Bagaimana posisi anda pada upaya Kiai Ma'ruf Amin memidanakan LGBT?

Kiai Ma’ruf Amin: LGBT Itu Memang Haram, Sudah Seharusnya Masuk Delik Pidana


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Kiai Ma’ruf Amin: LGBT Itu Memang Haram, Sudah Seharusnya Masuk Delik Pi...

RMOL. Perluasan pasal yang mengatur tentang perzinaan bagi kelompok lesbian, 
gay, biseksual, dan transgen­der (L...
 |

 |

 |





---In [email protected], <nesare1@...> wrote :


Betul ba’ Titiek.

Kita semua tahu bagaimana perlakuan masyarakat terhadap LGBT.

Terlepas LGBT itu salah atau benar, tetapi semua manusia termasuk LGBT tidak 
boleh ditindas, dihukum, dianiaya.

 

Ketika LGBT memproklamasikan keberadaannya dan memasuki arena kehidupan, 
gerakan2nya akan pasti berbenturan dgn kehidupan yg sdh ada. Friksi ini normal 
saja krn disetiap kehidupan akan ada krn perbedaan kepentingan di masyarakat 
itu sendiri.

 

Kalau LGBT dihukum dinegara tertentu, ya hukum di negara itu yg akan berbicara 
tetapi bukan hukum negara lain. Gak bisa dipaksakan.

 

Orang2 yg berlagak pinter saja yg mau menerapkan 1 hukum utk semua manusia 
diplanet ini alias mau dipaksakan diseluruh negara didunia ini.

Ini kan sudah jelas2 bertentangan dgn kaidah hokum itu sendiri dimana hukum 
dibentuk utk menertibkan manusia dalam kehidupannya. Mana ada manusia itu sama 
apalagi antar negara. Jadi ya jelas sekali beda hokum suatu negara dgn negara 
lain. Pahlawan kesiangan saja yg pengin semua diatur itu. Lagaknya saja mau 
jadi TUHAN!

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Thursday, April 11, 2019 4:50 PM
To: [email protected]; nesare <nesare1@...>
Subject: RE: [GELORA45] Brunei terapkan hukuman rajam LGBT, komisioner HAM PBB 
sebut 'hukum kejam dan tak manusiawi'

 

 

| 
Bener bung Nesare, pusaran masalahnya adalah seperti yang bung katakan bahwa 
LGBT itu di mana-mana tidak atau belum diterima.

Terima kasih kembali ke tema judul.

 

salam,

 

Titiek Maslam

 

 

 

 

-------Oorspronkelijk bericht-------

 

Van: 'nesare' nesare1@... [GELORA45]

Datum: 11-4-2019 21:49:54

Aan: [email protected]

Onderwerp: RE: [GELORA45] Brunei terapkan hukuman rajam LGBT, komisioner HAM 
PBB sebut 'hukum kejam dan tak manusiawi'

 

 

Bung ini kerajinan nulis2 kayak gini.

Kasihan moso’ bung harus kasih tahu orang amerika apa2 saja budaya Indonesia 
baik asli maupun import?

Gak usah digubris pertanyaan2 eyelan seperti ini.

Bukan itu tujuannya!

 

Dia gak pusing dgn ketoprak, srimulat, wayang dll.

Yg dia mau bela itu adalah: LGBT nya.

Oleh karena itu dia berusaha keras membawa rajam di brunai ke Indonesia.

Dia mah gak pusingan sama budaya2 indonesia bung!

Makanya dia memfitnah bahwa LGBT itu adalah budaya Indonesia.

Sedangkan dia sama sekali gak ngerti arti budaya itu sendiri.

 

Moso bayi kencing dicelana dibilang budaya? Hehehehehe lucu endak bung?

Dia gak ngerti sama sekali arti budaya itu bahwa ada dimensi social yg 
diteruskan kegenerasi selanjutnya dan menurut norma kebenaran (ini aspek 
normatifnya). Wong sedangkan LGBT itu dimana2 masih tidak diterima termasuk 
Indonesia. Silahkan bung suruh dia komentar apakah LGBT sudah menjadi budaya 
diamerika.

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Wednesday, April 10, 2019 3:04 AM
To: Gelora45 <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Brunei terapkan hukuman rajam LGBT, komisioner HAM PBB 
sebut 'hukum kejam dan tak manusiawi'

 

 

Budaya asli Indonesia :

1. Ketoprak Mataram asli Jawa (Indonesia) ?

https://id.wikipedia.org/wiki/Ketoprak_(seni_budaya) 

2. Wayang. Sebelum masuknya Hindu sudah ada ayang ?

http://kisahasalusul.blogspot.com/2015/10/asal-usul-wayang-dan-sejarah.html 

3.Karawitan : The gamelan predates the Hindu-Buddhist culturethat dominated 
Indonesia in its earliest records and thus represents an indigenous art form. 
In contrast to the heavy Indian influence in other art forms, the only obvious 
Indian influence in gamelan music is in the Javanese style of singing, and in 
the themes of the Wayang kulit (shadow puppet plays).[6]

ps://en.wikipedia.org/wiki/Gamelanhtt

4. Seni nyanyi dan tari daerah2 ?

 

 

Pada tanggal Sel, 9 Apr 2019 pukul 22.54 Jonathan Goeij jonathangoeij@.... 
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

 

 

Ha ha ha ha.... Coba sih anda sebutkan contoh budaya asli Indonesia yang umum 
dan terkenal yang bukan berasal dari asing.

 

Saya sebutkan ya, salah satu budaya asli Indonesia yang bukan berasal dari 
asing adalah Warok Ponorogo dengan Gemblak-annya itu. Dus disini hubungan 
sesama jenis (homosexual) adalah budaya asli Indonesia

 

Tentang Islamisasi Wayang, dan bagaimana para Walisongo terutama Sunan Kalijogo 
menggunakan Wayang untuk berdakwah dan melakukan adaptasi2 disesuaikan dgn 
ajaran Islam adalah fakta sejarah. Silahkan anda googling dulu, baca2 dulu, 
baru kemudian ngomong lagi.

 

 

 

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Ketika ente bilang ada adaptasi cerita srikandi dipengaruhi oleh islam dll itu 
artinya ente bikin kesimpulan sendiri. Kesimpulan itu adalah adaptasi imaginary 
nya ente.

 

Mahabharata (dgn srikandinya) dan Ramayana itu adalah epic dari india. 
Diindonesia populer krn dulu dinusantara ada kerajaan hindu dan budha. Ini 
sejarahnya. Ini kebudayaan Indonesia yg diajarkan turun temurun.

 

Masalah srikandi transgender, lesbian, gay, eunuch/kasim, asli cewek, asli 
cowok itu adalah lakon. Jadi gak ada kebenaran krn itu semua adalah epic. Jadi 
kalau ente mau pakai srikandi sbg transgender = budaya Indonesia itu SALAH 
TOTAL. Kenapa salah total? Karena aslinya itu dari india sono.

 

Ngerti ndak orang sombong?!!

Ente itu cetekkkkkkk!!!!!

 

Dah ngerti belum beda antara budaya dan kebudayaan?

Masih mau bilang LGBT adalah budaya Indonesia? Hehehehehe

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Monday, April 8, 2019 3:09 PM
To: [email protected]; tmaslam.2007@...
Subject: Re: [GELORA45] Brunei terapkan hukuman rajam LGBT, komisioner HAM PBB 
sebut 'hukum kejam dan tak manusiawi' [1 Attachment]

 

 

Saya tidak punya buku Cempala itu, mungkin kalau anda bersedia bercerita bagian 
Srikandi itu akan lebih baik.

 

Memang tidak mengherankan kalau ada adaptasi cerita Srikandi yg merupakan 
wanita tulen (bukan transgender), tetapi itu merupakan adaptasi atau sempalan 
yang bisa saja terpengaruh ajaran agama yang anti atau tidak bersahabat dengan 
transgender atau bisa juga sebagai kisah heroik kepahlawanan wanita seperti yg 
anda sebutkan.

 

Kalau anda lebih berpegang pada cerita adaptasi itu untuk menggunakan sebagai 
simbol kepahlawanan wanita ya silahkan saja, saya kira Indonesia yg dulunya 
merupakan kerajaan2 Hindu mengadopsi kisah Vyasa dgn Srikandi sebagai wanita yg 
ganti kelamin jadi lelaki itu, tetapi dengan masuknya agama Islam dan runtuhnya 
kerajaan Hindu maka dibeberapa daerah ada perubahan cerita Srikandi itu dgn 
adaptasi baru.

 

 

On Monday, April 8, 2019, 11:44:31 AM PDT, tmaslam.2007@... <tmaslam.2007@...> 
wrote:

 

 

| 
 Kepahlawanan Srikandi seorang wanita  pemberani berada di fihak yang baik 
dalam dunia pewayangan dan menjadi  lambang kemandirian kaum wanita hingga saat 
ini, itulah fokus saya pada sosok Srikandi. Kalau saudara punya buku "Cempala"- 
Jagad Pedalangan dan pewayangan,  silahkan membuka edisi "Srikandi".

Terus terang saya  tidak menyibukkan pada masalah LGBT.

 

salam,

 

Titiek Maslam

 

 

Van: Jonathan Goeij jonathangoeij@... [GELORA45]

Datum: 8-4-2019 19:55:35

Aan: Yahoogroups

Onderwerp: Re: [GELORA45] Brunei terapkan hukuman rajam LGBT, komisioner HAM 
PBB sebut 'hukum kejam dan tak manusiawi'

 

 


(Message over 64 KB, truncated)
 |

 |


Kirim email ke