apakah kencing dan air seni sama?
 

---In [email protected], <djiekh@...> wrote :

 Bung Chan, Kutipan : Kalau nggak punya ya silakan pamer terus otakmu yang 
macet terendam kencingmu sendiri.
 Apa ini tidak melebihi "menggoblokkan orang"?
 



 Pada tanggal Rab, 10 Apr 2019 pukul 06.22 ajeg ajegilelu@... 
mailto:ajegilelu@... [GELORA45] <[email protected] 
mailto:[email protected]> menulis:

   
 Lagi-lagi hoax dengan huruf kapital.
 


 Nulis dengan huruf kapital adalah ekspresi marah-marah. 

 Bantah saja masalahnya, keluarkan pendapatmu. Tidak perlu marah-marah melulu 
saking frustasi. 

 

 Bantah saja kalau punya pendapat beda. 

 Kalau nggak punya ya silakan pamer terus otakmu yang macet terendam kencingmu 
sendiri.
 

--- ronggo303@... wrote: 

 KAMPRET TIDURNYA TERBALIK, OTAKNYA DIBAWAH DAN  TERCEMAR AIR SENINYA
 

 SEMUANYA TERLIHAT TERBALIK.
 

 ORANG BAIK PILIH ORANG BAIK
 

 TUKANG HOAX PILIH RAJA HOAX.
 

 SUKA MARAH MARAH KARENA KERASUKAN IBLIS



 On Wed, Apr 10, 2019 at 4:07 AM ajeg wrote:
 

 Susah payah 4,5 tahun menggiring dengan bagi-bagi kartu, sepeda, kaos, sabun 
dll, tahu-tahu lingkar kekuasaan Jokowi penuh koruptor. Alih-alih membungkam 
Rakyat dengan pencitraan Jokowi yang bersih, Rakyat malah bersuara lantang. TKW 
di Malaysia ini (bukan TKW di kementerian keuangan) adalah salahsatunya. 
 

 Sekarang, dengan semakin dekatnya hari pencoblosan, maka kerja-kerja-kerja 4,5 
tahun membangun spiral of silence jelas gagal sudah. Gagal total. Rakyat tetap 
melantangkan sikapnya. Tidak lain karena Rakyat mengalami dan menyaksikan 
sendiri Jokowi begitu asing dengan politik dan ketatanegaraan sehingga gampang 
dituntun untuk melabrak aturan perundang-undangan (dengan bungkus "deregulasi" 
maupun "paket bijaksana"). Kenapa aturan dilabrak? Ya demi mempermudah pihak 
asing berusaha di Indonesia. Akibatnya, terciptalah banyak lapangan penderitaan 
bagi Rakyat. TKW di Malaysia ini (bukan TKW di kementerian keuangan) cuma 
salahsatunya..
 

 --- ilmesengero@... wrote:
 

 
https://www.eramuslim.com/berita/nasional/tkw-di-malaysia-saya-disuruh-nyoblos-jokowi-males-kerjaan-dikasih-ke-orang-asing.htm
 
https://www.eramuslim.com/berita/nasional/tkw-di-malaysia-saya-disuruh-nyoblos-jokowi-males-kerjaan-dikasih-ke-orang-asing.htm
 

 TKW di Malaysia: Saya Disuruh Nyoblos Jokowi, Males! Kerjaan Dikasih ke Orang 
Asing
 

 Redaksi – Selasa, 2 Sya'ban 1440 H / 9 April 2019 16:16 WIB
 

 Eramuslim.com – Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia membongkar fakta dirinya 
disuruh nyoblos Jokowi-Ma’ruf. TKW itu memamerkan 2 buah baju Jokowi-Ma’ruf 
yang diterimanya.
 

 Tetapi ajakan untuk mencoblos Jokowi-Ma’ruf dia tolak dengan alasan dirinya 
sulit mencari kerja di Dalam Negeri, hingga harus kerja di Negeri Jiran, 
Malaysia.
 

 
 

 “Habis belanja, aku dikasih baju ini, Jokowi dua, dipanggil suruh nyoblos, 
males. Aku pengen Prabowo, bukan Jokowi,” tegas TKW itu dalam sebuah video yang 
viral di media sosial.
 

 “Sekarang aku kerja di Malaysia, disuruh nyoblos Jokowi, sedangkan aku dari 
Indonesia, ke Malaysia cari kerjaan. Di Indonesia banyak pekerjaan malah 
dikasihkan ke orang asing. Sekarang dia minta dukungan. Saya suruh nyoblos sama 
Jokowi, males,” curhatnya.
 

 “Lebih baik nyoblos Prabowo. Semoga anak-cucu saya nanti mendapatkan 
pekerjaan. Jadi saya nyoblos Prabowo demi masa depan anak-cucu saya,” tandasnya.
 

 Ia juga bersyukur dengan bisa bekerja di Malaysia, bisa memenuhi kebutuhan 
keluarganya. Kemudian, TKW itu meluapkan kembali kekesalannya kepada 
Pemerintahan Jokowi.
 

 “Saya bukan cebong, jadi nggak mau dukung pemerintahan yang nggak jelas. Nggak 
memperhatikan rakyatnya yang butuh kerjaan, malah orang asing yang dikasih,” 
ucapnya.







 


 

 






Kirim email ke