Perlu diketahui, desa Huaxi dalam perkembangan selanjutnya, khususnya setelah Wu Renbao meninggal dan dilanjutkan oleh anak ke-4 nya yang lulus dari AS, beberapa tahun yl. jadi jeblok nyaris bankrut dengan terlilit hutang-hutang. Rupanya Wu-muda terlalud besar ambisinya dalam jalankan usaha, membuka beberapa usaha dengan utang, bahkan juga terjuan dalam jual-beli di pasar saham, ... akhirnya usaha banyak gagal dan ditimpa hutang besar!

Dari kegagalan desa Huaxi, patut ditarik pelajaran bagaimana cara mengelola usaha yang baik, dan nampaknya pemerintah pusat sudah melihat sebelumnya ada masalah dengan organisasi desa Huaxi itu, dan oleh karenanya yang diangkat menjadi DESA-TELADAN bagi seluruh negeri, bukan desa Huaxi yang maju dan kaya lebih dahulu, tapi desa Siao Gang. Yaitu adanya kesadaran PETANI disitu untuk membentuk kembali KERJA KOLEKTIF dalam usaha mendorong maju produksi lebih baik! Dibentuklah koperasi desa, yang menggabungkan seluruh tanah didesa itu yg semula sudah dibagikan HGU nya pada setiap keluarga-tani, saat tahun 1980 komune rakyat dibubarkan. Atas dasar semangat KERJA KOLEKTIF itulah timbul kesadaran pembagian kerja bersama, pembagian/pengaturan kehidupan bersama, ... dari kebutuhan pendidikan anak-anak, kesehatan/pengobatan dan perawatan orang-tua secara bersama yang ditangani koperasi desa itu. Semangat kerja kolektif, kesadaran kehidupan kolektif inilah yang patut dijadikan TELADAN, ... mempercepat perkembangan desa-desa dalam mengatasi kemiskinan.

Saya masih belum menangkap bagaimana strategi Jokowi dalam membagi-bagikan sertifkat pada petani itu dan didorong sertifikat dianggunkan di bank, sebagai modal untuk mengerjakan tanahnya. Saya kuatir, kalau tidak ada bimbingan dengan baik, dan usaha GAGAL tidak bisa bayar utang, tanah akan diambil bank dan akhirnya jatuh kembali ketangan segelintir konglomerat yg membeli tanah2 petani itu! Apa yang dimimpikan Jokowi justru terjadi kebalikannya, rakyatnya setelah dapatkan tanah bisa berproduksi dengan baik dan melepaskan diri dari kemiskinan, ... tidak terwujud dalam kenyataan.


ajeg [email protected] [GELORA45] 於 25/2/2019 15:53 寫道:
Ya, Huaxi selalu disebut-sebut sebagai desa terkaya di dunia yang sering dipertontonkan dengan siaran bergambar, foto maupun video (semoga ada juga yang berupa lukisan dan sketsa). Pertanyaannya tetap sama, seperti itukah "masyarakat sejahtera moderat" yang akan dicapai di seluruh daratan Cina pada tahun 2020 (tahun depan)? Kalau jawabannya "ya" maka kesimpulan saya tetap seperti 3-4 tahun lalu; itu masyarakat dengan kesejahteraan pura-pura, omongkosong.

Kenapa begitu? Ya karena yang sejahterahanya desanya. Kesejahteraan yang dimotori para juragan merangkap pengurus partai tingkat desa. Masyarakat tinggal menukar tenaga dan pikirannya dengan kenikmatan harta benda yang disediakan pihak desa. Tetapi jika si warga pindah dari desa maka seluruh kehidupan bak surgawi itu harus ditinggal. Dikembalikan ke juragan karena semua itu merupakan inventaris desa. Silakan si warga gulung tikar lalu gelundung plontosmelintasi gerbang keluar desa (sambil menyandang tongkat kayu dengan buntelan baju di ujungnya, hehe) ...

Itulah yang ditiru Jokowi waktu tergopoh-gopoh membangunkan para juragan di pedesaan untuk ikut memodali bank di desanya. Dengan iming-iming status juragannya bakal meningkat.

Kenapa dia tak mampu membuka mata sedikit lebih lebar untuk melihat pola, adat, budaya, masyarakat di berbagai pulau pelosok tanahair yang berhasil memajukan desanya tanpa perhatian/sentuhan apalagi bantuan pemerintahǃ Betul-betul murni hasil swadayamasyarakatǃ Kenapa dia yang jago blusukan tidak mau mempelajari bagaimana masyarakat desa kembar Sidakaton-Sidapurna misalnya (yang masih di Pulau Jawa) dalam memajukan kehidupan mereka? Kenapa yang rajin mendatangi desa-desa makmur itu justru petugas pajak.

Kenapa slompret betul menjejalkan cara orang lain dengan merusak cara orang sendiri.

--- ilmesengero@... wrote:

*Jokowi punya kabinet kerja, dan juga sering bilang kerja, kerja, tetapi rupanya kerjanya model Arab Sudia, tetapi sebaiknya juga mereka pergi ke Huaxi, supaya lihat kerja-kerja*
*
*
*Pedesaan yang paling kaya adalah Huax*i,
_https://www.youtube.com/watch?v=yru1C-RE7lc ,_
_
_
_https://www.youtube.com/watch?v=eHI8KzdpR8Q
_

On Sun, Feb 24, 2019 at 7:53 PM ajeg wrote:

Karena ditanyakan ke saya sudah pasti jawabnya berdasar paparan yang sering muncul di sini yaitu, membangun pedesaan menjadi kaya. Dengan pengertian, dalam menjalankan 2 sistem "berciri Tiongkok" yang namanya 'masyarakat' rupanya hanya terdapat di pedesaan. Di sana kekayaan mereka sedang-sedang saja, moderat. Sementara, di perkotaan adanya cuma individu-individu (sebagai komponen dari alat-alat produksi) yang menyokong perputaran mesin-mesin industri milik para konglomerat yang merupakan kekuatan-kekuatan kapital. Kekuatan dengan tingkat kesejahteraan ekstrim, hehehh.....

--- lusi_d@... wrote:

Bung Ajeg, kira-kira yang dimaksud dng istilah "pembangunan masyarakat
sejahtera moderat" itu apa sih?

Am Sun, 24 Feb 2019 06:23:38 +0000 (UTC)
schrieb ajeg :

> Jadi, bagaimana melihat perbedaan antara reformasi Deng dan Gestok
> ketika keduanya merupakan kudeta merangkak imperialis dengan ciri
> masing-masing, heeheee....
>
> --- jetaimemucho1@... wrote:
> He..he..he ya nggak aneh dong !! Wong komunisnya hanya merek dan
> kedok untuk menutupi sifat sosial imperialisnya!! On Saturday,
> February 23, 2019, 5:30:42 PM GMT+1, Lusi D. wrote:
>
> Beginn der weitergeleiteten Nachricht:
> Datum: Sat, 23 Feb 2019 11:19:39 +0100
> Von: Lusi D.
> An: ChanCT
>
> Ada yang aneh pada laporan ini. Semua orang mengenal arti huruf K pada
> singkatan kata PKT itu adalah Komunis. Tapi dalam penjelasan laporan
> kerja itu samasekali tidak satu katapun ada kata ataupun jargon yang
> mengandung jiwa dan makna kata komunis. Lalu yang dikatakan
> "masyarakat sejahtera moderat" itu apa?
> Mungkin ada yang bilang ini kan ciri wanti jaman milenia. Hehehe.
>
> Am Sat, 23 Feb 2019 16:13:02
> +0800 schrieb ChanCT :
>
> > Politbiro Komite Sentral PKT Bahas Laporan Kerja Pemerintah
> >
> > http://indonesian.cri.cn/20190223/eadcd296-9543-56ed-3134-f1c63bc8aded...html
> > 2019-02-23 14:39:29
> >
> > Politbiro Komite Sentral PKT hari Jumat kemarin (22/2) mengadakan
> > sidang untuk membahas naskah Laporan Kerja Pemerintah yang
> > diserahkan Dewan Negara kepada sidang kedua dua KRN ke-13 untuk
> > diperiksa, memeriksa Laporan Keadaan Kerja Titik Berat Tim Pimpinan
> > Inspeksi Pusat Tahun 2018, Laporan Keadaan Inspeksi Khusus
> > Penangglangan Kemiskinan Pusat serta Peraturan Pekerjaan Penilaian
> > Pemimpin dan Kader Partai dan Pemerintah. Sidang dipimpin oleh
> > Sekretaris Jenderal Komite Sentral PKT Xi Jinping.
> >
> >  Sidang berpendapat, selama satu tahun yang lalu, menghadapi
> > situasi internasioal yang rumit dan tugas reformasi, pembangunan dan
> > kestabilan yang amat berat, Komite Sentral PKT dengan Kawan Xi
> > Jinping sebagai intinya memimpin seluruh partai dan rakyat berbagai
> > etnis seluruh negeri berjuang terus dan mengatasi berbagai
> > kesulitan, berhasil merampungkan target dan tugas utama
> > perkembangan ekonomi dan sisial seluruh tahun dan mencapai kemajuan
> > besar dalam pembangunan masyarakat sejahtera moderat.
> >
> >  Sidang menunjukkan, untuk merealiasi target dan tugas perkembangan
> > ekonomi dan sosial tahun ini, harus dikoordinasi dan dilaksanakan
> > dengan baik kebijakan makro, kebijakan struktural dan kebijakan
> > sosial, dan dilaksanakan dengan baik kebijakan keuangan yang
> > proaktif, kebijakan moneter yang stabil dan kebijakan prioritas
> > lapangan kerja. Harus dengan sekuat tenaga dioptimalisasi iklim
> > bisnis, memupuk dan mengembangkan tenaga pendorongan yang baru,
> > mendorong pembentukan pasar domestik yang perkasa, memajukan
> > penanggulangan kemiskinan dan pembangunan pedesaan, mendorong
> > perkembangan koordinasif antar daerah, meningkatkan pencegahan
> > polusi dan pembangunan peradaban ekologi, memperdalam reformasi di
> > bidang titik berat, mendprong keterbukaan multi-arah, dengan lebih
> > baik menjamin dan memperbaiki kehidupan rakyat.
> >
> >
> >
> >
> > ---
> > 此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。





---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke