Hehehehe ane mau nanya2 nih sama pahlawan ham kesiangan: Point no. 1: ane mau nanya konspirasi pembunuhan JFK gimana hasilnya dinegara ente? Silahkan kalau mau lebih lama lagi ke pembunuhan Abraham Lincoln. Coba ane mau lihat apa pendapat ente ttg ini lalu bandingkan dgn kasus di Indonesia.
Point no. 2: coba tanya orang papua sana. Lebih banyak yg seneng sama Jokowi atau benci Jokowi sekarang ini? Point no. 3: hukuman mati adalah hukum Indonesia. Jokowi menerapkan hukuman mati sesuai dgn hukum di Indonesia. Ente pikir NKRI itu negara agama ya? Koq yg disalahkan Jokowi? Kenapa gak bilang NKRI? Gak berani ya? Atau gak ngerti? Terusin point2 lainnya……monggo!!!! Nesare From: [email protected] <[email protected]> Sent: Wednesday, April 3, 2019 10:53 AM To: [email protected]; Yahoogroups <[email protected]> Subject: [GELORA45] Re: Rocky Gerung Dihajar Habis-Habisan Tanpa Bisa Berkutik, Ternyata Cuma Sok Pintar Tapi Kopong Keberhasilan Jokowi jadi presiden th 2014 adalah terutama janji menuntaskan pelanggaran HAM apalagi melihat Jokowi termasuk "outsider" yg bersih dan tidak terkontaminasi para jendral pelanggar HAM dan penggambaran Prabowo sebagai pelaku Tragedi Mei 98, tetapi ternyata setelah hampir 5 tahun memerintah bukan hanya pelanggaran HAM tidak dituntaskan tetapi para jendral yang diindikasikan terlibat berkumpul dalam inner circle Jokowi dan ikut memerintah negara dalam posisi yg tinggi. Yang disebut sebagai kejahatan Prabowo sama sekali tidak diusut diendapkan begitu saja dan baru di-koar2kan lagi mendekati pemilu jadi ritual 5 tahunan. Itu adalah kejahatan Jokowi pertama sebagai tameng dan tempat cuci para pelanggar HAM. Pada tahun pertama sebagai presiden tidak lama setelah dilantik ada demonstrasi besar di Papua (lupa nama tempatnya), aparat keamanan kemudian melakukan penembakan membabi buta kearah para demonstran yang mengakibatkan puluhan orang mati dan banyak yang luka2. Jokowi berjanji mengusut tuntas tetapi ya cuman berjanji saja walaupun telah hampir 5 tahun berlalu kasus ini hanya diendapkan begitu saja, bahkan sepanjang pemerintahan Jokowi ribuan orang Papua (sekitara 6000 orang kalau tidak salah ingat waktu baca) luka parah dipersekusi bahkan ratusan orang dibunuh, anda bisa baca2 Jubi untuk mengkonfirmasi yg saya katakan. Itu adalah kejahatan Jokowi kedua yang sebagai panglima tertinggi para tentara dan polisi yang melakukan persekusi dan pembantaian. Jokowi memerintahkan eksekusi terpidana narkotika tanpa memperdulikan permintaan grasi padahal sebagai presiden berkewajiban me-review permintaan grasi itu sebelum memutuskan menerima atau menolak, tetapi ini penolakan masal dengan menutup mata dilakukan. Akibatnya terjadi salah bunuh dengan mengabaikan konvensi HAM dimana Indonesia sebagai anggotanya, ada tereksekusi yang sakit jiwa/mental, ada yang identitasnya tidak betul, ada yg waktu jadi kurir masih berusia belasan tahun dan tidak menyadari kalau dijadikan kurir narkoba oleh orang lain, dan banyak sekali sekali yang lain. Dan hal itu dilakukan dengan kesadaran penuh betapa ambur adul-nya sistem pengadilan di Indonesia, hal yang menunjukkan eksekusi kurir2 narkoba itu hanya untuk melampiaskan haus darah Jokowi. Itu adalah kejahatan Jokowi ketiga. Saya masih bisa meneruskan banyak sekali kejahatan2 Jokowi apalagi kalau ditambah dengan kejahatan2 Ma'ruf Amin, boleh dibilang pasangan itu adalah pasangan pelanggar HAM. Kalau anda tertarik mengupas kejahatan2 pasangan Jokowi-Ma'ruf bisa kita teruskan pembahasan. On Tuesday, April 2, 2019, 7:35:34 PM PDT, [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]> > wrote: Dengan alasan2 Probawo mencoba menghilangkan atau mengecilkan "bad" track record nya seperti pangkat nya masih rendah, di perintah atasan dsb waktu melakukan tindakan yg melanggar hukum nasional dan/atau internasional. Dan ada lagi bagaimana dia bisa dipecat/demoted dari Kostrad oleh Habibie? Silahkan kasih tahu ttg kejahatan Jokowi? ---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <jonathangoeij@... <mailto:jonathangoeij@...> > wrote : Yg umumnya dianggap kejahatan Prabowo terbesar adalah dalang/mastermind tragedi Mei 98, tetapi kelihatannya cuman direduksi hanya jadi penculikan para aktivis yg itupun dikatakan mentaati perintah atasan. Saya kira peranan Prabowo dalam tragedi mei cukup besar dan itu cukup buat saya untuk tidak mendukung bahkan menolak Prabowo jadi presiden, tetapi.... menurut saya kalau mengamati tragedi Mei secara objektif banyak hal yg menunjukkan yg bertanggung jawab bukan hanya Prabowo saja tetapi lebih merupakan operasi intelijen ABRI secara keseluruhan yang boleh dibilang banyak sekali perwira tinggi yang terlibat termasuk Wiranto (yg seharusnya memikul tanggung jawab terbesar) yg sekarang jadi Menkopolkam Jokowi. Kita bisa berbicara lebih lanjut dalam hal ini kalau anda tertarik. Sedangkan pada waktu Indonesia mencaplok Timor Timur th 1975 Prabowo baru saja lulus Akademi Militer (th 1974) dengan pangkat Letnan Dua, Prabowo memang dapat kepercayaan jadi komandan sebuah peleton (satuan unit militer terkecil) dan ikut menyerbu TimTim. Tidak tahu apakah ini yang anda maksudkan? Cuman saya kira sebagai perwira rendahan dan baru lulus Akmil ya cuman bisanya mentaati perintah. On Tuesday, April 2, 2019, 2:16:05 PM PDT, bhjo@... [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]> > wrote: Saya tidak tahu banyak ttg track record Prabowo tetapi dari yg saya sambilan baca, antara lain: tindakan dia di Timor Timur, konon penculikan para aktivitis 1998, di pecat kedudukannya sebagai pemimpin di militer. Siapa saja boleh menambahkan track kejahatan/kejelekan nya, yg sudah melampaui batas............. Saya belum mendengar kejahatan/kejekannya Jowoki yg sehebat Prabowo, barangkali saya keliwatan utk membacanya. Boleh saya dikasih tahu ttg kejahatan Jokowi kalau ada, silahkan........ Kalau ini/itu gagal sih bukan kejahatan.
