*Kalau jendral Luhut bagi envelop itu rejekinya yang disumbangkan. Sesuai berita media beberapa waktu silam dikatakan bahwa beliau memiliki banyak perusahaan, jadi tentunya dapat berkat labanya banyak maka oleh karena itu dibagi-bagikan sedikit kesana kemarin. Bukankah kalau berjiwa dermawan Allah mencatat dan dengan demikian berkat kepada beliau tetap bisa mengalir ke pundi-pundinya. Allah selalu memberkati para dermawan. hehehehehehehehe*
On Thu, Apr 4, 2019 at 6:47 AM ajeg [email protected] [GELORA45] < [email protected]> wrote: > > > Kecurangan semakin nyata, Bawaslu tak punya nyali menghadapi penguasa yang > merangkap petahana. > > Paling norak waktu Bawaslu membebaskan Menko Maritim dan Menkeu > berkampanye dalam acara WB-IMF di Bali, Oktober 2018. > > - > > Kredibilitas Bawaslu Dipertaruhkan Terkait Amplop Luhut > > Rabu, 03 April 2019, 13:16 WIB | *Laporan: *Bonfilio Mahendra Wahanaputra > > *RMOL*. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus menunjukkan kapabilitas dan > kredibilitas dalam mengawasi jalannya Pemilu serentak 2019, khususnya musim > kampanye saat ini. > > Bawaslu dalam hal ini Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu) > dituntut untuk segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang dilakukan > oleh Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan. Pasalnya, Luhut diduga > kuat telah melakukan pelanggaran Pemilu berupa politik uang. > > "Ini ujian kesekian kalinya untuk Bawaslu, mempertontonkan kapabilitas dan > kredibilitas mereka. Sudah begini harusnya Bawaslu bersuara," ujar pengamat > politik, Hendri Satrio kepada redaksi, Rabu (3/4). > > Bawaslu sebaiknya dengan cepat menelusuri dugaan pelanggaran tersebut. > Masyarakat pasti ingin mengetahui secara benar kejadiannya. > > Terlebih pemilu sebentar lagi akan dilaksanakan, guna mempertahankan > kredibilitas, Bawaslu harus menyikapi ini segera dan sungguh-sungguh. > > "Kita tunggu apakah menurut Bawaslu ini pelanggaran atau tidak? Makanya > ini saya sebut ujian kesekian kalinya lah untuk Bawaslu. Bisa tidak dia > tampil mempertahankan kapabilitas dan kredibilitas dia sebagai pengawas > pemilu," tutur Hendri Satrio. > > "Nah, makanya kita tunggu Bawaslu, sekalian nguji nyali Bawaslu," tutupnya > menambahkan. > > Dalam video viral berdurasi 1 menit 23 detik, Luhut meminta pengasuh > Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan, KH Zubair Muntashor mengajak umat > dan santrinya untuk berbondong-bondong ke TPS pada 17 April nanti dengan > mencoblos "yang baju putih" Jokowi-Maruf. Lalu, Luhut memberikan sang kiai > selembar amplop. > > Editor: Ruslan Tambak > > >
