Bung Goei, ... perlu penegasan, sekalipun kw2 yang aktif bersuara di
GELORA45 ini hidup diluarnegeri, bahkan kehilangan WNI atau berubah jadi
WNAsing, tapi TETAP harus dinyatakan mayoritas anggotanya hidup di
Indonesia!
Sungguh sangat disesalkan aroma SARA makin keras menyengat suasana
perpolitikan yang terjadi diNusantara ini! Bahkan sangat menyolok
dipermainkan sekelompok orang yang mengibarkan panji Islam itu. Makin
gencar usaha Khilafah, mewujudkan Negara Islam dan berlakukan Syariat
Islam di Indonesia sekalipun formal ditolak dengan pertahankan NKRI
berdasarkan Pancasila yg dikatakan HARGA MATI itu! Tapi, adalah
kenyataan yang harus dihadapi sekarang ini, TIDAK BISA mengambil jalan
pintas, basmi saja, bunuhi saja seluruh anggota HTI dan
pengikut-pengikutnya itu, ... seperti yang ditempuh jenderal Soeharto!
Pertarungan ideologi, perbedaan paham pengertian Agama HARUS dan hanya
bisa dipertarungkan secara baik-baik dengan diskusi terbuka TANPA ada
paksaan apalagi kekerasan. Kita semua harus sepakat untuk tidak sepakat!
Tetap bisa menerima dan menghormati setiap perbedaan yg ada, termasuk
beda tafsir Agama yang terjadi!
Kekerasan tidak mesti bisa dikalah dengan kekerasan, bahkan sebaliknya
bisa diluluhkan dengan jalan lunak! Dan nampaknya itulah yang dijalankan
HTI itu, ...! Setelah HTI dibubarkan, orang-orangnya tersebar menyusup
keberbagai parpol, bahkan tidak hanya di kubu-02, tapi juga di kubu-01!
Inilah TAKTIK mereka, melanjutkan perjuangan gerilya yang harus
dihadapi, tantangan bagi setiap warga yang menamakan diri kekuatan
RAKYAT untuk mengatasinya! BUKAN menghindar, apalagi gempur saja kedua
kubu yang sedang bertarung itu, yang dianggap sama-sama butut dan jelek itu!
Kekuatan RAKYAT justru harus lebih sigap dan cekatan persatukan diri,
perkuat diri untuk menghadapi dan melawan kekuatan Islam radikal yg
jelas-jelas bertujuan tegakkan NII itu! Jangan GOLPUT, perlawanan pasif
yg tidak merubah keadaan, kecuali memberi kesempatan yg lebih jelek
berhasil berkuasa itu! Jangan biarkan kekuatan Islam radikal itu
berhasil berkuasa dengan menangkan pilpres 2019, 17 April yad ini!
Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] 於 9/4/2019 3:47 寫道:
Sudah jelas pembahasan kemungkinan, apa lagi? lha wong belum jadi
negara Islam.
Mereka yang aktif ngomong dimilis ini banyak yg bukan wn Indonesia
lagi dus bukan lagi orang Indonesia menurut anda, apakah maksud
tulisan anda dibawah karena bukan lagi orang Indonesia terus ya nggak
usah ngomong, itu khan maksud anda?
Saya lihat kok yg banyak mempolitisir agama justru pasangan Jokowi -
Amin, Ma'ruf Amin bahkan dgn tegas berkata politik dan agama tidak
bisa dipisahkan.
HTI memang telah bubar tetapi memangnya anggota2nya kemana? bukankah
Yusril dgn PBBnya aktif merekruit eks HTI bahkan dijadikan caleg, dan
PBB adalah pendukung Jokowi - Ma'ruf.
Menurut survei terakhir sekitar 47% anggota FPI yg mendukung pasangan
Jokowi - Amin.
---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
“Yg dibicarakan adalah kemungkinan mana yang lebih besar” itu adalah
omongan ente bukan omongan siapa2!
Itu tebak2an ente saja!
Bagi kami rakyat Indonesia sadar bahwa Jokowi gak akan merubah
Pancasila! Itu sudah jelas! Ente bukan orang Indonesia jadi gak ngerti
kultur kami! Jadi jangan bawa2 masalah budaya krn ente sama sekali
tidak mengerti budaya kami!
Prabowo menang juga tidak akan merubah NKRI Pancasila menjadi negara
islam! Yg benar adalah Prabowo dan sandi mempolitisir agama Islam demi
memenangkan pemilu ini!
Yg ingin merubah Pancasila menjadi negara islam itu adalah kelompok
isfun seperti HTI yg sudah dibubarkan oleh Jokowi!
Jokowi tidak membubarkan FPI dll itu krn itu adalah cecurut2 yg
gampang digaplok. Itu hanya riak2 dalam negeri kami. Jadi FPI dll itu
adalah urusan negara kami Indonesia. Beda sama HTI yg adalah kaki
tangan asing yg mau ngobok2 indonesia!
Sama dgn ente yg orang asing jangan coba2 ngobok2 indonesia dgn
pernyataan2 yg tidak benar, fitnah dan memojokkan!
Nesare
*From:* [email protected] <[email protected]>
*Sent:* Monday, April 8, 2019 11:20 AM
*To:* Yahoogroups <[email protected]>
*Subject:* RE: [GELORA45] Re: Rocky Gerung Dihajar Habis-Habisan Tanpa
Bisa Berkutik, Ternyata Cuma Sok Pintar Tapi Kopong
Yg dibicarakan adalah kemungkinan mana yang lebih besar.
Dipihak Jokowi ada faktor wapres yg isfun dan punya kecenderungan
bikin negara agama selain para cecunguk lain juga. sedang dipihak
Prabowo mereka yg isfun hanyalah cecunguk bukan pimpinan negara.
Ditambah lagi dilihat latar belakang dan kehidupan se-hari2 baik
Prabowo ataupun Sandiaga tidak kompatibel dgn negara agama.
Pada masa kampanye juga bisa dilihat Prabowo-Sandi menolak yg terkait
keislaman seperti menolak tantangan ngaji dan salat dan lebih
mengutamakan kebinekaan seperti mengakui terbuka keturunan tionghoa,
keluarga kristen, mengikuti perayaan natal, secara terbuka menerima
dukungan anak keturunan PKI, menerima dukungan LGBT. dlsb. Hal2
seperti itu sama sekali bukan indikasi ingin membawa negara agama.
Sedang pihak Jokowi - Amin menonjolkan sekali keislaman menantang
ngaji dan lomba salat, menunjukkan sikap anti PKI, anti LGBT bahkan
akan dipidanakan, mereka yg berbeda dalam ajaran di cap sesat bahkan
dipenjara seperti bisa dilihat pada banyak kasus seperti Gafatar,
Ahmadiyah, dlsb. Hal2 ini kompatible dgn negara agama.
---In [email protected] <mailto:[email protected]>,
<nesare1@... <mailto:nesare1@...>> wrote :
Oh “kemungkinan” ya kalau Prabowo menang NKRI gak bakalan jadi negara
agama, dan kalau Jokowi menang NKRI bakalan jadi negara agama?
Aneh ya argument ente itu hanya 1 yaitu krn Islamnya Prabowo dan Sandi
Islam ktp, Islam gak becus gak bisa ngaji?
Jadi kalau Jokowi yg salatnya bagus akan bikin NKRI jadi negara Islam?
Hebat sekali ya argument ente ini? Luar biasa loh!
Maksud ane luar biasa ngaconya hehehehe!!!!
Kenapa sekarang NKRI belum jadi negara agama?
Kan Jokowi sudah menang?
Kenapa HTI ditutup sama Jokowi?
Hebat sekali seorang presiden bisa merubah negara Pancasila menjadi
negara islam dalam sekejab mata ya? Hebat sekali kekuasaan seorang
presiden di NKRI ya?
Dan yg lebih hebat lagi adalah argument ente ini loh yg luar biasa!
Ngomong2 ente sudah tulis2 belum. Siapa tahu ente bisa dapet Phd atau
menang nobel prize heheheheh?!!
Nesare
*From:*[email protected]
<mailto:[email protected]> <[email protected]
<mailto:[email protected]>>
*Sent:* Friday, April 5, 2019 6:07 PM
*To:* Yahoogroups <[email protected]
<mailto:[email protected]>>
*Subject:* RE: [GELORA45] Re: Rocky Gerung Dihajar Habis-Habisan Tanpa
Bisa Berkutik, Ternyata Cuma Sok Pintar Tapi Kopong
Menurut saya kemungkinan NKRI jadi negara agama jauh lebih kecil
dibawah pasangan Prabowo-Sandy dibanding dibawah pasangan Jokowi-Amin.
Si Prabowo-Sandy salat gak becus ngaji gak iso, islam ktp, pendidikan
kafir, keluarga banyak yang kafir. Kalau jadi negara agama sama dgn
bunuh diri karena gak bakalan jadi pemimpin tertinggi.
---In [email protected] <mailto:[email protected]>,
<nesare1@... <mailto:nesare1@...>> wrote :
Koq pake’ “kira”? dapet wangsit dari mana lagi ini?
Kalau Prabowo menang NKRI jadi negara agama ndak menurut wangsit/kira
ente?
Nanya lagi nih: ente ini prihatin enggak kalau NKRI menerapkan rajam?
Terus pertanyaan selanjutnya: ente prihatin enggak kalau NKRI menolak
LGBT?
Hehehehehe
Nesare
NB: nanti kita lihat barengan ya kalau Jokowi menang NKRI jadi negara
Islam enggak? Tapi ngomong2 negara agama ente itu maksudnya negara
Islam kan? Ane hanya mau konfirmasi saja. Hehehehehe
*From:*[email protected]
<mailto:[email protected]> <[email protected]
<mailto:[email protected]>>
*Sent:* Wednesday, April 3, 2019 4:22 PM
*To:* Yahoogroups <[email protected]
<mailto:[email protected]>>
*Subject:* RE: [GELORA45] Re: Rocky Gerung Dihajar Habis-Habisan Tanpa
Bisa Berkutik, Ternyata Cuma Sok Pintar Tapi Kopong
Saya kira ada kemungkinan yang cukup besar dalam pemerintahan
Jokowi-Ma'ruf 5 th kedepan (seandainya terpilih) NKRI jadi negara agama.
---In [email protected] <mailto:[email protected]>,
<nesare1@... <mailto:nesare1@...>> wrote :
Hehehehe ane mau nanya2 nih sama pahlawan ham kesiangan:
Point no. 1: ane mau nanya konspirasi pembunuhan JFK gimana hasilnya
dinegara ente? Silahkan kalau mau lebih lama lagi ke pembunuhan
Abraham Lincoln. Coba ane mau lihat apa pendapat ente ttg ini lalu
bandingkan dgn kasus di Indonesia.
Point no. 2: coba tanya orang papua sana. Lebih banyak yg seneng sama
Jokowi atau benci Jokowi sekarang ini?
Point no. 3: hukuman mati adalah hukum Indonesia. Jokowi menerapkan
hukuman mati sesuai dgn hukum di Indonesia. Ente pikir NKRI itu negara
agama ya? Koq yg disalahkan Jokowi? Kenapa gak bilang NKRI? Gak berani
ya? Atau gak ngerti?
Terusin point2 lainnya……monggo!!!!
Nesare
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com