https://foto.tempo.co/read/70569/aksi-kamisan-ke-575-tolak-kembalinya-dwi-fungsi-militer
Aksi Kamisan Ke - 575, Tolak Kembalinya Dwi
Fungsi Militer
oleh:
Fardi Bestari
Kamis, 21 Februari 2019 21:15 WIB
0 komentar
<https://foto.tempo.co/read/70569/aksi-kamisan-ke-575-tolak-kembalinya-dwi-fungsi-militer#comments>
000
Sejumlah aktivis saat melakukan aksi kamisan ke-575 di depan Istana
Negara, Jakarta, 21 Februari 2019. Dalam aksi tersebut mereka menolak
kembalinya dwi fungsi Militer melalui penempatan TNI di Kementerian
serta menuntut pemerintah menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu.
TEMPO/M Taufan Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2019/02/21/id_821363/821363_720.jpg>
Sejumlah aktivis saat melakukan aksi kamisan ke-575 di depan Istana
Negara, Jakarta, 21 Februari 2019. Dalam aksi tersebut mereka menolak
kembalinya dwi fungsi Militer melalui penempatan TNI di Kementerian
serta menuntut pemerintah menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu.
TEMPO/M Taufan Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2019/02/21/id_821364/821364_720.jpg>
Sejumlah aktivis saat melakukan aksi kamisan ke-575 di depan Istana
Negara, Jakarta, 21 Februari 2019. Dalam aksi tersebut mereka menolak
kembalinya dwi fungsi Militer melalui penempatan TNI di Kementerian
serta menuntut pemerintah menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu.
TEMPO/M Taufan Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2019/02/21/id_821366/821366_720.jpg>
Sejumlah aktivis saat melakukan aksi kamisan ke-575 di depan Istana
Negara, Jakarta, 21 Februari 2019. Dalam aksi tersebut mereka menolak
kembalinya dwi fungsi Militer melalui penempatan TNI di Kementerian
serta menuntut pemerintah menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu.
TEMPO/M Taufan Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2019/02/21/id_821367/821367_720.jpg>
Sumarsih, Ibunda korban tragedi Semanggi, Wawan saat melakukan aksi
kamisan ke-575 di depan Istana Negara, Jakarta, 21 Februari 2019. Dalam
aksi tersebut mereka menolak kembalinya dwi fungsi Militer melalui
penempatan TNI di Kementerian serta menuntut pemerintah menyelesaikan
pelanggaran HAM berat masa lalu. TEMPO/M Taufan Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2019/02/21/id_821368/821368_720.jpg>
Sejumlah aktivis saat melakukan aksi kamisan ke-575 di depan Istana
Negara, Jakarta, 21 Februari 2019. Dalam aksi tersebut mereka menolak
kembalinya dwi fungsi Militer melalui penempatan TNI di Kementerian
serta menuntut pemerintah menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu.
TEMPO/M Taufan Rengganis
Sejumlah aktivis saat melakukan aksi kamisan ke-575 di depan Istana
Negara, Jakarta, 21 Februari 2019. Dalam aksi tersebut mereka menolak
kembalinya dwi fungsi Militer melalui penempatan TNI di Kementerian
serta menuntut pemerintah menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu.
TEMPO/M Taufan Rengganis
Sejumlah aktivis saat melakukan aksi kamisan ke-575 di depan Istana
Negara, Jakarta, 21 Februari 2019. Dalam aksi tersebut mereka menolak
kembalinya dwi fungsi Militer melalui penempatan TNI di Kementerian
serta menuntut pemerintah menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu.
TEMPO/M Taufan Rengganis
Sejumlah aktivis saat melakukan aksi kamisan ke-575 di depan Istana
Negara, Jakarta, 21 Februari 2019. Dalam aksi tersebut mereka menolak
kembalinya dwi fungsi Militer melalui penempatan TNI di Kementerian
serta menuntut pemerintah menyelesaikan pelanggaran HAM berat masa lalu.
TEMPO/M Taufan Rengganis
Sumarsih, Ibunda korban tragedi Semanggi, Wawan saat melakukan aksi
kamisan ke-575 di depan Istana Negara, Jakarta, 21 Februari 2019. Dalam
aksi tersebut mereka menolak kembalinya dwi fungsi Militer melalui
penempatan TNI di Kementerian serta menuntut pemerintah menyelesaikan
pelanggaran HAM berat masa lalu. TEMPO/M Taufan Rengganis
------------------------------------------------------------------------