Robert Lloyd Schellenberg was initially given a 15-year jail term in November.
 But on Monday a court increased this to the death penalty, saying the original 
sentence was too lenient.
... China has expressed anger at the arrest of Meng Wanzhou, the daughter of 
Huawei's founder, on suspicion of using a subsidiary company to evade US 
sanctions on Iran between 2009 and 2014.
 ...
 China has argued that Schellenberg's death sentence was not political.
 However, some analysts have argued that both the timing, and the publicity 
given to Schellenberg's retrial has been unusual.
 It took a Chinese court two and a half years to hand down Schellenberg's 
initial sentence of 15 years - but the retrial lasted just a day.
 https://www.bbc.com/news/world-asia-china-46874922 
https://www.bbc.com/news/world-asia-china-46874922

 


---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

 Narkoba yg disita lebih 200Kg. itu ditaroh dalam ban mobil dan akan dikirim ke 
Australia, ... proses pengadilan belum selesai, sedang naik banding dan ganti 
pengacara dari Kedutaan Kanada.
 
 
 Sunny ambon ilmesengero@... mailto:ilmesengero@... [GELORA45] 於 16/1/2019 4:10 
寫道:
 
   
 Apakah dia (mau) membawa barang keluar atau masuk ke Tiongkok. 200 kg bukan 
sedikit.   
 
 
 On Tue, Jan 15, 2019 at 4:23 PM Awind j.gedearka@... mailto:j.gedearka@... 
[nasional-list] <[email protected] 
mailto:[email protected]> wrote:
 
   
 
 
 
 
 https://www.antaranews.com/berita/787624/warga-kanada-divonis 
https://www.antaranews.com/berita/787624/warga-kanada-divonis-
 hukuman-mati-di-china
 
 
 
 Beijing (ANTARA News) - Warga negara Kanada Robert Lloyd Schellenberg dijatuhi 
hukuman mati atas kasus penyelundupan narkoba di China dan berperan dalam 
mengatur peredaran narkotika dan obat-obatan berbahaya tersebut berskala 
internasional.
 
 Pria berusia 36 tahun itu menyelundupkan 222,03 kilogram metamfetamin dan 
semua barang bukti miliknya disita, demikian amar putusan Pengadilan Dalian, 
Senin (14/1), atau 16 hari setelah mendapatkan limpahan berkas perkara tersebut 
dari Pengadilan Tinggi Provinsi Liaoning.
 
 Jaksa penuntut menuduh Schellenberg sebagai pelaku utama kasus penyelundupan 
222,03 kilogram metamfetamin ke Australia di samping berperan dalam sindikat 
peredaran narkoba internasional.
 
 Menurut jaksa, para anggota sindikat menerima tips dari seorang pria bermarga 
Xu yang memiliki hubungan dengan Camela, warga Kanada lainnya di Dalian. Xu 
membantu terdakwa membeli sejumlah ban mobil dan menyewa gudang untuk menyimpan 
narkoba tersebut.
 
 Xu saat bersaksi di pengadilan mengaku mendampingi Schellenberg atas perintah 
dari Camela untuk membeli berbagai peralatan gudang.
 
 Majelis hakim menyatakan Schellenberg berupaya menyembunyikan obat-obatan 
terlarang tersebut di dalam ban dan akan diangkut ke Australia.
 
 Sementara itu, Schellenberg juga ketahuan berkongsi dengan dua pelaku lainnya 
bermarga Jian dan Mai yang mendapatkan dukungan dana dari sumber yang sama.
 
 Jian dan Mai sudah diadili oleh Pengadilan Hangzhou, Provinsi Zhejiang.
 
 Majelis hakim Pengadilan Dalian menyatakan bahwa jaksa penuntut telah 
menemukan bukti baru sehingga putusan hukum tetap tidak melanggar 
prinsip-prinsip penambahan hukuman saat perkara disidangkan dalam tingkat 
banding itu.
 
 Bukti baru yang dijadikan acuan majelis hakim itu adalah Schellenberg tidak 
hanya terlibat sebagai aktor utama, melainkan mengatur sindikat peredaran 
narkoba internasional.
 
 Lin Wei, seorang profesor dari Chinese Academy of Social Science yang 
dihadirkan dalam persidangan tersebut mengatakan bahwa sesuai KUHP China, 
pelaku yang melakukan kejahatan narkoba sangat serius dapat dijatuhi hukuman 
mati.
 
 "Aturan tersebut juga bisa diterapkan kepada warga negara asing," ujarnya 
kepada sejumlah wartawan.
 
 Schellenberg yang menghadiri persidangan dengan mengenakan "sweater" putih itu 
terlihat tenang mendengarkan pembacaan putusan majelis hakim.
 
 Dia merasa dijebak oleh Xu. "Saya tidak bersalah dan saya hanya seorang 
wisatawan. Saya tidak membeli sejumlah ban dan tidak menyewa gudang," ujarnya 
menyangkal putusan majelis hakim.
 
 Zhang Dongshuo, penasihat hukum Schellenberg, mengaku pendampingan hukum 
terhadap kliennya itu telah mendapatkan jaminan.
 
 Schellenberg telah mengganti penasihat hukum dan menunjuk Zhang atas 
rekomendasi dari Kedutaan Besar Kanada di China yang selalu mengikuti 
perkembangan kasus itu, demikian pengakuan Zhang sebagaimana ditulis Global 
Times, Selasa.
 
 Pengadilan Dalian menggelar sidang tersebut pada 15 Maret 2016 dengan putusan 
pertama berupa hukuman penjara selama 15 tahun dikeluarkan pada 20 November 
2018 terkait penyelundupan narkoba dan kepemilikan barang senilai 150.000 RMB. 
Atas putusan itu, Schellenberg mengajukan banding.
 
 Dia memasuki China pada 19 November 2014 dan ditangkap polisi pada 1 Desember 
2014 di Guangzhou, Provinsi Guangdong, saat berusaha kabur ke Thailand.
 
 Sidang banding di Pengadilan Dalian tersebut berlangsung selama 12 jam pada 
Senin (14/1), mulai pukul 08.00 hingga 20.00 waktu setempat (07.00-19.00 WIB).  
Pewarta: M. Irfan Ilmie
 Editor: Azizah Fitriyanti
 COPYRIGHT © ANTARA 2019
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient
 不含病毒。www.avg.com 
http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient
 #DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2
 


Kirim email ke