https://metro.tempo.co/read/1175020/jajal-mrt-jakarta-dubes-uni-eropa-lebih-
modern-dibanding-eropa/full&view=ok
<https://metro.tempo.co/read/1175020/jajal-mrt-jakarta-dubes-uni-eropa-lebih-modern-dibanding-eropa/full&view=ok>
Jajal MRT Jakarta, Dubes Uni Eropa: Lebih
Modern Dibanding Eropa
Reporter:
M Julnis Firmansyah
Editor:
Ali Anwar
Selasa, 12 Februari 2019 21:56 WIB
Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis PT MRT Jakarta Ghamal Peris
berbincang dengan sejumlah duta besar yang tergabung dalam Uni Eropa
saat menjajal kereta MRT fase I koridor Lebak Bulus - Bundaran HI yang
sedang diuji coba di Jakarta, Selasa, 12 Februari 2019. TEMPO/M Taufan
Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2019/02/12/id_819110/819110_720.jpg>
Direktur Pengembangan dan Dukungan Bisnis PT MRT Jakarta Ghamal Peris
berbincang dengan sejumlah duta besar yang tergabung dalam Uni Eropa
saat menjajal kereta MRT fase I koridor Lebak Bulus - Bundaran HI yang
sedang diuji coba di Jakarta, Selasa, 12 Februari 2019. TEMPO/M Taufan
Rengganis
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Rombongan Duta Besar dari negara Uni Eropa
menjajal kereta Mass Rapid Transportation atau *MRT Jakarta*
<https://metro.tempo.co/read/1164411/mrt-jakarta-beroperasi-maret-2019-simak-2-jenis-tiket-ini>
Fase I dari Bundaran HI - Lebak Bulus, Jakarta, Selasa, 12 Februari
2019. Kedatangan mereka merupakan bagian dari paralel trial run kereta
bawah tanah pertama di Indonesia tersebut.
Baca juga: *MRT Jakarta Beroperasi Maret 2019, 954 Ribu Tiket Telah
Dicetak*
<https://metro.tempo.co/read/1164406/mrt-jakarta-beroperasi-maret-2019-954-ribu-tiket-telah-dicetak>
"MRT Jakarta sangat bersih, moderen, dan sangat sejuk. Saya sangat
menantikan saat MRT dibuka untuk umum akhir Maret nanti," ujar Duta
Besar Uni Eropa, Vincent Guerend, di dalam kereta MRT, Selasa, 12
Februari 2019.
Vincent terlihat sangat antusias mencoba kereta MRT. Ditemani Direktur
Pengembangan Bisnis dan Usaha, Ghamal Peris, Vincent berkeliling dari
satu gerbong ke gerbong lainnya serta menjajal fasilitas seperti kursi
dan pegangan kereta.
Menurut Vincent, fasilitas MRT Jakarta jauh lebih moderen dibanding MRT
yang ada di negara Eropa. Sebab, kata dia, di Eropa moda transportasi
MRT sudah ada bahkan dari 100 tahun yang lalu. Sehingga teknologinya
belum begitu terbaharui.
"Di sini sangat moderen, terlihat dari AC-nya, peronnya, jadi ini yang
terbaik. Selamat buat Jakarta," kata Vincent.
Saat ini, pengerjaan proyek MRT Jakarta Fase I sudah mencapai 98,5
persen. Rinciannya, proyek pengerjaan jalur melayang telah mencapai
98,43 persen dan untuk bawah tanah mencapai 98,74 persen.
Direktur Konstruksi MRT Jakarta Silvia Halim menjelaskan pengerjaan
bagian dalam stasiun sudah hampir selesai 100 persen, dan tengah
melakukan perapihan arsitektur.
Direktur Utama PT Mass Rapid Transit (MRT) William Sabandar memastikan
kereta MRT atau Ratangga akan dibuka untuk komersil di antara tanggal 24
- 31 Maret 2019.
Baca juga: *Alasan Anies Sebut Integrasi Tarif MRT dan Lainnya Belum di
2019*
<https://metro.tempo.co/read/1170896/alasan-anies-sebut-integrasi-tarif-mrt-dan-lainnya-belum-di-2019>
Pada Fase I ini, *MRT Jakarta*
<https://metro.tempo.co/read/1168954/anies-baswedan-umumkan-harga-tiket-mrt-jakarta-februari-2019>
memiliki 13 stasiun. Tujuh di antaranya adalah stasiun layang yang
berada di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok
M, dan Sisingamangaraja. Sedangkan stasiun bawah tanah berada di
Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran
Hotel Indonesia.