Apa hanya mencampuri atau sudah rencana lama unuk "didemokrasikan"?

Pada tanggal Rab, 10 Apr 2019 pukul 06.50 ChanCT [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> AS Mencampuri Urusan Timur Tengah
> http://indonesian.cri.cn/20190410/735637d7-fc47-947c-ccf9-9bddeaba7da4.html
> 2019-04-10 11:29:16
>
> Baru-baru ini, situasi di Timur Tengah menjadi rumit dan berbagai pihak
> berkonfrontasi, dan di belakang situasi tersebut selalu ada bayangan jelas
> AS. Hari Selasa kemarin (9/4), Israel menggelar pemilihan parlemen.
> Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengakuannya bahwa Israel
> memiliki kedaulatan di Tanah Tinggi Golan sehingga mendapat tentangan keras
> masyarakat internasional. Hal ini justru merupakan hadiah besar bagi
> Perdana Menteri Israel Netanyahu yang kemungkinan besar dapat terpilih
> kembali. Hari Senin (8/4) yang lalu waktu setempat, Trump mengumumkan pula
> bahwa AS telah mencatumkan Pasukan Pengawal Revolusioner Islam Iran sebagai
> organisasi teroris. Ini merupakan pertama kalinya AS menetapkan kekuatan
> bersenjata suatu negara sebagai organisasi teroris. Kedua hal tersebut
> menunjukkan bahwa strategi AS di Timur Tengah sedang berubah dengan cepat
> dan tindakan unilateralis mungkin akan menimbulkan konflik dan merugikan
> perdamaian dunia.
>
> Pada tanggal 25 Maret, Trump bersama dengan Benjamin Netanyahu yang datang
> berkunjung menandatangani sebuah komunike di Gedung Putih yang berisi
> pengakuan secara resmi kedaulatan Israel di Tanah Tinggi Golan. Pada
> tanggal 27 Maret, Dewan Keamanan membuka sidang darurat, dari seluruh 15
> anggota tetap dan anggota tidak tetap, 14 anggota kecuali AS menyatakan
> menentang. Liga Arab mengajukan protes keras terhadap aksi unilateral AS.
> Sekjen PBB, Wakil Senior Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan
> Keamanan dan Ketua Komisi Uni Afrika bersama menghadiri pertemuan puncak
> Liga Arab untuk menyatakan dukungan mereka kepada negara-negara Arab.
>
>    Sejak Trump memangku jabatan sebagai Presiden AS, Golongan Elang mulai
> mengontrol dominasi kebijakan Timur Tengah. Dalam keadaan kekuatan Israel
> yang mulai stabil dan Palestina yang terus terpojok, AS tidak menjadikan
> pendorongan proses perdamaian Palestina-Israel sebagai titik berat,
> melainkan memperkuat Israel dan mengisolasi Iran sebagai inti kebijakannya
> di Timur Tengah.
>
>    Di kawasan Timur Tengah, pengaruh Iran terhadap situasi kawasan semakin
> besar dan ini sangat membuat panas AS. Kini, pemerintah Trump mengumumkan
> Pasukan Pengawal Revolusioner Islam Iran sebagai organisasi teroris dan ini
> menunjukkan bahwa sanksi terhadap Iran akan meningkat kembali.
>
>    Tindakan AS itu pada taraf tertentu telah menerobos garis merah Iran
> dan ini akan mendatangkan keguncangan terhadap situasi kawasan secara
> kontinu. Perbuatan AS itu mengundang kecaman keras Iran. Dewan Keamanan
> Nasional Tertinggi Iran pada Senin malam yang lalu (8/4) dalam
> pernyataannya menunjukkan bahwa perbuatan AS itu ilegal dan berbahaya,
> sementara itu juga mengumumkan tentara Markas Besar Sentral AS di Asia
> Barat sebagai organisasi teroris. Dapat diprediksi bahwa konfrontasi
> langsung antara AS dan Iran akan meningkat secara menyeluruh, sedangkan
> dukungan AS kepada wilayah dan militer Israel juga akan diperluas lebih
> lanjut.
>
>
>
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> 不含病毒。www.avg.com
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> <#m_7493489948995720602_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
>
> 
>

Kirim email ke