Menurut Elon Musk dalam waktu tidak lama lagi orang2 akan jual rumah dan hijrah 
ke Mars, ada yang berminat?
---The South African genius behind SpaceX, Tesla and Paypal, aims to put 
astronauts on the surface of Mars by the year 2024. In a recent spate of 
promising updates, Mr Musk showed off a static fire test of the Starship Raptor 
engine which will propel his rocket to the Red Planet. Now, the SpaceX boss 
teased the future cost of taking his Super Heavy Rocket and Starship for an 
interplanetary road trip. Replying to questions asked on Twitter, Mr Musk said 
any hopeful Martian should be able to sell their home and permanently move to 
Mars if they wish.


SpaceX launch: Elon Musk thinks you can 'sell your house and fly to MARS' in 
near future

---In [email protected], <ilmesengero@...> wrote :


Diberitakan beberapa waktu lalu bahwa Russia akan juga kirim kosmonaut ke bulan 
pada tahun 2030.


On Tue, Feb 12, 2019 at 7:46 PM 'j.gedearka' j.gedearka@... [nasional-list] 
<[email protected]> wrote:







https://tekno.tempo.co/read/1174680/nasa-umumkan-rencana-membangun-pangkalan-di-bulan/full&view=ok




NASA Umumkan Rencana Membangun 


Pangkalan di Bulan
Reporter:
Moh Khory Alfarizi
Editor:
Erwin Prima
Selasa, 12 Februari 2019 07:00 WIB
Logo Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA. (NASA)

TEMPO.CO, Jakarta - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) 
berencana untuk membangun pangkalan di Bulan. Rencana tersebut lebih jauh dari 
sebelumnya yang hanya mengirim manusia ke Bulan.

Baca: NASA: Langka, Gempa Palu Sangat Cepat

"Kita akan kembali ke Bulan, menyiratkan akan melakukan hal yang sama seperti 
yang kita lakukan 50 tahun lalu. Kita akan pergi ke bulan dengan teknologi dan 
sistem baru yang inovatif untuk menjelajahi lebih banyak lokasi di permukaan 
daripada yang pernah kita bayangkan," ujar Andministrator NASA Jim Bridenstine 
dalam Ozy Magazine, yang dikutip laman Unilad, Ahad, 10 Februari 2019.

Bridenstine melanjutkan bahwa rencana masa depan itu merupakan arahan dari 
Presiden Donald Trump. Sejak 50 tahun lalu manusia terakhir menginjakkan kaki 
di permukaan Bulan, teknologi dan industri telah mengalami perubahan signifikan

Untuk melakukan hal itu, NASA berencana untuk mengembangkan The Gateway, yang 
digambarkan sebagai pos terdepan bulan, dirancang untuk memastikan transit yang 
aman dari para astronot ke permukaan bulan dan kembali lagi ke Bumi.. 
Bridenstine menjelaskan bahwa Trump mengatakan agar NASA belajar bagaimana 
hidup jauh dari Bumi.

"Misi ini, tidak seperti Apollo, kali ini kita akan pergi ke Bulan untuk 
tinggal, dan dari sana kita akan mengambil lompatan raksasa berikutnya dalam 
penjelajahan luar angkasa," tutur Bridenstine. "Kehadiran manusia yang 
berkelanjutan di luar orbit Bumi adalah penting bagi keamanan bangsa kita."

Bridenstine mengatakan Gateway akan menjadi pangkalan untuk sistem pendaratan 
Bulan manusia pertama yang dapat digunakan kembali. Ini adalah pendekatan 
berkelanjutan yang menciptakan lebih banyak peluang komersial, yang diperlukan 
untuk eksplorasi ruang angkasa jangka panjang manusia.

Selain itu, NASA juga berencana untuk mengirim instrumen sains baru dan 
demonstrasi teknologi ke permukaan Bulan pada pengiriman kargo komersial Bulan, 
yang direncanakan beroperasi pada akhir 2020.

UNILAD | OZY MAGAZINE















Kirim email ke