabowo-yang-comot-lagunya/full&view=ok>*
"Meskipun saya pendukung @Jokowi, saya tidak akan pernah mengkhianati
lagu tersebut dengan mengubah liriknya," tulis Marzuki.
Ia juga mewanti-wanti pada siapa pun yang telah mengubah lagu, membuat
video, dan ikut menyebarkannya. "Anda telah melanggar Undang-Undang dan
saya bisa membawanya ke ranah hukum," tulisnya.
Sebelumnya, dalam sebuah video yang diposting akun twitter @CakKhum pada
10 Januari 2019 pukul 23.45 WIB, terlihat sekelompok perempuan yang
sepertinya berusia paruh baya sedang beramai-ramai menyanyikan lagu
'Jogja Istimewa'. Alih-alih menyanyikan lagu itu sebagaimana lirik
aslinya, lirik lagu tersebut diganti dengan lirik seperti ini:
Jogja Jogja, Jogja Istimewa
Prabowo Sandi, Pilihan Kita
Jogja Jogja, Jogja Istimewa
Adil dan Makmur, Tujuan Kita
Video tersebut juga disertai keterangan (Emak-emak Jogja).
@CakKhum sang pengunggah video menyertakan caption 'Emak-emak Jogja
Kompaknya Mantul' disertai tagar #2019TidakPilihPetugasPartai,
#2019GantiPresiden, dan #2019PrabowoPresidenRI dalam video tersebut.
*Simak pula: Marzuki Kill the DJ Marah, Lagunya Dipakai Pendukung
Prabowo
<https://video.tempo.co/read/13161/marzuki-kill-the-dj-marah-lagunya-dipakai-pendukung-prabowo>*
Di paragraf terakhir caption instagramnya, Marzuki mengimbau pada siapa
pun pendukung pasangan Jokowi - Ma'ruf, Prabowo-Sandi, maupun yang tak
punya pilihan, untuk mewarisi bangsa ini dengan etika yang benar.
Menurut dia, menjiplak lagu orang lain jelas tidak beretika dan
melanggar hukum.
"Plus, jangan warisi generasi mendatang dengan fitnah dan sampah
kebencian. Sekian dan terima kasih," tulis dia.
------------------------------------------------------------------------