Cuman........ SKB 3 Menteri itu hasil perjuangan berat Ma'ruf Amin, bahkan 
menurut sang kyai tidak bisa direvisi pemerintah. Bagaimana ini? mencabut 
dukungan? 

 Peraturan Bersama Menteri Tak Bisa Direvisi Pemerintah 
https://nasional.tempo.co/read/280079/peraturan-bersama-menteri-tak-bisa-direvisi-pemerintah/full&view=ok

---In [email protected], <SADAR@...> wrote :

 PSI: SKB 3 Menteri Tempat Ibadah Diskriminasi Kebebasan Beragama Reporter:  
Muh. Syaifullah (Kontributor) 
 Editor:  Syailendra Persada 
 Selasa, 12 Februari 2019 07:25 WIB
 Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie beserta rombongan 
menyerahkan daftar nama calon legislatif (caleg) ke kantor Komisi Pemilihan 
Umum (KPU), Jakarta, Selasa, 17 Juli 2018. Partai Solidaritas Indonesia sudah 
menyerahkan bacaleg dengan 575 nama untuk 80 daerah pemilihan (dapil). 
TEMPO/Subekti.
 TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI 
https://www.tempo.co/tag/psi) Grace Natalie mengusulkan pencabutan surat 
keputusan bersama (SKB) menteri soal pendirian tempat ibadah. Ia menganggap SKB 
itu melanggar Pasal 28 dan 29 Undang-undang Dasar 1945. 
 Baca: Ketua Umum PSI Grace Natalie Sebut Ada Kaum Nasionalis Gadungan
 “Pasal itu menyebut kebebasan bagi semua orang tentang kemerdekaan orang untuk 
memeluk agama dan beribadah. Negara menjamin ketika warga negaranya melakukan 
peribadatan,” kata Grace di Jogja Expo Center, pada Senin, 11 Februari 2019.
 Jika ada produk hukum yang bertentangan dengan UUD 1945 dan semangat 
konstitusi, kata Grace, maka jelas sebagai bentuk diskriminasi. Sebab ada 
pembatasan orang sehingga ia tidak bisa atau sulit untuk beribadah.
 “Oleh karena itu, PSI akan melakukan deregulasi, menghapuskan peraturan 
bersama menteri yang jelas-jelas menghalangi kebebasan orang beribadah 
sebagaimana yang dijamin oleh konstitusi,” kata dia. 
 Ia mengatakan intoleransi tidak hanya terjadi terhadap orang yang masih hidup. 
Tetapi terhadap orang yang sudah meninggal dunia. Seperti yang terjadi di 
Kotagede, Yogyakarta di mana ada orang meninggal terpaksa harus dipindah karena 
beda agama.
 Grace menuturkan saat ini ada fenomena normalisasi intoleransi. Pembiaran 
penyerangan atas kelompok yang berbeda keyakinan, penutupan tempat ibadah, 
meluasnya ceramah kebencian, lama-lama menjadi sesuatu yang  dianggap biasa.
 ADVERTISEMENT
 
 “Gejala normalisasi intoleransi adalah ketika masyarakat menganggap 
intoleransi sebagai sesuatu yang normal akibat kampanye kultural yang mengajak 
orang hanya berpikir secara biner hitam–putih. Kaum kita–musuh kita,” kata 
Grace.
 Simak juga: Grace Natalie Usulkan Pencabutan SKB 3 Menteri Soal Tempat Ibadah
 PSI https://www.tempo.co/tag/psi, kata Grace, akan melawan intoleransi. Juga 
melawan segala bentuk ancaman bagi persatuan masyarakat Indonesia karena sesuai 
dengan perjuangan pokok partai.
 
 
 
http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient
 不含病毒。www.avg.com 
http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient
 #DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2
 

Kirim email ke