Meikarta Terjerat Kasus Hukum, Lippo: Pembangunan Dilanjutkan
Reporter:
Bisnis.com
Editor:
Dewi Rina Cahyani
Rabu, 20 Maret 2019 08:42 WIB
Membangun Pusat Bisnis di MeikartaMembangun Pusat Bisnis di Meikarta
*TEMPO.CO*,*Jakarta*- CEO Lippo Karawaci, John Riady, mengatakan akan
melanjutkan proyek pembangunan yang sudah ada termasukMeikarta
<https://www.tempo.co/tag/meikarta>. Lippo belum berencana menggarap
proyek baru.
*Baca : Divonis Bersalah Suap Meikarta, Pengacara Billy Sindoro Banding
<https://nasional.tempo.co/read/1182272/divonis-bersalah-suap-meikarta-pengacara-billy-sindoro-banding>*
John Riady menuturkan akan segera menyelesaikan semua proyek properti
yang sedang berjalan dan belum serah terima berkaitan dengan komitmen Lippo.
"Semua proyek yang sudah kita mulai, serentak akan segera kita
selesaikan, termasuk Holland Village dan harus semuanya, karena buat apa
menunggu-nunggu lagi kan kita sudah telat," ujarnya 19 Maret 2019.
Proyek utama yang saat ini sedang dibangun adalah Holland Village,
Millenium Village, Monaco Bay Residences, St Moritz Makassar,
Perkantoran Kemang, Embarcadero, Perkantoran Lippo Thamrin serta Holland
Village Manado.
Termasuk Mega proyek Meikarta yang hingga kini tengah diterjang kasus di
KPK, segera diselesaikan. Sebab, ujarnya daerah Cikarang sebagai tempat
lokasi dimana proyek tersebut dibangun dinilai memiliki potensi
pertumbuhan yang sangat besar. Didukung dengan pembangunan infrastruktur
pemerintah.
Selain itu, harga tanah di daerah timur jakarta lebih murah dibandingkan
daerah barat. John Riady mengatakan meski proyek tersebut sudah tidak
lagi dikonsolidasikan dalam laporan keuangan anak usaha, PT Lippo
Cikarang Tbk (LPCK), tetapi Lippo masih menjadi pemilik proyek Meikarta.
"Meikarta itu adalah proyek yang sangat bagus, bahkan Meikarta menjadi
investasi hunian terbesar se Asia Tenggara," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Selain itu, John mengatakan akan lebih berfokus pada proyek properti dan
kesehatan setelah mengumumkan transformasi strategis menyeluruh untuk
rekapitalisasi Perseroan dengan perubahan jajaran Dewan Komisaris dan
Direksi Perseroan serta kembali memfokuskan bisnisnya.
John menyayangkan proyek tersebut yang saat ini terkena isu yang kurang
sedap, meski demikian pihaknya tetap berkomitmen untuk tetap
menyelesaikan proyek tersebut.
"Jadi memang terlepas dari berbagai isuMeikarta
<https://nasional.tempo.co/read/1182319/suap-meikarta-kenapa-kpk-pikir-pikir-atas-vonis-billy-sindoro>,
kami menyayangkan hal tersebut, ya semoga cepat selesai, secara
fundamental bisnis itu adalah proyek yang baik dan akan kami teruskan
dan kami berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunannya," ujarnya.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com