Dari perdebatan kemarin bisa terlihat Sandi KURANG memahmi masalah
KESEHATAN manusia yang kenyataan memang kompleks, ...! Justru pertanyaan
Maruf bagaimana mengatasi anak stunting, dijawab Sandi dengan program
sedekah PUTIH, menunjukkan TIDAK BERHASIL mengungkap dasar masalah
kesehatan manusia yang dihadapi. Bahwa kesehatan anak-anak itu HARUS
dipecahkan saat ibu-hamil, mengandung anak bayi sampai bayi itu lahir
berusia2 tahun! Dimasa inilah sangat, sangat menentukan pertumbuhan
manusia sehat, ... jadi yg mutlak harus diperhatikan dari ibu hamil
harus CUKUP gizi, dan untuk dapatkan protein tidak mesti dengan susu,
bahkan lebih baik dengan makan ikan-ikan yg cukup banyak hasil produksi
di Nusantara ini! Dan, ... lebih-lebih Sandi tidak mengerti bahwa
bayi-bayi yg lahir itu anak manusia bukan anak sapi! Jadi, HANYA BISA
tumbuh lebih sehat dengan ASI, air susu ibu, BUKAN dgn SUSU SAPI!
Sedang masalah defisit BPJS tentu TIDAK MUDAH bisa diselesaikan dalam
waktu singkat seperti membalik tangan saja. BANYAK MASALAH dan sulit
diatasi, ... khususnya mental manusia yg nampak jelas masih sangat
korup, lha, didalam kemeenterian Agama saja, kumpulan orang-orang SUCI
yg berakhlak baik saja TIDAK LOLOS dari KKN! Nampak jelas, kesadaran
masyarakat Indonesia BELUM BISA diumbar dengan BPJS yg semua digratiskan
begitu, ... akan terjadi PEMBOROSAN yg berlebih dan sulit dikontrol
dengan baik, siapapun yg berkuasa. Jauh akan lebih baik ditingkat
kesadaran sekarang ini, pemerintah yg kemampuannya sangat terbatas,
HANYA memberi BANTUAN/SUBSIDI pada warga yang BETUL membautuhkan dan
HARUS dibantu saja! Artinya, BPJS hanya diberikan pada warga miskin yg
memang TIDAK mampu membayar pengobatan! Sesuai dengan besaran
penghasilan warga, ditariklah berapa % dari kebutuhan pengobatan saja.
Bagi warga berpenghasilan tinggi yaa harus BAYAR PENUH!
-------- 轉寄郵件 --------
主旨: [GELORA45] Menkes Sanksi Sandiaga Mampu Selesaikan Defisit BPJS
Kesehatan
日期: Tue, 19 Mar 2019 20:02:30 +0100
從: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45]
<[email protected]>
https://nasional.tempo.co/read/1187116/menkes-sanksi-sandiaga-mampu-selesaikan-defisit-bpjs-kesehatan/full&view=ok
Menkes Sanksi Sandiaga Mampu Selesaikan
Defisit BPJS Kesehatan
Reporter:
Egi Adyatama
Editor:
Suseno
Rabu, 20 Maret 2019 01:00 WIB
Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menunjukkan KTP
miliknya saat Debar Cawapres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17
Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis
<https://statik.tempo.co/data/2019/03/17/id_827374/827374_720.jpg>
Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menunjukkan KTP
miliknya saat Debar Cawapres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17
Maret 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis
*TEMPO.CO, Jakarta* - Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek mengatakan
permasalahan di BPJS Kesehatan
<https://bisnis.tempo.co/read/1127689/angka-defisit-bpjs-kesehatan-melonjak-apa-saja-penyebabnya>
sangat kompleks sehingga tidak mudah untuk diselesaikan dalam waktu
singkat. Karena itu dia sanksi Sandiaga Uno mampu menyelesaikan masalah
itu hanya dalam waktu 200 hari.
Baca: *Janji Sandiaga Uno Jika Terpilih Soal BPJS Kesehatan
<https://bisnis.tempo.co/read/1136800/janji-sandiaga-uno-jika-terpilih-soal-bpjs-kesehatan>*
"Itu (masalah) multi faktor yang harus kita selesaikan. Ujungnya adalah
harus mengubah prilaku kita," kata Nila di Kantor Wakil Presiden, Jalan
Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Maret 2019.
Menurut Nila, untuk mendorong perilaku masyarakat yang sehat, masih
banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah. Upaya
preventif adalah cara paling tepat untuk menghindari penyakit. "Kalau
masyarakat tidak mengubah prilaku maka akan sulit,” kata dia. “Artinya
pengeluaran akan tetap lebih besar dari pemasukan."
Wacana Sandiaga untuk menyelesaikan masalah di BPJS Kesehatan mencuat
dalam debat calon wakil presiden di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Dalam
debat bertema, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial
kebudayaan itu Sandiaga berjanji menyelesaikan masalah itu dalam 200
hari awal pemerintahannya, jika terpilih nanti.
Sandiaga pun mengatakan, suatu saat biaya BPJS Kesehatan harus mulai
naik. Selain itu, keterlibatan daerah untuk mengurus sebagian
tugas-tugas pemerintah pusat perlu dilakukan.
*Baca juga: BPJS Kesehatan Minta Pemerintah Kucurkan Dana Talangan Lagi
<https://bisnis.tempo.co/read/1135264/bpjs-kesehatan-minta-pemerintah-kucurkan-dana-talangan-lagi>*
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan permasalahan di BPJS Kesehatan
<https://bisnis.tempo.co/read/1129528/sandiaga-soroti-utang-bpjs-kesehatan-rp-300-m-ke-rs-muhammadiyah>
ini merupakan hal yang dilematis. "BPJS Kesehatan harus melayani semua
orang yang terdaftar 220 juta, kemudian hampir semua penyakit, dengan
biaya sangat murah. Itu pasti terjadi defisit," kata Kalla.
------------------------------------------------------------------------
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com