Jokowi Terancam Isu Pro Asing, Wiranto Tunda Revisi PP 82
CNN Indonesia | Jumat, 01/02/2019 09:34 WIB
Bagikan :
Jokowi Terancam Isu Pro Asing, Wiranto Tunda Revisi PP 82Ilustrasi data
center. (Foto: Google)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Politik Hukum dan
HAM*Wiranto <https://www.cnnindonesia.com/tag/wiranto> *meminta Menteri
Sekretariat Negara untuk menunda penetapan revisi*Peraturan Pemerintah
Nomor 82 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik
<https://www.cnnindonesia.com/tag/pp-no-82>*.
Dalam surat yang ditanda tangani, Wiranto menduga jika revisi tersebut
ditetapkan maka bisa menjadi bumerang bagi Presiden Jokowi lantaran akan
dicap sebagai 'pro asing'.
"Menimbang, akan menjadi bahan politik di Pilpres 2019 apabila
ditetapkan sebelum pemilu akan menjadi bahan untuk menyudutkan Presiden
Jokowi dengan isu 'Pro Asing' karena menyerahkan kedaulatan data selain
data ke luar negeri," tulis Wiranto dalam surat edaran yang
diterima/CNNIndonesia.com/, Kamis (31/1).
Lihat juga:
Pakar: Pentingnya Negara Lakukan Klasifikasi Data
<https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190123065606-185-363009/pakar-pentingnya-negara-lakukan-klasifikasi-data/>
Wiranto mengatakan pertimbangan lain penundaan revisi PP No.82 tahun
2012 juga merujuk pada urgensi peraturan yang dianggapnya tidak terlalu
mendesak.
Menurutnya, saat ini negara masih membutuhkan pembenahan sistem keamanan
siber nasional.
"Urgensi RPP No. 82/2012 tidak mendesak karena sistem keamanan siber
nasional masih dalam proses pembenahan baik tata kelola, dan regulasi
keamana digital untuk menjaga kedaulatan siber nasional," kata dia.
Revisi PP No.82 tahun 2012 menjadi polemik terlebih banyak pakar
beranggapan jika menempatkan data center di luar negerti tidak
memberikan manfaat bagi Indonesia. Sebaliknya, data Indonesia justru
rentan digunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab lantaran
perlindungan data lemah.
Lihat juga:
Kominfo Terima Pengaduan 733 Hoaks Disebar Lewat Whatsapp
<https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20190124090426-185-363357/kominfo-terima-pengaduan-733-hoaks-disebar-lewat-whatsapp/>
Dari sisi teknis, penempatan data center juga menjadi perhatian lantaran
di beberapa aplikasi datanya harus saling berdekatan seiring, salah
satunya dengan berkembangnya smart city dan big data. Sementara terkait
ekonomi, penempatan data di dalam negeri dianggap bisa mendorong
investasi masuk ke Indonesia.*(din/evn)*
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com