Pemikiran Besar Kiai Ma'ruf Amin Dituangkan dalam Buku Ma'rufnomics


| 
| 
| 
|  |  |

 |

 |
| 
|  | 
Pemikiran Besar Kiai Ma'ruf Amin Dituangkan dalam Buku Ma'rufnomics

Pemikiran besar KH Ma'ruf Amin dalam bidang ekonomi yang dituangkan dalam buku 
Ma'rufnomics, Nurdin Tampubolon m...
 |

 |

 |




Eidi Krina Jason Sembiring
Jum'at, 12 April 2019 - 08:06 WIBviews: 1.166Ketua Umum Barisan Nusantara, 
Nurdin Tampubolon meluncurkan buku barunya bertajuk, Ma'rufnomics, Ekonomi Baru 
Indonesia di Birawa Assembly Hall, Bidakara, Jakarta Selatan, Kamis 
(11/4/2019). Foto/Istimewa A+ A-JAKARTA - Pemikiran besar KH Ma'ruf Amin dalam 
bidang ekonomi yang dituangkan dalam buku Ma'rufnomics, Nurdin Tampubolon makin 
menjelaskan dan mempertegas lagi bagaimana sebenarnya Cawapres pendamping 
Jokowi ini memang memiliki kapasitas dalam bidang ekonomi.

Lewat Ekonomi Baru Indonesia, buku ini mengupas dengan gamblang bagaimana arah 
dan tujuan ekonomi Indonesia ke depan bila nanti Kiai Ma'ruf terpilih sebagai 
Cawapres 2019-2024. Dalam buku setebal 318 halaman ini dijelaskan bagaimana 
dasar-dasar dari pemikiran mengenai Ekonomi Baru Indonesia.

"Buku ini memiliki dasar pemikiran bagaimana membuat ekonomi kita lebih baik. 
Mensinergikan antara ekonomi lemah dengan ekonomi kuat. Lalu bagaimana 
melakukan sejumlah pembenahan. Ini yang saya sebut, maximalize utility," ujar 
Ma'ruf Amin kepada media di Gedung Bidakara, Jakarta, Kamis (11/4/2019). 

Baca Juga:   
   - HT Imbau Masyarakat Datang ke TPS dan Jangan Golput
   - Jelang Kampanye Jokowi-Maruf, Bantuan Terus Mengalir ke GBK


Dalam pandangan keislamannya, istilah Maximalize Utility adalah bagaimana cara 
kita untuk memperbesar dan menyempurnakan lagi ekonomi yang sudah dijalankan 
oleh pemerintahan Jokowi-JK.

"Sehingga kita bisa memperoleh positif multy player hi-tech. Kalau itu yang 
dikerjakan maka apa yang dikerjakan Pak Nurdin juga akan cepat tercapai, bisa 
terealisasikan," tambah Ma'ruf.

Menurut Ma'ruf, langkah-langkah yang dilakukan Jokowi-JK sudah memenuhi 
reformasi yang substantif, tidak hanya struktural. Dia heran jika ada orang 
yang mengatakan kondisi Indonesia justru sedang sakit.

"Kalau ada yang mengatakan negara ini sakit, itu tidak tepat. Kita sedang 
menuju sembuh kok." imbuhnya.

Ma'ruf juga memberi apresiasi besar atas peluncuran buku ini. "Ilmu saya yang 
bisa menjelaskan sebenarnya bukan saya tapi Pak Nurdin. Saya memberi apresiasi 
terhadap terbitnya buku ini. Yang hebat itu bukan saya. Saya hanya pemikiran 
yang sederhana, tapi yang menulis buku saya yang hebat," kata Ma'ruf lagi.

Sementara Ketua Umum Barisan Nusantara Nurdin Tampubolon menjelaskan sebagian 
dari isi buku yang ditulisnya itu. Dia menegaskan bahwa saat ini Indonesia 
sudah memiliki keunggulan daya saing yang berkelanjutan di banyak bidang..

"Harga-harga di kita lebih murah daripada negara lain. Kita juga unggul dalam 
hal kualitas dan inovasi. Kita juga lebih cepat merespons pasar. Kemudian 
terhadap produk-produk kita makin baik," ujar Nurdin.

Nurdin menambahkan dengan adanya keunggulan tersebut maka koorporasi jadi kuat. 
Dengan kuatnya dunia usaha dan industri maka akan tercipta lapangan pekerjaan 
baru. Dengan demikian pendapatan negara akan meningkat.

Dilanjutkannya mengenai maximalize utility yaitu bagaimana negara meningkatkan 
kebutuhan sandang dan pangan dari seluruh masyarakat Indonesia. Khususnya untuk 
umat Islam.

"Inilah yang saya katakan bahwa ini kolaborasi dengan ekonomi Syariah yang 
memang dikuasai Pak Ma'ruf," imbuh Nurdin.

Sedangkan menurut Pembedah Buku yang juga Ekonom, Aviliani memberi respons 
positif dengan diluncurkannya buku ini. Menurutnya, Nurdin Tampubolon sangat 
jeli dalam menafsirkan pemikiran Abah, sapaan Ma'ruf Amin.

"Pak Nurdin bisa menerjemahkan pemikiran Ma'ruf. Ini sesuatu yang bagus. Karena 
banyak yang dekat dengan Pak Ma'ruf, tapi tidak pernah menerjemahkan 
pemikirannya. Saya rasa Pak Nurdin adalah orang yang berhasil menuliskan 
pemikiran-pemikiran beliau.(kri)

Kirim email ke