Wartawannya salah kaprah pakai kata sanksi ? Mungkin tidak kenal bahasa Inggris sanction, atau bahasa Belanda sanctie. Yang melanggar aturan kena sanctie. Saya kok sangsi dengari ceritanya, apa benar begitu.... Kedua kata (sangsi dan sanksi) merupakan homofon, yakni dua kata yang dilafalkan (bunyi) sama, namun berbeda tulisan (ejaan) dan juga maknanya. Sangsi artinya ragu. contoj kalimat "Saya sangsi dia bisa melakukan hal itu." Sanksi artinya hukuman. contoh kalimat "Selain mendapatkan vonis dari hakim, terdakwa korupsi itu mendapatkan sanksi dari masyarakat berupa rusaknya nama baik"
Simak lebih lanjut di Brainly.co.id - https://brainly.co.id/tugas/5247811#readmore Pada tanggal Rab, 20 Mar 2019 pukul 01.15 ChanCT [email protected] [URECA_SGT] <[email protected]> menulis: > > > Dari perdebatan kemarin bisa terlihat Sandi KURANG memahmi masalah > KESEHATAN manusia yang kenyataan memang kompleks, ...! Justru pertanyaan > Maruf bagaimana mengatasi anak stunting, dijawab Sandi dengan program > sedekah PUTIH, menunjukkan TIDAK BERHASIL mengungkap dasar masalah > kesehatan manusia yang dihadapi. Bahwa kesehatan anak-anak itu HARUS > dipecahkan saat ibu-hamil, mengandung anak bayi sampai bayi itu lahir > berusia2 tahun! Dimasa inilah sangat, sangat menentukan pertumbuhan manusia > sehat, ... jadi yg mutlak harus diperhatikan dari ibu hamil harus CUKUP > gizi, dan untuk dapatkan protein tidak mesti dengan susu, bahkan lebih baik > dengan makan ikan-ikan yg cukup banyak hasil produksi di Nusantara ini! > Dan, ... lebih-lebih Sandi tidak mengerti bahwa bayi-bayi yg lahir itu anak > manusia bukan anak sapi! Jadi, HANYA BISA tumbuh lebih sehat dengan ASI, > air susu ibu, BUKAN dgn SUSU SAPI! > > Sedang masalah defisit BPJS tentu TIDAK MUDAH bisa diselesaikan dalam > waktu singkat seperti membalik tangan saja. BANYAK MASALAH dan sulit > diatasi, ... khususnya mental manusia yg nampak jelas masih sangat korup, > lha, didalam kemeenterian Agama saja, kumpulan orang-orang SUCI yg > berakhlak baik saja TIDAK LOLOS dari KKN! Nampak jelas, kesadaran > masyarakat Indonesia BELUM BISA diumbar dengan BPJS yg semua digratiskan > begitu, ... akan terjadi PEMBOROSAN yg berlebih dan sulit dikontrol dengan > baik, siapapun yg berkuasa. Jauh akan lebih baik ditingkat kesadaran > sekarang ini, pemerintah yg kemampuannya sangat terbatas, HANYA memberi > BANTUAN/SUBSIDI pada warga yang BETUL membautuhkan dan HARUS dibantu saja! > Artinya, BPJS hanya diberikan pada warga miskin yg memang TIDAK mampu > membayar pengobatan! Sesuai dengan besaran penghasilan warga, ditariklah > berapa % dari kebutuhan pengobatan saja. Bagi warga berpenghasilan tinggi > yaa harus BAYAR PENUH! > > > -------- 轉寄郵件 -------- > 主旨: [GELORA45] Menkes Sanksi Sandiaga Mampu Selesaikan Defisit BPJS > Kesehatan > 日期: Tue, 19 Mar 2019 20:02:30 +0100 > 從: 'j.gedearka' [email protected] [GELORA45] > <[email protected]> <[email protected]> > > > > > > > > > > > https://nasional.tempo.co/read/1187116/menkes-sanksi-sandiaga-mampu-selesaikan-defisit-bpjs-kesehatan/full&view=ok > Menkes Sanksi Sandiaga Mampu Selesaikan > Defisit BPJS Kesehatan > Reporter: Egi Adyatama > Editor: Suseno > Rabu, 20 Maret 2019 01:00 WIB > [image: Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menunjukkan KTP > miliknya saat Debar Cawapres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Maret > 2019. TEMPO/M Taufan Rengganis] > <https://statik.tempo.co/data/2019/03/17/id_827374/827374_720.jpg> > > Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menunjukkan KTP miliknya > saat Debar Cawapres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Maret 2019. > TEMPO/M Taufan Rengganis > > *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>, Jakarta* - Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek > mengatakan permasalahan di BPJS Kesehatan > <https://bisnis.tempo.co/read/1127689/angka-defisit-bpjs-kesehatan-melonjak-apa-saja-penyebabnya> > sangat kompleks sehingga tidak mudah untuk diselesaikan dalam waktu > singkat. Karena itu dia sanksi Sandiaga Uno mampu menyelesaikan masalah itu > hanya dalam waktu 200 hari. > > Baca: *Janji Sandiaga Uno Jika Terpilih Soal BPJS Kesehatan > <https://bisnis.tempo.co/read/1136800/janji-sandiaga-uno-jika-terpilih-soal-bpjs-kesehatan>* > > "Itu (masalah) multi faktor yang harus kita selesaikan. Ujungnya adalah > harus mengubah prilaku kita," kata Nila di Kantor Wakil Presiden, Jalan > Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 19 Maret 2019. > > Menurut Nila, untuk mendorong perilaku masyarakat yang sehat, masih banyak > pekerjaan rumah yang harus diselesaikan pemerintah. Upaya preventif adalah > cara paling tepat untuk menghindari penyakit. "Kalau masyarakat tidak > mengubah prilaku maka akan sulit,” kata dia. “Artinya pengeluaran akan > tetap lebih besar dari pemasukan." > > Wacana Sandiaga untuk menyelesaikan masalah di BPJS Kesehatan mencuat > dalam debat calon wakil presiden di Hotel Sultan, Jakarta Pusat. Dalam > debat bertema, pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, dan sosial > kebudayaan itu Sandiaga berjanji menyelesaikan masalah itu dalam 200 hari > awal pemerintahannya, jika terpilih nanti. > > Sandiaga pun mengatakan, suatu saat biaya BPJS Kesehatan harus mulai naik.. > Selain itu, keterlibatan daerah untuk mengurus sebagian tugas-tugas > pemerintah pusat perlu dilakukan. > > *Baca juga: BPJS Kesehatan Minta Pemerintah Kucurkan Dana Talangan Lagi > <https://bisnis.tempo.co/read/1135264/bpjs-kesehatan-minta-pemerintah-kucurkan-dana-talangan-lagi>* > > Wakil Presiden Jusuf Kalla menyatakan permasalahan di BPJS Kesehatan > <https://bisnis.tempo.co/read/1129528/sandiaga-soroti-utang-bpjs-kesehatan-rp-300-m-ke-rs-muhammadiyah> > ini merupakan hal yang dilematis. "BPJS Kesehatan harus melayani semua > orang yang terdaftar 220 juta, kemudian hampir semua penyakit, dengan biaya > sangat murah. Itu pasti terjadi defisit," kata Kalla. > ------------------------------ > > > > > > > > > > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > 不含病毒。www.avg.com > <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient> > <#m_-631694680921096954_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2> > > >
