Bung Lusi yb,
Iyaa, ... saya terkadang juga rada bingung dengan terjemahan Radio
Beijing, bhs Indonesia nya jadi terasa aneh dan selalu lambat.
Tulisan/berita penting baru bisa keluar setelah jam 11 waktu HK. Entah
karena hanya gunakan anak-anak muda lulusan Univ. yang tidak pernah
hidup/bergaul dalam masyarakat Indonesia atau jadi terpaku dengan bhs.
Tionghoa saja, TIDAK BERANI gunakan bhs. Indonesia pada umumnya.
Seperti yang ditanyakan "Masyarakat Sejahtera Moderat",小康社会 (Xiǎo kāng
shè hui) itu yang dimaksudkan apa? Dalam pengertian saya sendiri, lebih
baik diterjemahkan masyarakat sedikit makmur atau sejahtera saja.
Artinya, satu masyarakat yang baru LEPAS dari kemiskinan memasuki
masyarakat yang berkecukupan, tidak lagi serba kekurangan. Kalau tidak
hendak gunakan sedikit makmur yg pernah mereka gunakan juga, atau orang
lain? Kenapa jadi gunakan sejahtera moderat yang tidak ekstrim?
Entahlah, ...
Tapi, bung Lusi, bukankah masyarakat sosialisme itu mewujudkan
kesejahteraan bagi seluruh RAKYAT, dan inilah yang sedang diperjuangkan
PKT dan target mereka nanti tahun 2020 yad ini menyelesaikan 30 juta
rakyat miskin yang tersisa itu. Bahkan Xi Jinping berani menyatakan
tidak seorangpun boleh tertinggal! Yang juga cukup menarik diperhatikan,
usaha mengentaskan 30 juta kemiskinan yg tersisa itu, diakhir tahun 2017
PKT justru bangkitkan dan mengajak pengusaha kapitalis terlibat, dan
ternyata lebih 30 ribu pengusaha kapitalis tergerak menanamkan modal
didesa-desa terbelakang dan dalam 3 tahun siap menyelesaikan kemiskinan
didesa itu. Sudah tidak sedikit kisah keberhasilan yg dicapai bisa
diikuti, sekalipun juga ada kisah gagal bahkan penipuan yang terjadi.
Biasalah, disana-sini masih saja ada pejabat dan pengusaha nakal yg
gunakan kesempatan untuk perkaya diri sendiri saja!
Masalahnya bagaimana mencapai masyarakat sosialisme itu? Jangan
dipatok-mati jalan Lenin, yg kemudian diikuti ketua Mao di 30 tahun RRT
itulah SATU-SATU nya jalan, yg berbeda adalah SALAH! Tidak seorangpun
didunia ini yg berhak mengklaim jalan sosialisme yang paling BENAR!
Setiap bangsa, setiap rakyat didunia ini HARUS BERANI menemukan dan
berhak menentukan sendiri jalan mencapai sosialisme yang dianggap BENAR
dan sesuai dengan kondisi masyarakatnya. Bahwa di Tiongkok selama
perjalanan lebih 40 tahun terakhir ini, disamping meningkatkan
kemakmuran masyarakat, juga tidak bisa disangkal terjadi kesenjangan
sosial yg cukup tajam. Dan itulah produk dari pikiran "Memperkenankan
sementara orang kaya lebih dahulu", untuk dijadikan lokomotif menarik
gerbong kemiskinan menjadi masyarakat sedikit makmur! Setelah kemakmuran
masyarakat mencapai tingkat tertentu, baru tahap berikut mengurangi
kesenjangan yang ada. Membatasi kekayaan perseorangan dan lebih lanjut
me-RATA-kan kemakmuran yg telah tercapai itu untuk masuk ke masyarakat
sosialisme! Sekarang ini masih ditingkat langkah pertama saja dari
perjalanan jauh menuju masyarakat sosialisme. Yang perlu di ingat, pada
saat masyarakat masih sangat, sangat MISKIN, akan sulit mencapai
kemakmuran bersama, kecuali yang terjadi me-rata-kan KEMISKINAN,
begitulah yg terjadi 30 tahun pertama RRT. Bahkan pengalaman PKUS
sendiri, juga ambruk dengan sendirinya setelah 70 tahun, ...
Kudeta merangkak Deng? Dari luar dan jarak jauh, saya melihatnya BUKAN
kudeta, tapi itulah perjuangan intern PKT yang terjadi dan wajar-wajar
saja. Setiap saat bahkan sampai sekarang ini juga TETAP ada perjuangan
intern PKT, adanya fraksi-fraksi yg membawakan pemikiran/pendapat
berbeda, dan nampaknya inilah DEMOKRASI yang dijalankan didalam PKT
sendiri! Disinilah nampak jelas perbedaan PKT setelah mengoreksi
KESALAHAN yg dijalankan Lenin, Stalin dan Ketua Mao yg begitu KETAT
menjalankan SUARA TUNGGAL Partai Komunis! Bukan hanya mendepak keluar yg
beda pendapat, tapi menjebloskan mereka dalam kamp-konsentrasi kerja utk
mencuci otak! Dan TIDAK SEDIKIT! Entah berapa juta kader/anggota PKT yg
diperlakukan tidak adil, bahkan tidak manusiawi selama belasan/puluhan
tahun selama lebih 30 tahun pertama (1949-1979)! Banyak contoh-contoh
kader-kader terbaik PKT jatuh korbankan jiwanya dengan sangat
menyedihkan, ambil saja nama Marshkal Peng Dehuai, Presiden RRT Liu
Shaochi yang saat menindggal istri-anak2 nya pun tidak diberitahu dan
tidak tahu dimana kuburnya! Bagaimana sekarang?
Lebih 40 tahun terakhir ini, bisa kita saksikan bersama ada fraksi
Sosial-Demokrat yg membawakan suara keras merubah kekuasaan Diktatur
Proletariat dengan jalankan trias-politika ala barat, bahkan
menghapuskan kekuasaan partai-tunggal dengan multi-parti. Lalu ada
fraksi Maois, yg hendak pertahankan jalan sosialisme yg dikatakan tipe
Lenin itu, mempertahankan segalanya diatur, dikendalikan pemerintah/PKT
saja. Menentang keras kebijakan Deng utk jalankan reformasi dan
keterbukaan. Dan tetap membiarkan fraksi-fraksi itu melangsungkan
seminar, diskusi terbuka dalam masyarakat, ... selama mereka beradu
gagasan dan TIDAK ada hubungan dengan asing, tentu dibiarkan saja!
Mestinya ya begitu, pemikiran orang jangan dikekang, apalagi HARUS
dipaksakan merubah pemikiran dengan dijebloskan dalam kamp-konsentrasi
kerja! Bersyukurlah, akhirnya di masa Xi Jinping kamp-konsentrasi kerja
untuk cuci-otak orang itu resmi diBUBARKAN, sekarang TIDAK ADA lagi!
Tapi, begitu terendus ada hubungan dengan asing, tentu demi keamanan
negara bisa dicekal, dipenjarakan, contohnya Liu Xiaobo itu!
Saya beri contoh tokoh kontroversial Li Rui, mantan sekretaris Mao, yg
baru saja meninggal diusia 101 tahun itu. Rupanya Li Rui ditahun-tahun
56-57 saat mendiskusikan membangun waduk-raksasa mencegah banjir Sungai
Yang Tse dipihak menentang Ketua Mao yg hendak bangun! Li Rui dipanggil
menghadap ketua Mao dan diminta menguraikan lebih detail pemikirannya,
.... berhasil meyakinkan ketua Mao utk sementara membatalkan rencana
pembangunan waduk raksasa itu. Dan, ... tertarik dengan kecerdasan Li
Rui, tahun 1958 ditarik kepusat menjadi sekretaris ketua Mao! Tapi,
begitu sidang Lu Shan, 1959 pengganyangan Peng Dehuai, ternyata Li Rui
berpihak dan mendukung pemikiran Peng, segera saja dicopot dari
sekretaris Ketua Mao! Bahkan sempat merasakan kehidupan dalam
kamp-konsentrasi kerja selama lebih 8 tahun, ... dimasa RBKP! Namun
pemikiran Sosial-Demokrat TETAP SAJA melekat keras dalam otaknya,
berpihak pada PM Zhao Zhiyang sampai akhir hidupnya! Selalu mengkritik
keras kebijakan Deng Reformasi dan Keterbukaan yg tetap pertahankan DP
dan kekuasaan Partai-tunggal! Namun demikian, saat Li Rui meninggal,
tetap mendapatkan kehormatan tinggi, tokoh utama pimpinan PKT, Xi
Jinping, Li Keqiang cs, tetap mengirimkan karangan-bunga dan upacara
Belasungkawa dilangsung di Ba Pao Shan, disitulah abu tokoh-tokoh PKT
disemayamkan. Namun anak perempuan Li Rui, yang sekarang berada di AS,
menyatakan ayahnya menolak upacara belasungkawa diselenggarakan PKT,
bahkan merasa terhina kalau peti-matinya ditutupi bendera PKT! Sekalipun
pernyataan anaknya ini dibantah ibunya, adalah benar sampai akhir
hidupnya Li Rui TETAP mempertahankan pemikirannya, tapi tidak pernah
menyatakan keluar dan menentang PKT!
Sementara sekian saja dahulu sedikit penjelasan dan maaf kalau dirasakan
jadi berkepanjangan, ...
Salam,
ChanCT
'Lusi D.' [email protected] [GELORA45] 於 24/2/2019 23:30 寫道:
Bung Ajeg, kira-kira yang dimaksud dng istilah "pembangunan masyarakat
sejahtera moderat" itu apa sih?
Am Sun, 24 Feb 2019 06:23:38 +0000 (UTC)
schrieb "ajeg [email protected] [GELORA45]"
<[email protected]>:
> Jadi, bagaimana melihat perbedaan antara reformasi Deng dan Gestok
> ketika keduanya merupakan kudeta merangkak imperialis dengan ciri
> masing-masing, heeheee....
>
> --- jetaimemucho1@... wrote:
> He..he..he ya nggak aneh dong !! Wong komunisnya hanya merek dan
> kedok untuk menutupi sifat sosial imperialisnya!! On Saturday,
> February 23, 2019, 5:30:42 PM GMT+1, Lusi D. wrote:
>
> Beginn der weitergeleiteten Nachricht:
> Datum: Sat, 23 Feb 2019 11:19:39 +0100
> Von: Lusi D.
> An: ChanCT
>
> Ada yang aneh pada laporan ini. Semua orang mengenal arti huruf K pada
> singkatan kata PKT itu adalah Komunis. Tapi dalam penjelasan laporan
> kerja itu samasekali tidak satu katapun ada kata ataupun jargon yang
> mengandung jiwa dan makna kata komunis. Lalu yang dikatakan
> "masyarakat sejahtera moderat" itu apa?
> Mungkin ada yang bilang ini kan ciri wanti jaman milenia. Hehehe.
>
> Am Sat, 23 Feb 2019 16:13:02
> +0800 schrieb ChanCT :
>
> > Politbiro Komite Sentral PKT Bahas Laporan Kerja Pemerintah
> >
> >
http://indonesian.cri.cn/20190223/eadcd296-9543-56ed-3134-f1c63bc8aded...html
> > 2019-02-23 14:39:29
> >
> > Politbiro Komite Sentral PKT hari Jumat kemarin (22/2) mengadakan
> > sidang untuk membahas naskah Laporan Kerja Pemerintah yang
> > diserahkan Dewan Negara kepada sidang kedua dua KRN ke-13 untuk
> > diperiksa, memeriksa Laporan Keadaan Kerja Titik Berat Tim Pimpinan
> > Inspeksi Pusat Tahun 2018, Laporan Keadaan Inspeksi Khusus
> > Penangglangan Kemiskinan Pusat serta Peraturan Pekerjaan Penilaian
> > Pemimpin dan Kader Partai dan Pemerintah. Sidang dipimpin oleh
> > Sekretaris Jenderal Komite Sentral PKT Xi Jinping.
> >
> > Sidang berpendapat, selama satu tahun yang lalu, menghadapi
> > situasi internasioal yang rumit dan tugas reformasi, pembangunan dan
> > kestabilan yang amat berat, Komite Sentral PKT dengan Kawan Xi
> > Jinping sebagai intinya memimpin seluruh partai dan rakyat berbagai
> > etnis seluruh negeri berjuang terus dan mengatasi berbagai
> > kesulitan, berhasil merampungkan target dan tugas utama
> > perkembangan ekonomi dan sisial seluruh tahun dan mencapai kemajuan
> > besar dalam pembangunan masyarakat sejahtera moderat.
> >
> > Sidang menunjukkan, untuk merealiasi target dan tugas perkembangan
> > ekonomi dan sosial tahun ini, harus dikoordinasi dan dilaksanakan
> > dengan baik kebijakan makro, kebijakan struktural dan kebijakan
> > sosial, dan dilaksanakan dengan baik kebijakan keuangan yang
> > proaktif, kebijakan moneter yang stabil dan kebijakan prioritas
> > lapangan kerja. Harus dengan sekuat tenaga dioptimalisasi iklim
> > bisnis, memupuk dan mengembangkan tenaga pendorongan yang baru,
> > mendorong pembentukan pasar domestik yang perkasa, memajukan
> > penanggulangan kemiskinan dan pembangunan pedesaan, mendorong
> > perkembangan koordinasif antar daerah, meningkatkan pencegahan
> > polusi dan pembangunan peradaban ekologi, memperdalam reformasi di
> > bidang titik berat, mendprong keterbukaan multi-arah, dengan lebih
> > baik menjamin dan memperbaiki kehidupan rakyat.
> >
> >
> >
> >
> > ---
> > 此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
> > http://www.avg.com
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com