Keberhasilan Jokowi jadi presiden th 2014 adalah terutama janji menuntaskan
pelanggaran HAM apalagi melihat Jokowi termasuk "outsider" yg bersih dan tidak
terkontaminasi para jendral pelanggar HAM dan penggambaran Prabowo sebagai
pelaku Tragedi Mei 98, tetapi ternyata setelah hampir 5 tahun memerintah bukan
hanya pelanggaran HAM tidak dituntaskan tetapi para jendral yang diindikasikan
terlibat berkumpul dalam inner circle Jokowi dan ikut memerintah negara dalam
posisi yg tinggi. Yang disebut sebagai kejahatan Prabowo sama sekali tidak
diusut diendapkan begitu saja dan baru di-koar2kan lagi mendekati pemilu jadi
ritual 5 tahunan. Itu adalah kejahatan Jokowi pertama sebagai tameng dan tempat
cuci para pelanggar HAM.
Pada tahun pertama sebagai presiden tidak lama setelah dilantik ada demonstrasi
besar di Papua (lupa nama tempatnya), aparat keamanan kemudian melakukan
penembakan membabi buta kearah para demonstran yang mengakibatkan puluhan orang
mati dan banyak yang luka2. Jokowi berjanji mengusut tuntas tetapi ya cuman
berjanji saja walaupun telah hampir 5 tahun berlalu kasus ini hanya diendapkan
begitu saja, bahkan sepanjang pemerintahan Jokowi ribuan orang Papua (sekitara
6000 orang kalau tidak salah ingat waktu baca) luka parah dipersekusi bahkan
ratusan orang dibunuh, anda bisa baca2 Jubi untuk mengkonfirmasi yg saya
katakan. Itu adalah kejahatan Jokowi kedua yang sebagai panglima tertinggi para
tentara dan polisi yang melakukan persekusi dan pembantaian.
Jokowi memerintahkan eksekusi terpidana narkotika tanpa memperdulikan
permintaan grasi padahal sebagai presiden berkewajiban me-review permintaan
grasi itu sebelum memutuskan menerima atau menolak, tetapi ini penolakan masal
dengan menutup mata dilakukan. Akibatnya terjadi salah bunuh dengan mengabaikan
konvensi HAM dimana Indonesia sebagai anggotanya, ada tereksekusi yang sakit
jiwa/mental, ada yang identitasnya tidak betul, ada yg waktu jadi kurir masih
berusia belasan tahun dan tidak menyadari kalau dijadikan kurir narkoba oleh
orang lain, dan banyak sekali sekali yang lain. Dan hal itu dilakukan dengan
kesadaran penuh betapa ambur adul-nya sistem pengadilan di Indonesia, hal yang
menunjukkan eksekusi kurir2 narkoba itu hanya untuk melampiaskan haus darah
Jokowi. Itu adalah kejahatan Jokowi ketiga.
Saya masih bisa meneruskan banyak sekali kejahatan2 Jokowi apalagi kalau
ditambah dengan kejahatan2 Ma'ruf Amin, boleh dibilang pasangan itu adalah
pasangan pelanggar HAM. Kalau anda tertarik mengupas kejahatan2 pasangan
Jokowi-Ma'ruf bisa kita teruskan pembahasan.
On Tuesday, April 2, 2019, 7:35:34 PM PDT, [email protected] [GELORA45]
<[email protected]> wrote:
Dengan alasan2 Probawo mencoba menghilangkan atau mengecilkan "bad" track
record nya seperti pangkat nya masih rendah, di perintah atasan dsb waktu
melakukan tindakan yg melanggar hukum nasional dan/atau internasional. Dan ada
lagi bagaimana dia bisa dipecat/demoted dari Kostrad oleh Habibie?
Silahkan kasih tahu ttg kejahatan Jokowi?
---In [email protected], <jonathangoeij@...> wrote :
Yg umumnya dianggap kejahatan Prabowo terbesar adalah dalang/mastermind tragedi
Mei 98, tetapi kelihatannya cuman direduksi hanya jadi penculikan para aktivis
yg itupun dikatakan mentaati perintah atasan. Saya kira peranan Prabowo dalam
tragedi mei cukup besar dan itu cukup buat saya untuk tidak mendukung bahkan
menolak Prabowo jadi presiden, tetapi.... menurut saya kalau mengamati tragedi
Mei secara objektif banyak hal yg menunjukkan yg bertanggung jawab bukan hanya
Prabowo saja tetapi lebih merupakan operasi intelijen ABRI secara keseluruhan
yang boleh dibilang banyak sekali perwira tinggi yang terlibat termasuk Wiranto
(yg seharusnya memikul tanggung jawab terbesar) yg sekarang jadi Menkopolkam
Jokowi. Kita bisa berbicara lebih lanjut dalam hal ini kalau anda tertarik.
Sedangkan pada waktu Indonesia mencaplok Timor Timur th 1975 Prabowo baru saja
lulus Akademi Militer (th 1974) dengan pangkat Letnan Dua, Prabowo memang dapat
kepercayaan jadi komandan sebuah peleton (satuan unit militer terkecil) dan
ikut menyerbu TimTim. Tidak tahu apakah ini yang anda maksudkan? Cuman saya
kira sebagai perwira rendahan dan baru lulus Akmil ya cuman bisanya mentaati
perintah.
On Tuesday, April 2, 2019, 2:16:05 PM PDT, bhjo@... [GELORA45]
<[email protected]> wrote:
Saya tidak tahu banyak ttg track record Prabowo tetapi dari yg saya sambilan
baca, antara lain: tindakan dia di Timor Timur, konon penculikan para aktivitis
1998, di pecat kedudukannya sebagai pemimpin di militer. Siapa saja boleh
menambahkan track kejahatan/kejelekan nya, yg sudah melampaui batas.............
Saya belum mendengar kejahatan/kejekannya Jowoki yg sehebat Prabowo, barangkali
saya keliwatan utk membacanya. Boleh saya dikasih tahu ttg kejahatan Jokowi
kalau ada, silahkan........ Kalau ini/itu gagal sih bukan kejahatan.